Pola Pemerolehan Semantik dan Antarmuka Sintaksis-Pragmatik dalam Tuturan Spontan Anak Usia Empat Tahun: Kajian Psikolinguistik Berbasis Systemic Functional Grammar

Authors

  • Zulfa Salsabila Mardhiyyah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang
  • Ridha Hasnul Ulya Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang
  • Putri Syalsa Ramadani
  • Regita Refany
  • Zeira Tryvia
  • Tiffani Zalianti Fitri

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.51022

Keywords:

pemerolehan semantik; psikolinguistik perkembangan; mean length of utterance; tata bahasa fungsional sistemik; komunikasi anak usia dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pola pemerolehan semantik dan antarmuka sintaksis-pragmatik dalam tuturan spontan anak usia empat tahun penutur asli bahasa Indonesia. Studi ini menerapkan desain mixed methods konvergen melalui observasi naturalistik selama satu bulan dengan teknik simak libat cakap. Sepuluh tuturan tervalidasi triangulasi ahli dianalisis secara kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi dan Mean Length of Utterance (MLU), serta dikaji kualitatif melalui kerangka Systemic Functional Grammar. Hasil menunjukkan dominasi kategori agen-tindakan/transitif (30%), diikuti oleh lokatif/spasial dan sosial-pragmatik (masing-masing 20%), dengan nilai MLU mencapai 2,8 morfem per tuturan yang mengindikasikan transisi stabil dari ujaran telegrafis. Analisis fungsional mengungkap aktualisasi simultan metafungsi ideasional, interpersonal, dan tekstual, yang menegaskan kapasitas kognitif anak dalam mengonstruksi jaringan makna terdiferensiasi sesuai konteks interaksi. Disimpulkan bahwa pemerolehan semantik prasekolah merupakan proses konstruktif dan nonlinier yang digerakkan oleh fungsi komunikatif, kematangan kognitif, serta pragmatic scaffolding. Implikasi teoretis temuan ini memperkuat model perkembangan bahasa berbasis fungsi dan interdependensi makna-struktur. Secara praktis, profil semantik yang teridentifikasi dapat diadopsi sebagai biomarker linguistik untuk asesmen dini dan intervensi berbasis konteks, guna mengoptimalkan kompetensi komunikatif anak secara holistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditiawarman, M., Dewirahmadanirwati, D., & Ulya, R. H. (2025). Sociolinguistic insights into youth language phenomena: Patterns and influences in South Jakarta through the lens of# BeritaAkhirPekan podcast. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(1), 707-719.

Afnita, A., Saputra, D., Ulya, R. H., & Efrianto, E. (2021). Character Education as a Means of Second Language Development in Talented Children: A Study of Sociolinguistic. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 13(3), 1696-1704.

Afuri, R., Asriani, P., Afriana, R., & Fatmawati, F. (2023). Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia Dini. Sajak: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Sastra, Bahasa, Dan Pendidikan, 2(2), 185–190.

Aini, L. R., Ulya, R. H., Tressyalina, T., & Noveria, E. (2026). Tuturan Imperatif Guru Bahasa Indonesia pada Pembelajaran Teks Berita di Kelas VII SMP Negeri 1 Lunang. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1), 796-801.

Andriyani, N., Ulya, R. H., & Selviana, A. M. (2024). Resilience of Language Functions as Social Order and Control in Superstitions among the Malay Community in Indonesia. In Pascasarjana ISBI Bandung Conference Series.

Anisawwn, A. W. H., Chandra, A., & Sulianto, J. (2022). Perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun ditinjau dari aspek fonetik dan aspek semantik. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 1–7.

Arianti, N. A., Izzah, R. H. N., & Aulia, A. S. D. (2024). Peran Penting Interaksi Sosial Dalam Pemerolehan Bahasa Pertama Pada Anak Usia Dini. Jurnal PENEROKA, 4(2), 211–222.

Arsaf, N. P., & Juanda, J. (2022). Pemerolehan Sintaksis Anak Usia 7 Tahun 4 Bulan di Benteng Kepulauan Selayar. Jurnal Pelita PAUD, 7(1), 154–162.

Aruwiyantoko, A. (2023). Pengaruh bahasa ibu (b1) terhadap pemerolehan bahasa kedua (B2). Jurnal Ilmiah Multidisipline, 1(7), 441–447.

Downloads

Published

2026-06-12