MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK DAN ISLAMI: POTRET KEBERHASILAN SDIT AL BANNA DI TENGAH KEBERAGAMAN BALI

Authors

  • Linda Julia Rosita Universitas Sains Al-Qur'an
  • Safina Cahyani Universitas Sains Al-Qur'an
  • Dani' Meifa Aisyah Universitas Sains Al-Qur'an
  • Nava Pandu Anggita Universitas Sains Al-Qur'an
  • Nasokah Nasokah Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.51082

Keywords:

Child-friendly schools, Islamic education, multiculturalism

Abstract

This research is motivated by the importance of managing child-friendly schools based on religious values in a multicultural society, particularly in Islamic educational institutions located in non-Muslim-majority areas such as Bali. SDIT Al Banna Denpasar is an example of an Islamic school that has maintained its Islamic identity while building harmonious relationships with the local Balinese culture. This study aims to analyze the implementation of child-friendly and Islamic school management at SDIT Al Banna Denpasar and its adaptation strategies to the Balinese socio-cultural environment. The research used a qualitative approach with a descriptive case study design. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that SDIT Al Banna successfully integrated the National Curriculum, the Merdeka Curriculum, and the JSIT curriculum to build a religious, inclusive, and globally competitive education. The implementation of child-friendly schools is realized through humanistic learning, counseling services, inclusive education, and strengthening Islamic character. Furthermore, Balinese cultural values such as menyama braya and social tolerance support harmonious relationships between schools and the surrounding community. This research highlights the importance of adaptive, moderate, and culturally-based Islamic education management in developing child-friendly schools in multicultural environments. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Ambarsari, L., & Harun. (2018). Sekolah ramah anak berbasis hak anak di sekolah dasar.

Profesi Pendidikan Dasar, 5(1), 10–19. https://doi.org/10.23917/ppd.v1i1.6111

Ansari, M. I., Hafiz, A., & Hikmah, N. (2020). Pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 2(2), 180–194. Anugrahwati, C., Mahmud, D. R., & Wuwur, E. S. P. O. (2022). Analisis manajemen sarana dan prasarana di sekolah dasar. Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 2(9),

905–915. https://doi.org/10.17977/um065v2i92022p905-915

Ardani, A. V., Nurmala, A., Aini, I. N., Az Zahra, H. F., Azizah, W. A. N., Zainiyah, Y. S., & Widagdo, A. (2025). Kemampuan guru dalam merancang modul ajar bilingual pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10), 314–318. https://doi.org/10.5281/zenodo.15455762

Astuti, Y. T., Diana, N., Hadiati, E., & Maulidin, S. (2024). Manajemen humas dalam membangun citra sekolah: Studi multikasus di SD Muhammadiyyah Pringsewu dan SD IT Cahaya Madani Pringsewu. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 12–26. https://doi.org/10.58577/dimar.v6i1.246

Davinka, C. W. (2025). Transformasi pendidikan akhlak Qur’ani dalam kehidupan sosial modern di era digital. Al-Ansor: Jurnal Pendidikan, 2(2), 115–124.

Fahmi, A. (2021). Implementasi program sekolah ramah anak dalam proses pembelajaran. Visionary: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan, 6(1), 33–41.

Fahri, M. R. S. (2025). Pendidikan inovatif di abad 21: Mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Dasar, Menengah & Kejuruan, 1(3), 33–38. Faiqussabila, D. N. H. J., Nabila, N. M., Meganesia, V., Pebrian, M., Maharani, P., & Widagdo, A. (2025). Tahapan pengajaran bilingual dalam konteks Kurikulum Merdeka: Studi literatur untuk sekolah dasar. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10), 419–425.

https://doi.org/10.5281/zenodo.15493828

Fajri, I., Jamiat, A., Zalnur, M., & Masyhudi, F. (2024). Peradaban pra Islam dan pengaruhnya terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Analysis: Journal of Education, 2(2), 441–448.

Hakim, A., Syahril, S., & Abun, A. R. (2024). Peran guru dan manajemen partisipasi orang tua dalam pendidikan karakter di SDIT Jaringan Sekolah Islam Terpadu Kota Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 1113–1122.

Hamdi, R., Yuliansyah, M., & Madihah, H. (2023). Implementasi manajemen sekolah ramah anak (Studi kasus: SD Negeri 8 Kampung Baru dan SDIT Ar-Rasyid Kabupaten Tanah Bumbu).

Manajemen Pendidikan Al-Hadi, 3(2), 66–83.

Hasibuan, M. I. (2014). Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning).

Logaritma: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kependidikan, 2(01), 1–12.

https://doi.org/10.24952/logaritma.v2i01.214

Hayat, A. P., Aprison, W., Rahma, R. H., & Gucandra, Y. (2025). Transformasi pendidikan karakter dan akhlak: Peran pendidikan Islam dalam era industri. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 25(2), 228–237.

Hidayat, N., Tanod, M. J., & Prayogi, F. (2022). Manajemen pengembangan sekolah dasar berbasis pendidikan karakter. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5),

4910–4918. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2688

Hidayat, R. (2023). Krisis moral kontemporer dan respons etika Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(2), 112–130.

Jumadi, A. (2023). Manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar inklusi Al Irsyad Al Islamiyyah Depok. UNISAN JURNAL: Jurnal Manajemen dan Pendidikan, 2(02), 84–90.

Junaidi, A. S., Asmarika, Syafitri, R., & Wismanto. (2023). Pola komunikasi guru dengan peserta didik dalam pembinaan akhlak di SDIT Uwais Al Qarni Pekanbaru. Journal of Education Research, 4(3), 1162–1168.

Downloads

Published

2026-06-13