Transformasi Guru Pendidikan Agama Katolik Dalam Pembelajaran Mendalam Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Murid di SMP St. Ignasius Medan
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.53212Keywords:
Teacher Transformation, Deep Learning, Learning Independence, Catholic Religious Education.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dalam pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kemandirian belajar murid kelas VII di SMP St. Ignatius Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik, dan murid kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa transformasi guru PAK diwujudkan melalui perubahan peran guru sebagai agen perubahan, kemampuan refleksi dan pengembangan diri, sikap adaptif terhadap perkembangan pendidikan, serta komitmen membangun pendidikan yang bermakna. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya kemandirian belajar murid yang makin percaya diri, disiplin belajar, inisiatif, tanggung jawab, dan motivasi belajar. Pendekatan mendalam yang diterapkan guru membantu murid menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, dan mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari..
Downloads
References
Ausubel, D. P. (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). “Implications for Educational Practice of the Science of Learning and Development.” Applied Developmental Science, 24(2), 97–140.
Fullan, M. (2020). Leading in a Culture of Change. San Francisco: Jossey-Bass.
Groome, T. H. (2011). Will There Be Faith? A New Vision for Educating and Growing Disciples. New York: HarperOne.
Knowles, M. S. (1975). Self-Directed Learning: A Guide for Learners and Teachers. New York: Cambridge Adult Education.
Lickona, T. (2013). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardiman. (2022). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Schön, D. A. (1983). The Reflective Practitioner: How Professionals Think in Action. New York: Basic Books.
Simbolon, E., & Purba, M. A. (2025). Strategi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Diferensiasi pada Pelajaran Agama Katolik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 267–278.
Simbolon, E., dkk. (2026). Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik tentang Gereja sebagai Umat Allah. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 6(1), 52–63. DOI: 10.22373/arj.v6i1.32571
Tu'u, T. (2018). Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Grasindo.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.