PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL RITME DAN SOLFEGE MELALUI METODE DALCROZE BERBANTUAN MEDIA BALON DAN MEDIA VISUAL PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 2 LINGGASARI
Keywords:
Dalcroze Method, Balloon Media, Visual Media, Rhythm, Solfege., Metode Dalcroze, Media Balon, Media Visual, Ritme, Solfege.Abstract
This study aims to improve the ability to recognize rhythm and solfege among first-grade students of SD Negeri 2 Linggasari through the implementation of the Dalcroze method assisted by balloon media and visual media. The background of this study is the low ability of students to follow strong and weak beats in 2/4, 3/4, and 4/4 time signatures, as well as difficulties in singing the sequence of notes do–re–mi–fa–sol–la–si. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 12 first-grade students of SD Negeri 2 Linggasari. Data were collected through observation, interviews, and field notes, with the main instrument being an observation sheet in the form of a performance test. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that the implementation of the Dalcroze method assisted by balloon media and visual media was able to improve students’ ability to recognize rhythm and solfege. The average student achievement score in Cycle I was 72.58 with 58% classical completeness, which increased to 84 with 92% classical completeness in Cycle II. Student activity also increased from 65% (good) in Cycle I to 85% (very good) in Cycle II, while teacher activity improved from an average score of 3.17 (good) to 3.64 (very good). Therefore, the Dalcroze method assisted by balloon media and visual media is effective in improving the rhythm and solfege recognition abilities of first-grade students at SD Negeri 2 Linggasari.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal ritme dan solfege pada siswa kelas I SD Negeri 2 Linggasari melalui penerapan metode Dalcroze berbantuan media balon dan media visual. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengikuti ketukan kuat dan lemah pada birama 2/4, 3/4, dan 4/4 serta kesulitan menyanyikan urutan nada do–re–mi–fa–sol–la–si. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa kelas I SD Negeri 2 Linggasari. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan catatan lapangan dengan instrumen utama berupa lembar observasi tes penampilan (performance test). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Dalcroze berbantuan media balon dan media visual dapat meningkatkan kemampuan mengenal ritme dan solfege siswa. Rata-rata kemampuan siswa pada siklus I sebesar 72,58 dengan ketuntasan klasikal 58% meningkat menjadi 84 dengan ketuntasan klasikal 92% pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat dari 65% (baik) pada siklus I menjadi 85% (sangat baik) pada siklus II, sedangkan aktivitas guru meningkat dari rata-rata 3,17 (baik) menjadi 3,64 (sangat baik). Dengan demikian, metode Dalcroze berbantuan media balon dan media visual efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal ritme dan solfege siswa kelas I SD Negeri 2 Linggasari.
Downloads
References
Alfath, N. L., & Emanuela, O. (2022). Pengaruh musik populer dalam membantu tingkat pemahaman pembelajaran matematika terhadap siswa SMA. Jurnal Pendidikan, 2(1), 24–31.
Arikunto, S. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Heldisari, H. P. (2020). Efektivitas metode Eurhythmic Dalcroze terhadap kemampuan membaca ritmis notasi musik. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 468–478.
Iskandar, S. (2022). Kepemimpinan kepala sekolah dalam mewujudkan merdeka belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5295–5301.
Li, Y. (2023). Practical exploration of rhythm training in early music education. Journal of Education and Culture Studies, 7(4), 151. https://doi.org/10.22158/jecs.v7n4p151
Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Non Tes. Yogyakarta: Mitra Cendekia.
Marlina, D., Maruddani, R. T., Mastikawati, N. D., & Syafitrah, D. (2025). Penggunaan alat permainan edukatif gendang balon dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Irfani: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Anak, 21(3), 878–887.
Nuraida, N., Fidrayani, F., Andriyani, L., & Aprilia, N. S. W. (2024). Peningkatan konsentrasi anak melalui metode eksperimen membuat balon mengembang tanpa ditiup pada kelompok A1 TK HOM PIM PA. Jurnal Raudhah, 12(1).
Pratami Dewi, A., Hartono, H., & Da Ary, D. (2022). Pendekatan euritmik Dalcroze sebagai proses pengembangan kemampuan gerak dasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5).
Pratiwi, M., Lubis, T. T., Pangestuti, D., & Aktalina, L. (2022). Pengaruh musik klasik terhadap daya ingat jangka pendek pada siswa/i kelas XI SMA Harapan 1 Medan. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 21(2), 264–272.
Purwanto, M. N. (2006). Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sander, R., & Dilva, A. (2025). Pemanfaatan media visual dalam memperkuat pemahaman konsep ritme dan pola melodi pada pembelajaran musik. Jurnal Pendidikan Seni, 10(1), 45–58.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.