PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI KELAS VII.3 SMP NEGERI 3 KECAMATAN GUGUAK
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.52197Keywords:
creativity, cultural arts, decorative motifsAbstract
This study aims to describe the learning process and student outcomes in improving creativity in Cultural Arts for class VII.3 at SMP Negeri 3 Guguak District. It used a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The results show that learning is still theory-dominated with limited time, resulting in low student creativity. Improvement was carried out through practical activities of making bamboo flower vases with flora and fauna decorative motifs. The findings indicate increased creativity, seen in students’ ability to develop ideas, combine motifs, and apply more varied colors, although neatness and color composition still need improvement. In conclusion, practice-based learning is effective in enhancing student creativity in decorative art materials.
Downloads
References
Buku :
Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 3). Jakarta: Bumi Aksara.
Kurniasih, D., dkk. (2021). Teknik analisis data penelitian. Bandung: Alfabeta.
Morissan, M., dkk. (2017). Metode penelitian survei. Jakarta: Kencana.
Mulyasa, H. E. (2023). Implementasi kurikulum merdeka. Bandung: Bumi Aksara.
Munandar, S. U. (2012). Mengembangkan inisiatif dan kreativitas anak sekolah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nata, A. (2010). Perspektif Islam tentang strategi pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Nugroho, S. (2015). Manajemen warna dan desain. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Suhernawan, R., & Nugraha, R. A. (2010). Seni rupa. Jakarta: PT Sinergi Pustaka Indonesia.
Widjaja, E. A. (2001). Identikit jenis-jenis bambu di Jawa. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi LIPI.
Yasin, D. M. (2021). Sekapur sirih filologi Indonesia: Kumpulan tugas kuliah. Jakarta: Guepedia.
Artikel in Press :
Jurnal :
Budianto, I. M. (2007). Memahami seni dan estetika. Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia, 9(1), 1–10.
Festiawan, R. (2020). Belajar dan pendekatan pembelajaran. Universitas Jenderal Soedirman, 11, 1–17.
Habsy, B. A., Oktafiani, F., Salsabila, D. M., & Zahro, C. I. (2023). Teori humanistik dalam proses pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(2), 12–18.
Ilhaq, M., & Putra, R. E. (2019). Penggarapan ragam hias dengan teknik gradasi pada pembelajaran seni rupa. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 4(2).
Pratiwi, N. I. (2017). Penggunaan media video call dalam teknologi komunikasi. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 1(2), 202–224.
Rahmah, N. W., & Aly, H. N. (2023). Penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 6(1), 89–100.
Sutarto. (2017). Teori kognitif dan implikasinya dalam pembelajaran. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 1–26.
Erifar, T. (2022). Pembelajaran seni rupa dalam mata pelajaran seni budaya di kelas VII SMP Negeri 4 Padangpanjang (Skripsi). Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Padangpanjang.
Islamiyah, N. (2021). Pembelajaran menggambar ragam hias bagi siswa kelas VII.5 SMP Negeri 26 Makassar (Skripsi). Fakultas Seni dan Desain, Makassar.
Nurhayati, S. (2024). Pembelajaran seni budaya di SMP Negeri 6 Padangpanjang (Skripsi). Institut Seni Indonesia Padangpanjang,
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.