INTEGRASI STRATEGI PENGELOLAAN MUSEUM DALAM MENINGKATKAN MINAT KUNJUNGAN MASYARAKAT: STUDI PADA MUSEUM KAYUH BAIMBAI KOTA BANJARMASIN

Authors

  • Refa Fawzan Fatharani Universitas Lambung Mangkurat
  • Rudy Mahmudi Universitas Lambung Mangkurat
  • Siti Raisya Rahma Universitas Lambung Mangkurat
  • Abu Yazid Bastami Universitas Lambung Mangkurat
  • Aulia Anisa Putri Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Nor Ilmi Universitas Lambung Mangkurat
  • Tiara Hany Desyola Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.52998

Keywords:

museum, management strategy, visitation interest, events, social media.

Abstract

 


This study investigates the synergistic effects of museum management strategies aimed at increasing visitor attendance at the Kayuh Baimbai Museum in Banjarmasin. The researchers employed a descriptive qualitative research methodology, encompassing observational techniques, interviews, and documentation strategies, to conduct their investigation, and they employed interactive modeling analysis to assess their results. The findings indicate that visitor interest depends on multiple factors, necessitating a diverse visitor attraction strategy, including initial attraction through architectural design, primary engagement through collection exhibitions and event activities, and the utilization of social media platforms for promotional efforts. Visitor data revealed significantly different visitor numbers across years, proving that the implemented strategies have yielded beneficial results. This study underscores the need for museums to adopt adaptive management systems with integrated operations, as such an approach will facilitate increased visitor numbers while maintaining the museum's significance in contemporary society.

Keywords : museum, management strategy, visitation interest, events, social media.

 

Abstrak

 

Penelitian ini menyelidiki efek sinergis dari strategi pengelolaan museum yang bertujuan untuk meningkatkan kehadiran pengunjung di Museum Kayuh Baimbai, Kota Banjarmasin. Peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif, yang mencakup teknik observasional, wawancara, dan strategi dokumentasi untuk melakukan penyelidikan mereka, dan mereka menggunakan analisis model interaktif untuk menilai hasil mereka. Temuan menunjukkan bahwa minat pengunjung bergantung pada banyak faktor, yang memerlukan strategi daya tarik pengunjung yang beragam, yang mencakup daya tarik awal melalui desain arsitektur, keterlibatan utama melalui pameran koleksi dan kegiatan acara, serta pemanfaatan platform media sosial untuk upaya promosi. Data pengunjung mengungkapkan angka pengunjung yang sangat berbeda di setiap tahunnya, sehingga membuktikan bahwa strategi yang diterapkan telah menghasilkan hasil yang menguntungkan. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya museum untuk mengadopsi sistem manajemen adaptif dengan operasi terintegrasi, karena pendekatan seperti itu akan memfasilitasi peningkatan jumlah pengunjung sambil mempertahankan signifikansi museum dalam masyarakat kontemporer.

Kata Kunci : pengelolaan museum, koleksi, minat kunjungan, event, media sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ANTARA News Kalimantan Selatan. (2023, March 8). Museum Kayuh Baimbai jadi tempat edukasi 5 abad Kota Banjarmasin. https://kalsel.antaranews.com/berita/363396/museum-kayuh-baimbai-jadi-tempat-edukasi-5-abad-kota-banjarmasin

Disbudporapar Kota Banjarmasin. (2025). Data jumlah pengunjung Museum Kayuh Baimbai tahun 2024–2025 (Dokumen internal tidak diterbitkan).

Disbudporapar Kota Banjarmasin. (2025). Data jumlah pengunjung Museum Wasaka tahun 2024–2025 (Dokumen internal tidak diterbitkan).

Disbudporapar Kota Banjarmasin. (2025). Data jumlah koleksi museum tahun 2024–2025 (Dokumen internal tidak diterbitkan).

Firdaus, D. W., & Armiyati, L. (2020). Belajar sejarah di museum: Optimalisasi layanan edukasi berbasis pendekatan partisipatori. Jurnal Artefak, 7(2), 19–30. https://doi.org/10.25157/ja.v7i2.3472

Hallobanua.com. (2024, October 9). Melihat sejarah Banjarmasin, Museum Kayuh Baimbai ajak masyarakat untuk berkunjung. https://www.hallobanua.com/2024/10/melihat-sejarah-banjarmasin-museum.html

International Council of Museums. (2022). Museum definition. https://icom.museum/en/resources/standards-guidelines/museum-definition/

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. (2024). Museum Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin. Sistem Registrasi Nasional Museum. https://museum.kemenbud.go.id/museum/profile/museum+kayuh+baimbai+kota+banjarmasin

Moleong, L. J. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Pemerintah Kota Banjarmasin. (2023). Museum Kayuh Baimbai simbol peradaban dan sejarah Kota Banjarmasin. https://www.banjarmasinkota.go.id/2023/03/museum-kayuh-baimbai-simbol-peradaban.html

Posha, B. Y., & Yusnita, H. (2023). Peran museum sebagai pusat edukasi dan daya tarik wisata bagi masyarakat Sambas. Belalek: Journal of Community Services, 1(1), 46–58.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (16th ed.). Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Wiwin, I. W. (2012). Strategi pengelolaan Museum Gunungapi Batur sebagai daya tarik wisata di Kabupaten Bangli (Laporan penelitian).

Downloads

Published

2026-06-22