Analisis Praktik Inklusi Di SD Negeri 1 Tanjung Purwokerto Berbasis Indeks Inklusi

Authors

  • Eva Athifah Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Muhamad Ihsan Khuluki Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Laeli Anggraeni Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Najwa Kamila Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Fauziyah Zalfa Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Saifuddin Zuhri Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.52759

Keywords:

pendidikan inklusif, indeks inklusi, anak berkebutuhan khusus, sekolah dasar, pembelajaran inklusif.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi pendidikan inklusif sebagai upaya pemenuhan hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah dasar. Permasalahan akademik dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi indeks inklusi di SDN 1 Tanjung ditinjau dari dimensi budaya, kebijakan, dan praktik inklusi. Penelitian menggunakan Metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah Manager Inklusi SDN 1 Tanjung yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan pendidikan inklusif di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 1 Tanjung telah memenuhi tiga dimensi utama dalam Index for Inclusion, yaitu budaya inklusif, kebijakan inklusif, dan praktik inklusif. Sekolah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang ramah, toleran, dan tidak diskriminatif bagi siswa reguler maupun ABK. Selain itu, sekolah memiliki legalitas resmi, program pendukung, Guru Pendamping Khusus (GPK), serta pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya jumlah GPK, dan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran berdiferensiasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, I. (2019). Penerapan identifikasi, asesmen, dan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 72–80.

Ahmadi, A., Hanifah, M., & Herawati, N. I. (2022). Rancangan program sekolah inklusi di Sekolah Dasar Negeri 159 Sekejati Kota Bandung. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2251–2265.

Amaliani, R., Yunitasari, S. E., Fajriah, D., Salmiani, S., & Gustini, E. (2024). Sarana dan prasarana sekolah inklusi: Kunci sukses pendidikan inklusi. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 10(1), 361–366.

Azis, F., & Risfaisal, R. (2021). Interaksi sosial anak autis di sekolah inklusi (studi sosiologi pada sekolah inklusi di Kota Makassar). Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1), 77–85. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i1.4365

Booth, T., & Ainscow, M. (2002). Index for inclusion: Developing learning and participation in schools. Centre for Studies on Inclusive Education (CSIE).

Jauhari, M. N. (2017). Pengembangan sekolah inklusif dengan menggunakan instrumen Index for Inclusion. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 13(23), 18–27.

Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa. Depdiknas.

Kusumastuti, G., & Prabawati, W. (2024). Pemahaman guru sekolah dasar terhadap Universal Design for Learning sebagai strategi belajar yang mendukung pendidikan inklusif. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(1), 277–289.

Latifah, I. (2020). Pendidikan segregasi, mainstreaming, integrasi dan inklusi, apa bedanya? Jurnal Pendidikan, 29(2), 101–108.

Marisana, D., & Herawati, N. I. (2023). Pengaruh kompetensi guru dalam proses pembelajaran inklusi di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3).

Mulyani, M., Azzahro, F., Nisa, K. A., Pertiwi, P., & Ayu, R. (2025). Peran sekolah inklusi dalam menyiapkan keterampilan anak berkebutuhan khusus untuk menghadapi dunia kerja. Jurnal Fokus Konseling, 11(2), 232–242.

Pertiwi, E. P., Ali, A. Z., & Sartinah, E. P. (2025). Filosofi dan prinsip dasar pendidikan inklusi: Implikasi terhadap masalah sosial masyarakat. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 329–346.

Pratiwi, J. C. (2016). Sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus: Tanggapan terhadap tantangan ke depannya. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Putri, S. A., Julita, F. F., Sari, R. R., Fitri, D. Y. A., & Wismanto, W. (2024). Metode pengajaran kreatif dalam pendidikan inklusi di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 127–134.

Ramadani, H., Hakim, M. S., Ayunda, Z., & Mustika, D. (2024). Optimalisasi pendidikan inklusi di sekolah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(6), 1–14. https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i6.479

Sulistiyaningsih, R. (2018). Analisis penyelenggaraan pendidikan inklusi berdasarkan Index for Inclusion (studi kasus pada SD YBPK Semampir Kota Kediri). Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 2(2), 67–81.

Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi pada tingkat SD. Humanitas, 13(1), 50–61.

Tomlinson, C. A. (2001). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms. ASCD.

Yulianto, T. (2018). Pendidikan inklusif: Konsep dasar, ruang lingkup, dan pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 6(2), 195–206.

Downloads

Published

2026-06-24