PENINGKATAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V PADA MATERI MASA PUBERTAS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU EDUKASI (PUBERTY CARD) DI SDN PISANGCANDI 4
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.53496Keywords:
learning interest, puberty card, educational card media, classroom action research, elementary schoolAbstract
This study aims to improve the learning interest of fifth-grade students on puberty material through the use of Educational Card media (Puberty Card) at SDN Pisangcandi 4. Low learning interest was identified from initial observations, indicated by lack of enthusiasm, limited verbal participation, and minimal interaction during learning. This classroom action research was conducted in two cycles using the Kemmis and McTaggart model, involving 24 fifth-grade students. In Cycle I, the Puberty Card was used in its basic form combined with a mystery box. In Cycle II, improvements were made by laminating the cards, adding a 3m×3m giant snakes and ladders game, and integrating Wordwall digital media. Data were collected through learning interest questionnaires, teacher and student response questionnaires, and documentation. Results showed that average learning interest increased significantly from 61.46% (low category) in Cycle I to 90.20% (very high category) in Cycle II, surpassing the success indicator of ≥75%. Media practicality also improved from 76.12% (practical) to 94.21% (very practical). The use of Puberty Card media combined with interactive and digital learning tools is concluded to effectively enhance student learning interest on puberty material at the elementary school level.
Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V pada materi masa pubertas melalui penggunaan media Kartu Edukasi (Puberty Card) di SDN Pisangcandi 4. Rendahnya minat belajar teridentifikasi dari pengamatan awal, ditunjukkan dengan kurangnya antusiasme, minimnya keberanian berbicara, dan rendahnya interaksi selama pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model Kemmis dan McTaggart, dengan subjek 24 peserta didik kelas V. Pada Siklus I, Puberty Card digunakan dalam bentuk sederhana dikombinasikan dengan misteri box. Pada Siklus II, dilakukan perbaikan berupa laminasi kartu, penambahan ular tangga raksasa berukuran 3m×3m, dan integrasi media digital Wordwall. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar, angket respon guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata minat belajar meningkat dari 61,46% (kategori rendah) pada Siklus I menjadi 90,20% (kategori sangat tinggi) pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan ≥75%. Kepraktisan media juga meningkat dari 76,12% (praktis) menjadi 94,21% (sangat praktis). Disimpulkan bahwa penggunaan media Puberty Card yang dikombinasikan dengan media interaktif dan digital efektif meningkatkan minat belajar peserta didik pada materi pubertas di sekolah dasar.
Downloads
References
Adnyana, K. S., & Yudaparmita, G. N. A. (2023). Peningkatan minat belajar IPAS berbantuan media gambar pada siswa sekolah dasar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 61–70.
Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2021). Penelitian tindakan kelas: Edisi revisi. Bumi Aksara.
Arsyah, R. H., Jalinus, N., Abdullah, R., & Juwita, A. I. (2022). Implementasi Model Problem Based Instruction (PBI) dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Jurnal PTI (pendidikan dan teknologi informasi) fakultas keguruan ilmu pendidikan universita putra indonesia" YPTK" padang, 70-75.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.