DARI BAHASA IBU MENUJU LITERASI SEKOLAH: TANTANGAN PENDIDIKAN MULTIBAHASA PADA WILAYAH RURAL DAN URBAN

Authors

  • Sri Afriani Putri Faisal Universitas Negeri Makassar
  • Abdul Rahman Universitas Negeri Makassar
  • Nurhaedah Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.51347

Keywords:

Mother Tongue, Multilingual Education, Rural Areas, Urban Areas.

Abstract

Indonesia as a multilingual country, has more than 700 regional languages ​​spoken as mother tongues by millions of students. This linguistic diversity makes the transition from mother tongue to learning to read and write in Indonesian a complex challenge, especially in rural and urban areas that have different social and linguistic characteristics. This study aims to systematically examine the challenges of multilingual education in rural and urban areas in Indonesia by reviewing the current literature. This study uses a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing 25 selected articles from the SINTA, Garuda, and Scopus databases.The results show that rural areas face several challenges, such as a lack of skilled teachers in multilingual education, a shortage of regional language-based teaching materials, and a digital infrastructure gap. Meanwhile, urban areas face challenges such as high linguistic diversity due to the large number of people moving around, changes in mother tongue use due to the dominance of social languages, and the increasing influence of global culture. The research findings also indicate that the Mother Tongue-Based Multilingual Education (MTB-MLE) approach has a positive impact on improving students' early literacy skills. Therefore, it is necessary to have a multilingual education policy that is relevant to the context, collaboration between different sectors, and curriculum development that can accommodate the diversity of Indonesian languages ​​to support equality in the quality of education.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwasilah, A. C. (2013). Policy on foreign language education in Indonesia. International Journal of Education, 7(1), 1–19. https://doi.org/10.17509/ije.v7i1.5302

Bjork, C. (2004). Decentralisation in education, institutional culture and teacher autonomy in Indonesia. International Review of Education, 50(3–4), 245–262. https://doi.org/10.1007/s11159-004-2622-6

Dardjowidjojo, S. (2003). Rampai bahasa, pendidikan, dan budaya: Kumpulan esai. Yayasan Obor Indonesia.

Darlan, M. N., & Mulawarman, W. G. (2021). Tantangan pengembangan literasi berbasis bahasa ibu di wilayah terdepan: Studi kasus Papua Barat. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 20(2), 112–128. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v20i2.32541

Faizah, U., & Wasino. (2021). Pengaruh media digital berbahasa asing terhadap pergeseran bahasa ibu pada anak usia sekolah di perkotaan. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 17(1), 45–59. https://doi.org/10.15294/lingua.v17i1.27813

Fauziati, E. (2020). Strategi code-switching dalam pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua: Kajian pada kelas multietnis di Surakarta. Jurnal Penelitian Pendidikan, 37(1), 1–15.

Heugh, K. (2011). Theory and practice: Language education models in Africa. In A. Ouane & C. Glanz (Eds.), Optimising learning, education and publishing in Africa: The language factor (pp. 105–156). UNESCO Institute for Lifelong Learning.

Kosonen, K. (2009). Language-in-education policies in Southeast Asia: An overview. In K. Kosonen & C. Young (Eds.), Mother tongue as bridge language of instruction: Policies and experiences in Southeast Asia (pp. 22–41). SEAMEO.

Lauder, A. (2008). The Status and Function of English In Indonesia: A Review of Key Factors. Makara Human Behavior Studies in Asia, 12(1), 9-20. https://doi.org/10.7454/mssh.v12i1.128

Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., Altman, D. G., & The PRISMA Group. (2009). Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses: The PRISMA statement. PLOS Medicine, 6(7), e1000097. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1000097

Muhadjir, N. (2020). Pergeseran dan pemertahanan bahasa daerah di lingkungan urban: Perspektif sosiologi bahasa. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 7(1), 14–29

Mulawarman, W. G., & Darlan, M. N. (2021). Implementasi pendidikan multibahasa berbasis bahasa ibu di sekolah dasar wilayah terpencil: Hambatan dan solusi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 22–38. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i1.1738

Nugraheni, A. S. (2021). Problematika pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar wilayah rural Kalimantan: Pendekatan etnografis. Jurnal Edukasi, 19(1), 1–16. https://doi.org/10.31596/je.v19i1.655

Prasetyo, A., & Wulandari, R. (2022). Pemanfaatan aplikasi mobile dalam pembelajaran literasi multibahasa di daerah 3T: Potensi dan tantangan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 14–27. https://doi.org/10.21009/JTP.241.2

Safnil, A., & Rustam, A. (2021). Implementasi kebijakan bahasa daerah dalam kurikulum pendidikan dasar: Analisis kesenjangan regulasi dan praktik. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 8(2), 109–124

Sumarsono. (2021). Fenomena alih kode dan campur kode sebagai cermin dinamika sosiolinguistik masyarakat urban Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 1–18.

Suryana, A., & Fatimah, S. (2019). Kompetensi guru dalam pembelajaran bilingual di sekolah dasar wilayah perbatasan: Survei di Kalimantan Barat. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 137–148. https://doi.org/10.21009/JPD.102.01 Widianto, E. (2018). Revitalisasi bahasa daerah melalui ranah pendidikan formal: Pengalaman Jawa Tengah. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(2), 152–164. https://doi.org/10.22219/kembara.v4i2.6697

Wijana, I. D. P. (2019). Bahasa, kekuasaan, dan hegemoni: Kajian sosiolinguistik masyarakat multibahasa Yogyakarta. Jurnal Humaniora, 31(1), 54–65. https://doi.org/10.22146/jh.42048

Yulaelawati, E. (2018). Pendidikan multibahasa berbasis bahasa ibu dalam kebijakan pendidikan Indonesia: Evaluasi program dan prospek ke depan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(2), 141–157. https://doi.org/10.24832/jpnk.v3i2.1083

Zulfa, N., & Aminuddin, M. (2022). Ketimpangan pendidikan bahasa di sekolah negeri dan swasta: Studi komparatif di Jakarta. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 1(1), 43–58.

Downloads

Published

2026-06-13