HERMENEUTIKA MAKNA HIDUP DAN MATI PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM TEMBANG GONDANG KELI GRUB KESENIAN RUKUN SARI KECAMATAN KERTEK

Authors

  • Ahmad Faturrohman Universitas Sains Al-Qur'an
  • Ahmad Khoiri Universitas Sains Al-Qur'an
  • Desty Putri Hanifah Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.51550

Keywords:

Islamic Religious Education, Hermeneutics, Gondang Keli Chant.

Abstract

Islamic Religious Education plays an important role in shaping human understanding of the meaning of life and death as decreed by Allah SWT. Such understanding is not only obtained through formal religious education, but can also be found in local cultural practices that live and develop within society. One form of local culture is the Gondang Keli chant, which is performed in the Topeng Lengger dance by the Rukun Sari Art Group in Kertek District. This study aims to explore the meaning of life and death in the Gondang Keli chant through a hermeneutic approach and to interpret it from the perspective of Islamic Religious Education. This research employs a descriptive qualitative method using observation, interviews, and textual analysis of the chant. The findings indicate that the Gondang Keli chant functions not only as entertainment, but also as a medium of spiritual messages and existential reflection on the transience of human life, as represented through symbols of water, crying, gentle musical rhythms, and trance phenomena during the performance. These meanings are in accordance with Islamic teachings on death, as stated in a hadith narrated by Muslim, which explains that a person’s deeds come to an end after death except for three: ongoing charity, beneficial knowledge, and the prayer of a righteous child.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alaudin., Faris. 2022. “Membaca Praktik Pengelolaan Tari Topeng Lengger Wanasaban: Antara Aset dan Industri Budaya.” Jurnal Arif: Sastra dan Kearifan Lokal.

Anwar, M. 2023. “Fungsi Tari Topeng Lengger di Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo.” Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra.

Bahasa., Badan Pengembangan dan Pembinaan. 2024. “Kearifan Lokal dalam Parikan Tari Topeng Lengger.”

Fajrin, A., & Mulyana, D. (2020). 2020. “Hermeneutika dalam seni pertunjukan tradisional Jawa.” Jurnal Seni dan Budaya,.

Fajrin, A., dan D. Mulyana. 2020. “Hermeneutika dalam seni pertunjukan tradisional Jawa.” Jurnal Seni dan Budaya 14(2):112–21.

Firmansyah, M. I. 2019. “Pendidikan Agama Islam: Pengertian, tujuan, dasar, dan perannya dalam pendidikan.” Jurnal Pendidikan Agama Islam – Ta’lim 17(2):34–45.

Gadamer, H. G. 2004. “Truth and Method.” Continuum.

Hadi, S., dan A. Rohman. 2020. “Nilai-nilai religius dalam seni pertunjukan tradisional Jawa.” Jurnal Kebudayaan Islam 18(1):55–70.

Hidayah, N. 2022. “Estetika dan trans dalam pertunjukan lengger Wonosobo.” Jurnal Tari Nusantara 10(2):78–90.

Hidayat, M. 2025. “‘The Role of Local Culture as a Resource in Islamic Religious Education.’” Pendidikan dan Sosial Humaniora.

Hidayat, R. 2023. “Kajian Estetika dan Simbol Topeng dalam Tari Lengger Wonosobo.” Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni.

Koentjaraningrat. 2009. “Pengantar Ilmu Antropologi.” Rineka Cipta.

Lengger, Kesenian, dan D. I. Wonosobo. 2025. “Kesenian lengger di wonosobo: transformasi, identitas, dan kontestasi dalam landskap budaya kontemporer.” 4(1):369–74.

Lestari, S. 2021. “Representasi kematian dalam narasi budaya Jawa.” Jurnal Filsafat Nusantara 3(1):45–56.

Maharani, Berliana Intan. 2023.“‘3 Amalan yang Tidak Terputus Pahalanya Setelah Meninggal Dunia’lanya Setelah Meninggal Dunia".”

Muhaimin. 2017. “Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis kontekstual.” Jurnal Pendidikan Islam 6(1):1–16.

Mulyanto, A., & Prasetyo, D. 2023. “Cultural-Based Creative Learning: Reviving Local Arts Through Participatory Education.” Jurnal Pendidikan Budaya.

Noer, F. 2021. “Fungsi Kelompok Langensari dalam Pelestarian Tari Lengger Wonosobo.” Garuda.

Nugroho, A. 2021. “Trans dan kesadaran tubuh dalam tari tradisi Jawa.” Jurnal Tari Nusantara 9(2):70–82.

Palmer, Richard E. 2016. “Hermeneutika: Teori dan praktik penafsiran dalam kajian budaya.” Jurnal Filsafat 26(2):145–60.

Prabawa, A. K. 2022. “Interpretasi Hermeneutik dalam Tembang Tradisi Jawa.”

Rahmawati, T. 2023. “Hermeneutika budaya dalam pembacaan teks seni pertunjukan.” Jurnal Kajian Seni 11(3):54–67.

Rohman, M., & Wibowo, T. 2024. “‘Integrasi Seni Tradisi dan Pendidikan Islam dalam Pelestarian Budaya Lokal.’” Jurnal Profetika.

Safitri, M. 2024. “‘Interpretasi Simbolik Kesenian Jawa dalam Perspektif Hermeneutika Budaya.’” Jurnal Humaniora dan Kebudayaan,.

Safitri, M. 2024. “Interpretasi simbolik kesenian Jawa dalam perspektif hermeneutika budaya.” Jurnal Humaniora dan Kebudayaan 12(3):101–15.

Samsudin, A., Bayirudin, A., Helmawati, H., & Suryadi, I. 2025. “Pendidikan Karakter Integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI).” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial.

Sari, D. P. 2021. “Kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter berbasis budaya.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 26(3):289–302.

Setyawati, Livia. 2021. “Budaya Tari Lengger dalam Perspektif Hukum Islam di Kabupaten Wonosobo).” Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 4(1):64–77. doi:10.31538/almada.v4i1.735.

Sutopo, R. 2020. “Metafora alam dalam penamaan kesenian tradisional Jawa.” Jurnal Bahasa dan Budaya 6(3):89–97.

Wibisono, H. 2020. “Religiusitas dan nilai moral dalam kesenian tradisional Jawa.” Jurnal Kebudayaan Nusantara 8(1):55–66.

Widodo, H. 2022. “‘Digital Preservation of Local Cultural Heritage: Opportunities and Challenges.’” Jurnal Seni Nusantara.

Widyastuti, M. 2022. “Narasi transendensi dalam tembang Jawa tradisional.” Jurnal Humaniora 14(1):101–13.

Hidayat, M. 2025. “‘The Role of Local Culture as a Resource in Islamic Religious Education.’” Pendidikan dan Sosial Humaniora.

Hidayat, R. 2023. “Kajian Estetika dan Simbol Topeng dalam Tari Lengger Wonosobo.” Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni.

Koentjaraningrat. 2009. “Pengantar Ilmu Antropologi.” Rineka Cipta.

Lengger, Kesenian, dan D. I. Wonosobo. 2025. “Kesenian lengger di wonosobo: transformasi, identitas, dan kontestasi dalam landskap budaya kontemporer.” 4(1):369–74.

Lestari, S. 2021. “Representasi kematian dalam narasi budaya Jawa.” Jurnal Filsafat Nusantara 3(1):45–56.

Maharani, Berliana Intan. 2023.“‘3 Amalan yang Tidak Terputus Pahalanya Setelah Meninggal Dunia’lanya Setelah Meninggal Dunia".”

Muhaimin. 2017. “Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis kontekstual.” Jurnal Pendidikan Islam 6(1):1–16.

Mulyanto, A., & Prasetyo, D. 2023. “Cultural-Based Creative Learning: Reviving Local Arts Through Participatory Education.” Jurnal Pendidikan Budaya.

Noer, F. 2021. “Fungsi Kelompok Langensari dalam Pelestarian Tari Lengger Wonosobo.” Garuda.

Nugroho, A. 2021. “Trans dan kesadaran tubuh dalam tari tradisi Jawa.” Jurnal Tari Nusantara 9(2):70–82.

Palmer, Richard E. 2016. “Hermeneutika: Teori dan praktik penafsiran dalam kajian budaya.” Jurnal Filsafat 26(2):145–60.

Prabawa, A. K. 2022. “Interpretasi Hermeneutik dalam Tembang Tradisi Jawa.”

Rahmawati, T. 2023. “Hermeneutika budaya dalam pembacaan teks seni pertunjukan.” Jurnal Kajian Seni 11(3):54–67.

Rohman, M., & Wibowo, T. 2024. “‘Integrasi Seni Tradisi dan Pendidikan Islam dalam Pelestarian Budaya Lokal.’” Jurnal Profetika.

Safitri, M. 2024. “‘Interpretasi Simbolik Kesenian Jawa dalam Perspektif Hermeneutika Budaya.’” Jurnal Humaniora dan Kebudayaan,.

Safitri, M. 2024. “Interpretasi simbolik kesenian Jawa dalam perspektif hermeneutika budaya.” Jurnal Humaniora dan Kebudayaan 12(3):101–15.

Samsudin, A., Bayirudin, A., Helmawati, H., & Suryadi, I. 2025. “Pendidikan Karakter Integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI).” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial.

Sari, D. P. 2021. “Kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter berbasis budaya.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 26(3):289–302.

Setyawati, Livia. 2021. “Budaya Tari Lengger dalam Perspektif Hukum Islam di Kabupaten Wonosobo).” Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 4(1):64–77. doi:10.31538/almada.v4i1.735.

Alaudin., Faris. 2022. “Membaca Praktik Pengelolaan Tari Topeng Lengger Wanasaban: Antara Aset dan Industri Budaya.” Jurnal Arif: Sastra dan Kearifan Lokal.

Anwar, M. 2023. “Fungsi Tari Topeng Lengger di Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo.” Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra.

Bahasa., Badan Pengembangan dan Pembinaan. 2024. “Kearifan Lokal dalam Parikan Tari Topeng Lengger.”

Fajrin, A., & Mulyana, D. (2020). 2020. “Hermeneutika dalam seni pertunjukan tradisional Jawa.” Jurnal Seni dan Budaya,.

Fajrin, A., dan D. Mulyana. 2020. “Hermeneutika dalam seni pertunjukan tradisional Jawa.” Jurnal Seni dan Budaya 14(2):112–21.

Firmansyah, M. I. 2019. “Pendidikan Agama Islam: Pengertian, tujuan, dasar, dan perannya dalam pendidikan.” Jurnal Pendidikan Agama Islam – Ta’lim 17(2):34–45.

Gadamer, H. G. 2004. “Truth and Method.” Continuum.

Hadi, S., dan A. Rohman. 2020. “Nilai-nilai religius dalam seni pertunjukan tradisional Jawa.” Jurnal Kebudayaan Islam 18(1):55–70.

Hidayah, N. 2022. “Estetika dan trans dalam pertunjukan lengger Wonosobo.” Jurnal Tari Nusantara 10(2):78–90.

Hidayat, M. 2025. “‘The Role of Local Culture as a Resource in Islamic Religious Education.’” Pendidikan dan Sosial Humaniora.

Hidayat, R. 2023. “Kajian Estetika dan Simbol Topeng dalam Tari Lengger Wonosobo.” Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni.

Koentjaraningrat. 2009. “Pengantar Ilmu Antropologi.” Rineka Cipta.

Lengger, Kesenian, dan D. I. Wonosobo. 2025. “Kesenian lengger di wonosobo: transformasi, identitas, dan kontestasi dalam landskap budaya kontemporer.” 4(1):369–74.

Lestari, S. 2021. “Representasi kematian dalam narasi budaya Jawa.” Jurnal Filsafat Nusantara 3(1):45–56.

Maharani, Berliana Intan. 2023.“‘3 Amalan yang Tidak Terputus Pahalanya Setelah Meninggal Dunia’lanya Setelah Meninggal Dunia".”

Muhaimin. 2017. “Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis kontekstual.” Jurnal Pendidikan Islam 6(1):1–16.

Mulyanto, A., & Prasetyo, D. 2023. “Cultural-Based Creative Learning: Reviving Local Arts Through Participatory Education.” Jurnal Pendidikan Budaya.

Noer, F. 2021. “Fungsi Kelompok Langensari dalam Pelestarian Tari Lengger Wonosobo.” Garuda.

Nugroho, A. 2021. “Trans dan kesadaran tubuh dalam tari tradisi Jawa.” Jurnal Tari Nusantara 9(2):70–82.

Palmer, Richard E. 2016. “Hermeneutika: Teori dan praktik penafsiran dalam kajian budaya.” Jurnal Filsafat 26(2):145–60.

Prabawa, A. K. 2022. “Interpretasi Hermeneutik dalam Tembang Tradisi Jawa.”

Rahmawati, T. 2023. “Hermeneutika budaya dalam pembacaan teks seni pertunjukan.” Jurnal Kajian Seni 11(3):54–67.

Rohman, M., & Wibowo, T. 2024. “‘Integrasi Seni Tradisi dan Pendidikan Islam dalam Pelestarian Budaya Lokal.’” Jurnal Profetika.

Safitri, M. 2024. “‘Interpretasi Simbolik Kesenian Jawa dalam Perspektif Hermeneutika Budaya.’” Jurnal Humaniora dan Kebudayaan,.

Safitri, M. 2024. “Interpretasi simbolik kesenian Jawa dalam perspektif hermeneutika budaya.” Jurnal Humaniora dan Kebudayaan 12(3):101–15.

Samsudin, A., Bayirudin, A., Helmawati, H., & Suryadi, I. 2025. “Pendidikan Karakter Integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI).” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial.

Sari, D. P. 2021. “Kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter berbasis budaya.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 26(3):289–302.

Setyawati, Livia. 2021. “Budaya Tari Lengger dalam Perspektif Hukum Islam di Kabupaten Wonosobo).” Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 4(1):64–77. doi:10.31538/almada.v4i1.735.

Sutopo, R. 2020. “Metafora alam dalam penamaan kesenian tradisional Jawa.” Jurnal Bahasa dan Budaya 6(3):89–97.

Wibisono, H. 2020. “Religiusitas dan nilai moral dalam kesenian tradisional Jawa.” Jurnal Kebudayaan Nusantara 8(1):55–66.

Widodo, H. 2022. “‘Digital Preservation of Local Cultural Heritage: Opportunities and Challenges.’” Jurnal Seni Nusantara.

Widyastuti, M. 2022. “Narasi transendensi dalam tembang Jawa tradisional.” Jurnal Humaniora 14(1):101–13.

Downloads

Published

2026-06-14