Guru, Media Sosial, dan Etika Digital: Peran Pemerintah dalam Menjaga Marwah Profesi

Authors

  • Sasi Aprilia UIN KH Abdurrahman Wahid
  • Amelya Agustin UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Muhammad Hakam Mahsun UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Muhlisin Muhlisin UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Abul Mafaakhir UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.52995

Keywords:

media sosial, etika digital, profesi guru, pemerintah, transformasi digital

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada pemanfaatan media sosial oleh guru sebagai sarana pembelajaran, komunikasi, dan pengembangan profesional. Di sisi lain, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan etis yang dapat memengaruhi marwah profesi guru apabila tidak dikelola secara bijaksana. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi peran guru di era digital, mengkaji pentingnya etika digital dalam profesi guru, serta menelaah peran pemerintah dalam menjaga profesionalisme guru melalui kebijakan dan penguatan literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, regulasi pendidikan, dan laporan lembaga internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah mentransformasi peran guru menjadi fasilitator digital, kreator konten edukatif, kurator informasi, dan moderator interaksi daring. Penerapan etika digital menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga profesionalisme guru. Pemerintah memiliki peran strategis sebagai regulator, fasilitator, pengawas, dan pembina dalam menjaga etika digital guru. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan literasi digital, rendahnya kesadaran etis, dan cepatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, organisasi profesi, dan guru untuk menjaga marwah profesi guru di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, M, & Syaodih. (2008).Bimbi-ngan konseling untuk anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Brabender, V., & Fallon, A. (2009). Group development in practice: guidance for clinicians and researchers on stages and dynamics of change. Washington, DC: American Psychological Association.

Artikel in Press :

Lyznicki, J. M., Young, D. C., Riggs, J. A., Davis, R. M., & Dickinson, B. D. (2001). Obesity: Assessment and management in primary care. American Family Physician, 63(11), 2185-2196.

Jurnal :

Hodgson, J., & Weil, J. (2011). Commentary: how individual and profession-level factors influence discussion of disability in prenatal genetic counseling. Journal of Genetic Counseling, 1-3.

Fariq, A. (2011). Perkembangan dunia konseling memasuki era grobalisasi. Pedagogi, II Nov 2011(Universitas Negeri Padang), 255-262.

Amanah, N., Rizal, Z. A. E., Khamila, K. C., Pratiwi, S., Jalan, P., Km, P., Pekalongan, K., & Tengah, J. (2025). JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan The Evolution And Relevance Of The Professional Code Of Ethics For Teachers In Indonesia In The Digital Age Evolusi Dan Relevansi Kode Etik Profesi Guru Di Indonesia Pada Era Digital. 6(4).

Aprilia, U. N., Lestari, F. H., Sahara, L. A., Pendidikan, T., Madrasah, G., Universitas, I., Ulama, N., & Giri, S. (2025). Strategi Guru MI dalam Membentuk Etika Digital pada Peserta Didik di Era Media Sosial siswa . Melalui pembelajaran di kelas dan pendekatan pedagogis yang relevan , guru dapat bagian integral dari kehidupan siswa . Implementasi strategi yang efektif diharapkan tidak.

Irfan, A. L., Ilmu, J., & Dan, P. (2025). PERAN GURU PAI DALAM MEMBINA ETIKA DIGITAL SISWA. 01(02), 108–118.

Marya, U., Diyan, F., Ma’rivatul, L., Tin, A. F., & Amiruddin. (2025). Implikasi Etika dan Paradigma Pedagogis Kebijakan Transformasi Digital Pendidikan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).

Nurlela, E., Fakhury, A. N., & Kurahman, O. T. (2025). Etika Digital dalam Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam : Menjaga Nilai Spiritualitas di Tengah Inovasi Pembelajaran. 8(3), 1117–1126.

Safitri, W., Fitriani, R., Aryaningtyas, U., Islam, U., & Abdurrahman, N. K. H. (2025). Kajian Literatur tentang Peran Satuan Pendidikan dalam Penguatan Etika Profesi Guru di Era Digital. 9, 34880–34893.

Sitorus, G. O., Revalina, A., Purba, B., Marpaung, A. D., Purba, N. B., Oliviena, R., Manurung, B., Giot, S., Situmeang, M., Samuel, T., Manurung, R., & Yunita, S. (2026). Pengaruh Etika Pendidik dalam Digitalisasi Masa Kini Memunculkan Pendidik Unggul Dimasa yang Akan Datang. 10, 6308–6313.

Kemendikbudristek. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru. Jakarta.

Masitoh, S. D., & Purbowati, D. (2024). Enhancing teacher professionalism in Indonesia: Challenges and strategies for digital technology utilization in the society 5.0 era. Heutagogia: Journal of Islamic Education, 4(2), 85–101.

OECD. (2023). Shaping digital education: Enabling factors for quality, equity and efficiency. Paris: OECD Publishing.

Redecker, C. (2023). European framework for the digital competence of educators. Luxembourg: Publications Office of the European Union.

Ribble, M. (2023). Digital citizenship for schools. Oregon: ISTE.

Trust, T., Carpenter, J. P., & Krutka, D. G. (2021). Digital professionalism in teacher education. Journal of Digital Learning in Teacher Education, 37(3), 145–160.

UNESCO. (2024). Digital competencies and media literacy for educators. Paris: UNESCO Publishing.

Veletsianos, G., & Kimmons, R. (2022). Scholars in an increasingly open and digital world. Educational Technology Research and Development, 70(2), 845–860.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Fu, W. H., & Satrianawati. (2022). Pedagogy teachers’ competence establishes students’ digital ethics. International Journal on Education Insight, 3(1), 19–40.

Sianturi, M. V., & Putri, M. U. S. (2024). Pengembangan kompetensi profesionalisme guru di era digital. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 2(1), 180–190.

Alfiyansyah, H., Nurlela, E., Fakhury, A. N., & Kurahman, O. T. (2025). Etika digital dalam profesionalisme guru pendidikan agama Islam: Menjaga nilai spiritualitas di tengah inovasi pembelajaran. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3), 1117–1126. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i3.8418

Marlina, M., Qomarudin, M., Hasan, S., Tasdiq, T., & Yovillia, Y. (2024). Persepsi guru dan adaptasi terhadap perubahan kurikulum. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 121–126.

Downloads

Published

2026-06-10