ANALISIS METODE STORYTELLING DALAM MENGATASI HAMBATAN MEMBACA NYARING

Authors

  • Nada Maulida Eka Darma Nusa Putra University
  • Dyah Lyesmaya Nusa Putra University

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.52475

Keywords:

storytelling, reading aloud, reading aloud barriers, elementary school.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan membaca nyaring siswa sekolah dasar serta menganalisis penerapan dan peran metode storytelling dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 10 Pamuruyan. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa yang dipilih secara purposive, yaitu siswa I.N, A.M, dan S.P. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan membaca nyaring siswa meliputi aspek keberanian tampil, kepercayaan diri, kelancaran membaca, artikulasi, intonasi, akurasi membaca, dan pemahaman bacaan. Metode storytelling diterapkan melalui lima kali pertemuan dengan kegiatan bercerita yang interaktif. Penerapan metode ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca nyaring pada ketiga subjek, terutama pada aspek keberanian tampil, kepercayaan diri, kelancaran membaca, artikulasi, intonasi, akurasi membaca, dan pemahaman bacaan. Selain itu, storytelling juga meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, storytelling berperan positif dalam membantu mengatasi hambatan membaca nyaring siswa sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, M, & Syaodih. (2008).Bimbi-ngan konseling untuk anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Brabender, V., & Fallon, A. (2009). Group development in practice: guidance for clinicians and researchers on stages and dynamics of change. Washington, DC: American Psychological Association.

Jurnal :

Agustin, M, & Syaodih. (2008).Bimbi-ngan konseling untuk anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Brabender, V., & Fallon, A. (2009). Group development in practice: guidance for clinicians and researchers on stages and dynamics of change. Washington, DC: American Psychological Association.

Jurnal :

Atin, N. H. (2024). Hubungan minat baca dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1428–1436. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7367.

Khofifatin, K. W. (2022). Analisis faktor penghambat belajar membaca permulaan pada tema 6 subtema 2 lingkungan sekitar rumahku kelas I sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 1016–1030. https://doi.org/10.23969/jp.v7i2.5878.

Kusuma, L. S. (2024). Pengaruh strategi membaca nyaring berbantuan buku anak berjenjang terhadap minat dan keterampilan membaca siswa. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(3), 399–411. https://doi.org/10.30651/else.v8i3.24323.

Downloads

Published

2026-06-18