INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS LOKAL SEBAGAI SOLUSI PENDIDIKAN DASAR DI DAERAH RURAL
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.51676Keywords:
Local contextual learning, elementary education, rural educationAbstract
Elementary education in rural and disadvantaged areas (3T: underdeveloped, frontier, and outermost regions) still faces various challenges, including limited educational facilities, low access to technology, and learning processes that are less relevant to students’ daily lives. This study aims to examine local context-based learning innovation as a solution to improve the quality of elementary education in rural areas. The study employed a literature review approach by analyzing various scientific journals, books, and relevant educational policy documents. The findings indicate that local context-based learning is able to create more meaningful learning experiences by connecting learning materials with students’ environment, culture, and real-life experiences. Its implementation can be carried out through environment-based learning, local wisdom integration, Project-Based Learning (PJBL), Problem-Based Learning (PBL), as well as the development of local learning media and teaching materials. These approaches have been proven to enhance students’ learning motivation, creativity, critical thinking skills, and active participation. However, its implementation still faces challenges such as limited teacher competence, inadequate educational facilities, and insufficient policy support. Therefore, teacher training, the development of local-based teaching materials, and government support are needed to ensure that local context-based learning can be implemented optimally and sustainably in rural areas.
Downloads
References
Ananda, R., & Fadhilaturrahmi. (2018). Peningkatan hasil belajar siswa melalui pembelajaran kontekstual pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 2(1), 21–30.
Arifin, Z., & Hamid, A. (2024). Pengembangan kurikulum adaptif berbasis potensi lokal untuk sekolah dasar daerah terpencil. Jurnal Cermat: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 45–58.
Dirgantari, P. D., Utama, R. D. H., Masharyono, M., Wibowo, L. A., Murtadlo, Y., Primaskara, E. A., Widjajanta, B., Razati, G., Nuryanti, B. L., & Rahim, M. I. (2025). Empowering teachers in the Kepulauan Seribu through innovation-based learning strategies. Jurnal Abmas, 25(2), 269–278.
Faridha, N., Adisiswanto, A. E., & Rahman, M. (2025). Inovasi media pembelajaran digital berbasis Book Creator untuk meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(3), 842–852.
Firdiana, Y. R., Nuriman, N., & Wardoyo, A. A. (2024). Pengembangan e-modul etnosains “Budidaya Hortensia” menggunakan iSpring berbasis Android untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa SD. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar.
Fitriana, E., & Al Masjid, A. (2025). Analisis kebutuhan E-LKPD berbasis etnosains untuk meningkatkan dimensi bernalar kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran.
Hasan, B., & Kurniawan, Y. (2024). Peran kearifan lokal dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 6(1), 56–68.
Maulida, R., et al. (2025). Pemberdayaan guru melalui strategi pembelajaran inovatif berbasis konteks lokal di Kepulauan Seribu. Jurnal Pengabdian Masyarakat UPI, 4(1), 12–21.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education.
Putri, R., & Supriatna, N. (2024). Integrasi konteks lokal dalam pembelajaran: Analisis kesiapan guru dan dampak pada literasi budaya siswa. Jurnal Pendidikan Dasar UNPAS, 10(1), 34–47.
Rahayu, D., & Suryadi, I. (2024). Strategi pembelajaran tematik berbasis etnosains di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sains dan Budaya.
Rukminingsih, S., & Wati, E. (2025). Eksplorasi kearifan lokal Papua Selatan sebagai basis media pembelajaran IPA kontekstual sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA, 8(2), 78–90.
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Saputra, H., & Susanto, T. (2025). Sosialisasi dan penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis lokal di sekolah dasar Kalimantan Utara. Jurnal Aplikasi Pendidikan, 12(3), 29–40.
Sari, A., & Khotimah, K. (2025). Pendekatan pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan hasil belajar IPS SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 112–125.
Sinaga, M., & Napitupulu, S. (2025). Pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Sumatera Utara, 4(2), 89–102.
Trianto. (2014). Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan kontekstual. Kencana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Wulandari, S., & Junaidi, A. (2026). Desain kurikulum berbasis kearifan lokal dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 7(1), 22–35.
Yudiana, K., Putri, N. N. C. A., & Antara, I. G. W. S. (2023). Kesenjangan kemampuan literasi siswa sekolah dasar di daerah perkotaan, pinggiran kota, dan pedesaan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(3), 540–547.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.