INTEGRASI RASIO DAN RUHANI DALAM ISLAM: IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.53844Keywords:
Integration of Reason and Spirituality, Islamic Philosophy, Sufism, Tazkiyatun Nafs, Character Education, Z GenerationAbstract
Islamic education in the contemporary era faces an integrative crisis that separates the rational-philosophical dimension from the spiritual-Sufi dimension. This separation becomes even more acute when dealing with Z Generation, which has grown up in a digital ecosystem: cognitively intelligent yet often spiritually empty, experiencing existential anxiety, and losing a sense of life’s meaning. This study aims to formulate an integrative framework between Islamic philosophy and Sufism as the foundation for Z Generation character education, as well as its implementation through the stages of tazkiyatun nafs. This study employs a qualitative approach using library research, with data analyzed descriptively and analytically through a philosophical lens. Research findings indicate that Islamic philosophy and Sufism were never intended to exist separately; both are grounded in the belief that truth originates from God and can be attained through both reason and the heart. The integration of reason and spirituality gives rise to three core competencies: metaphysical awareness, inner resilience (sabr), and a transcendent orientation. Its implementation in character education for Z Generation is realized through the three stages of tazkiyatun nafs: takhalli (purifying the soul of undesirable traits through epistemological ijtihad and self-reflection), tahalli (adornment of the self with virtuous traits through logical discourse and the cultivation of worship), and tajalli (the radiant manifestation of divine consciousness through an understanding of tawhid and the station of tawakkal). This integration offers a model of character education that not only fosters intellectually intelligent individuals but also spiritually mature and morally resilient individuals in the digital age.
Downloads
References
Abdurrahman Mas'ud. (2023). "Filsafat Islam dan Relevansinya bagi Pendidikan Karakter." Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 9, No. 2, hlm. 111–130.
Agus Pahrudin & Yayan Alpian. (2024). Perilaku digital generasi Z dan tantangannya terhadap pendidikan karakter Islam. Jurnal At-Tarbawi, 9(2), 101–120.
Akhmad Fikri Hasan & Irwan Malik Marpaung. (2023). Krisis identitas generasi Z Muslim dan urgensi pendidikan karakter berbasis nilai Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(1), 55–74.
Al Hamid, A. (2023). Konsep Wara’ Menurut Pandangan Syaikh Az-Zarnuji dalam Kitab Ta’lim al-Muta’allim. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 1(1), 104–118.
Alfin Maskur. (2024). Integrasi Konsep Tasawuf Quraish Shihab Dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf, 10(2), 425–440.
Andi Eka Putra & Ahmad Yani. (2022). "Epistemologi Ibnu Rushd dan Implikasinya dalam Pendidikan Berbasis Penalaran Kritis." Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 20, No. 2, hlm. 99–118.
Aprilia, N. P., Surahman, C., & Sumarna, E. (2024). Konsep Tazkiyah Al-Nafs dalam Al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam. TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 10(2).
Ardiyani, D. (2018). Maqam-Maqom Dalam Tasawuf, Relevansinya Dengan Keilmuan Dan Etos Kerja. 168 Suhuf, 30(2), 168–177.
Arif Muzayin Shofwan & Imam Muslimin. (2021). "Pendidikan Karakter Berbasis Tasawuf: Studi atas Pemikiran al-Ghazali." Jurnal Tadris, Vol. 16, No. 1, hlm. 33–52.
Atho Mudzhar & Ratna Sari Deviana. (2022). "Trilogi Iman, Islam dan Ihsan sebagai Basis Pendidikan Karakter Holistik." Jurnal Pendidikan Islam UIN Sunan Gunung Djati, Vol. 8, No. 2, hlm. 87–106.
Atqiya, R. L., Maskur, I., Afa, N. S., Sasmitasari, R., & Syam, R. S. El. (2025). Makna Tawakal dan Syukur sebagai Implementasi Akhlak kepada Allah pada Anak Usiaremaja. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1), 699–708.
Aulia, J. R., & Nasution, S. (2025). Tasawuf Dan Tantangan Kontemporer: Relevansi Ajaran Tasawuf Di Era Digital. Tashdiq Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 14(2), 306–312.
Azkiyah, N., Sitti Hawa, & Herlini Puspika Sari. (2025). Menginternalisasi Pendidikan Karakter Ala Ibnu Khaldun untuk Generasi Z. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3(6), 113–135. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i6.1540
Azra, Azyumardi. (2000). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos.
Azzahra, F., Hasan, G. N. U., Mustafa, L., Ghifari, R. I., Alfaraby, F. Z., & Rosyidah, A. N. (2022). Rekonstruksi Pendidikan Islam Berbasis Tasawuf. JIE : Journal of Islamic Education, 4(1), 38–49.
Bayhaqi, H. N., & Masnawati, E. (2024). Moral Education in the Concept of Tazkiyatun Nafs from Imam Al- Ghazali’s Perspective and Its Relevance to the Moral Degradat. Jurnal Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 4, 434–449.
Bayu Dwi Apriliani, & Syamsul Arifin. (2025). Membentuk Insan Kamil Melalui Tazkiyatun Nafs (Tinjauan Psikoterapi Islam). Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan Dan Bimbingan Masyarakat Islam, 8(2), 122–131.
Dedi Wahyudi & Lalu Ari Irawan. (2022). "Tasawuf sebagai Fondasi Pendidikan Akhlak dalam Tradisi Keilmuan Islam." Jurnal At-Ta'dib, Vol. 17, No. 2, hlm. 45–64.
Fauziyah, N. K., Azaria, D. L., & Khainuddin. (2024). Konsep Pemikiran Tazkiyatun Nafs oleh Ibnu Taimiyah dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter. Spiritualita: Journal of Ethics and Spirituality, 8(2), 159–169.
Hairul Hudaya & Bahran Noor Haira. (2022). Konstruksi akidah dalam tasawuf sunni dan implikasinya bagi pendidikan keislaman. Jurnal Kalam, 16(1), 1–20.
Iwan Hermawan. (2020). Konsep Karakter Islami Sebagai Pembentukan Peradaban Manusia. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 53(1), 1–9.
Jariyah, A., & Mujab, M. (2025). Konsep Pendidikan Akhlak Tasawuf sebagai Solusi Krisis Moral di Era Modern. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(2), 791–802.
Kartanegara, Mulyadhi. (2005). Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik. Bandung: Arasy Mizan.
Kholid Mawardi & Ngainun Naim. (2022). "Relasi Syariat dan Tasawuf dalam Pembentukan Insan Kamil." Jurnal Islamica, Vol. 17, No. 1, hlm. 1–22.
Maulana, A. (2025). Relevansi Pendidikan Karakter Berbasis TazkiyatunNafs dari Pemikiran Hasan al-Banna. An-Nur: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 473–485.
Maulidiah Nurachsana. (2025). Implementasi maqamat al-taqwa, al-tawakkal dan al-ridla dalam kehidupan modern. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3, 24–25.
Miftahul Huda & Muhammad Idris. (2021). "Dikotomi Ilmu dalam Lembaga Pendidikan Islam." Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 7, No. 1, hlm. 77–96.
Muhammad Iqbal Fasa & Suharto. (2025). Pengaruh media sosial terhadap kecerdasan emosional dan spiritual remaja Muslim. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 143–162
Moh. Toriqul Chaer & Amrulloh Amrulloh. (2021). "Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Sufi: Kajian Historis dan Kontemporer." Jurnal Ulumuna, Vol. 25, No. 2, hlm. 298–327.
Muvid, M. B. (2023). Maqamat Sufiyah sebagai Media Pendidikan Akhlak. Global Islamika: Jurnal Studi Dan Pemikiran Islam, 1(2), 32–43.
Nurhasanah, A. S., Rindiani, A., Wasi’, R. A., & Muhajir, N. (2025). Integrasi Filsafat Ilmu Dan Nilai-Nilai Agama Dalam Membangun Karakter Gen Z Di Tengah Arus Modernitas. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).
Rizka Amalia & Siti Muri’ah. (2022). Generasi Z dan krisis makna: Perspektif tasawuf dalam merespons gejala post-truth. Jurnal Ulumuna, 26(1), 115–142.
Rosidin & Ibnu Chudzaifah. (2022). "Tasawuf Kaffah: Integrasi Syariat, Tarikat, dan Hakikat dalam Pembentukan Muslim Paripurna." Jurnal Asy-Syukriyyah, Vol. 23, No. 1, hlm. 55–76.
Rossidy, I. (2025). Integrasi filsafat, teologi, dan tasawuf: Relevansinya dalam membentuk karakter peserta didik yang holistik. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 13 (1), 27–42. https://doi.org/10.52185/kariman.v13i1.623
Rohma, A., Sholihat, KA, Yuniarti, Y., Solihin, M., & Anam, RK (2026). Relevansi konsep insan kamil dengan tujuan pendidikan Islam di tengah perubahan sosial modern. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5 (2), 3354–3365. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.12983
Sahduari, Abdullah, & Lutfi, S. (2026). Implementasi Nilai-nilai Tazkiyatun Nafs Dalam Pendidikan Islam Kontemporer Perspektif Imam al-Ghazali. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 9, 64–77.
Sumartini, S., Sutri, L., & Uswatun, H. (2026). Implementasi Konsep Sabar Dalam Pendidikan Qs . Al-Baqarah 153. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 38256–38262.
Syamsul Kurniawan. (2022). Pendidikan karakter dalam perspektif filsafat Islam: Rasionalitas dan spiritualitas sebagai kesatuan. Jurnal Islamica, 16(2), 215–238.
Syamsul Kurniawan & Erwin Mahrus. (2024). Maqamat sufistik sebagai kurikulum tersembunyi dalam Pendidikan
Syukur, Amin. (2002). Menggugat Tasawuf: Sufisme dan Tanggung Jawab Sosial Abad 21. Yogyakarta: Pustaka Pelajar,
Tafsir, Ahmad. (2005). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zainul Abidien Syamsuddin & Firdaus Wajdi. (2023). "Kontribusi Pemikiran Filosofis al-Farabi terhadap Kurikulum Pendidikan Islam Modern." Jurnal Tarbiyatuna, Vol. 14, No. 1, hlm. 55–74.
Zuhra, M., & Hafli, N. (2025). Hakikat dan Filsafat Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Kepribadian Muslim dan Implikasinya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01).
Zulkifli Hasan & Norhashimah Jalaludin. (2023). Insan kamil sebagai tujuan pendidikan Islam dalam perspektif tasawuf
falsafi. Jurnal At-Tarbawi, 8(1), 67–88.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.