Analisis Perspektif Guru Terhadap Penerapan Pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka Di SDN Rajapolah

Authors

  • Sarah Akmalia Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Dudung Suryana Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Winarti Dwi Febriani Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Perjuangan Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.52936

Keywords:

Keywords: Deep Learning;Merdeka Curriculum;Teacher Perspective;Student Behavior

Abstract

This study aims to determine teachers' perspectives on the implementation of the deep learning approach in the Independent Curriculum at Rajapolah Elementary School and its impact on student behavior. The study used a descriptive qualitative approach through observations and interviews with the principal, five class teachers, and six students. Data analysis was conducted through data reduction, presentation, and drawing conclusions.The results indicate that teachers' perspectives are very positive. Deep learning influences students' conceptual understanding through three pillars: meaningful, mindful, joyful, and contextual. Benefits include increased participation, motivation, confidence in asking questions and presenting, a safe learning environment free from bullying, and applied learning. Challenges include teachers' uneven understanding, limited time, differences in student characteristics, and difficulties in critical thinking.The impact on student behavior is very positive and significant. Students are more active, often raise their hands, are independent, enjoy group learning, express their opinions, and develop independent and critical character traits. Compared to the 2013 Curriculum, students understand the applied material better, are more active, have a high level of curiosity, and express their opinions. Deep learning effectively transforms students from passive learners to critical thinkers who dare to ask questions.

Conclusion: Deep learning in the Independent Curriculum received positive views from teachers and had a significant impact on student behavior at Rajapolah Elementary School.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, N. F., & Pilar. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. Jurnal Pilar, 14(1), 18–30.

Badrus Sholeh, M., Kamsan, N., & Aliyah, H. (2023). Persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 11(2), 273–287.

Haryanto. (2019). Implementasi Kurikulum Merdeka: Fokus pada fleksibilitas dan kompetensi siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 115–128.

Haryanto, D. (2019). Kurikulum Merdeka: Prinsip pembelajaran abad ke-21 dan pengembangan karakter di pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–158.

Jonassen, D. H. (2020). Deep learning in education: A conceptual framework for meaningful learning. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 15(2), 45–58.

Khaddafi, M., & dkk. (2025). Pentingnya pemilihan metode penelitian yang tepat dalam penelitian ilmiah. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 3(1), 133–142.

Makarim, N. (2021). Implementasi Kurikulum Merdeka: Kebijakan dan tantangan di tingkat dasar dan menengah. Jurnal Kebijakan Pendidikan Indonesia, 5(1), 33–49.

Mu'ti, A. (2024). Deep Learning dalam pendidikan dasar: Model integratif pembelajaran bermakna, sadar, dan menyenangkan. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(1), 67–82.

Munali, M., & dkk. (2025). Pendekatan deep learning model project based-learning. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1125–1138.

Pratiwi, S. (2019). Pengaruh pendekatan Deep Learning terhadap keterampilan berpikir kritis and kolaborasi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(3), 201–216.

Puspa, A., & Azizah, N. (2025). Analisis pemanfaatan pembelajaran project based learning berbasis teknologi digital terhadap gaya belajar peserta didik VIII-B SMP IT Al Fateeh Semarang. Jurnal Perspektif Pendidikan Dan Keguruan, 16(1), 11–24.

Risnawati, R. (2020). Pendekatan saintifik dalam implementasi Kurikulum 2013 pada pembelajaran IPA dan Matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 45–58.

Salilah, N. (2025). Peluang dan tantangan deep learning dalam pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 15(2), 1–15.

Sari, N., & Rahmawati, T. (2022). Relevansi prinsip Deep Learning dengan Kurikulum Merdeka: Studi literatur dan implikasinya bagi praktik pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 13(4), 301–318.

Sikwan, A., Syarmiati, S., & Utami, S. E. (2022). Perilaku siswa dalam pembelajaran menggunakan internet sebagai media belajar (Studi di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sungai Ambawang). Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2), 883–886.

Suwandi, R., Putra, A., & Lestari, P. (2024). Transformasi pembelajaran: Dari pendekatan saintifik ke Deep Learning pada kurikulum baru. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 10(2), 99–120.

Wathon, I. (2024). Pergeseran paradigma kurikulum: Menilai peralihan dari pendekatan saintifik ke Deep Learning. Indonesian Journal of Curriculum Studies, 2(1), 45–60.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Kurikulum. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (Sumber Sekunder - Peraturan)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Kurikulum Merdeka untuk pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. (Sumber Sekunder - Dokumen Panduan Resmi)

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta. (Sumber Sekunder - Buku)

Downloads

Published

2026-07-19