INTEGRASI NILAI QANA’AH DALAM LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM UNTUK MEREDUKSI FOMO PADA REMAJA PENGGUNA TIKTOK
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.50795Keywords:
FoMO, Qana’ah, Bimbingan Konseling Islam., FoMO, Qana'ah, Islamic Counseling Guidance.Abstract
The Fear of Missing Out (FoMO) phenomenon among adolescent TikTok users is increasing along with the intensity of social media use. FoMO arises from the urge to constantly follow trends, gain social validation, and compare oneself to others, resulting in anxiety, stress, low self-acceptance, and decreased psychological well-being. This study aims to examine the integration of the value of contentment (qana'ah) in Islamic Guidance and Counseling (BKI) services as an effort to reduce FoMO in adolescent TikTok users. The study used a qualitative approach with library research. Data were obtained through a review of various scientific journals, articles, and relevant literature discussing FoMO, TikTok, contentment (qana'ah), and Islamic Guidance and Counseling. Data analysis was conducted using content analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the integration of the value of contentment (qana'ah) in BKI services can be an effective psychospiritual approach to reducing FoMO. The value of contentment, which includes attitudes of gratitude, patience, contentment, and feeling self-sufficient, helps adolescents improve self-control, reduce dependence on social validation, and strengthen mental resilience in the digital era. The qana'ah integration model is implemented through assessment, intervention, and evaluation stages, utilizing strategies of self-reflection, spiritual reframing, and Islamic digital literacy. Thus, the integration of qana'ah in the Islamic Education and Training Center (BKI) contributes to improving adolescents' psychological well-being in a more holistic and sustainable manner.
Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja pengguna TikTok semakin meningkat seiring intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. FoMO muncul akibat dorongan untuk terus mengikuti tren, memperoleh validasi sosial, dan melakukan perbandingan diri dengan orang lain, sehingga berdampak pada kecemasan, stres, rendahnya penerimaan diri, serta menurunnya kesejahteraan psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai qana’ah dalam layanan Bimbingan Konseling Islam (BKI) sebagai upaya mereduksi FoMO pada remaja pengguna TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian berbagai jurnal ilmiah, artikel, dan literatur relevan yang membahas FoMO, TikTok, qana’ah, dan Bimbingan Konseling Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai qana’ah dalam layanan BKI dapat menjadi pendekatan psikospiritual yang efektif untuk mengurangi FoMO. Nilai qana’ah yang meliputi sikap syukur, sabar, ridha, dan merasa cukup mampu membantu remaja meningkatkan kontrol diri, mengurangi ketergantungan terhadap validasi sosial, serta memperkuat resiliensi mental di era digital. Model integrasi qana’ah diterapkan melalui tahapan asesmen, intervensi, dan evaluasi dengan strategi muhasabah, reframing spiritual, dan literasi digital Islami. Dengan demikian, integrasi qana’ah dalam BKI berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis remaja secara lebih holistik dan berkelanjutan.
Downloads
References
Abdurrahman, N., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2023). Hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok dan perilaku konsumtif remaja. JKKP.
https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jkkp/article/view/37707
Adiva Fira Elvandari, & Karimulloh, K. (2025). SOCIAL MEDIA ADDICTION AND DECLINING QANA’AH: ISLAMIC PERSPECTIVE ON SELF-ACCEPTANCE . An-Natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 5(1), 13–23. https://doi.org/10.33474/an-natiq.v5i1.2236
Alfansyah, A., & Hendratmoko, C. (2025). Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Kontrol Diri, dan Pengawasan Orang Tua terhadap Perilaku Kecanduan Penggunaan TikTok pada Remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop, 5(2), 18–23. https://doi.org/10.37304/pandohop.v5i2.18886
Al-Ghazali, Abu Hamid. (2010). Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyah.
Astapala, S. G. (2025). Millennials, FOMO, and the Qur’an: A spiritual response to a modern anxiety. JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES, 14(1), 261-270.
Conte, G., Di Iorio, G., Esposito, D., Romano, S., Panvino, F., Maggi, S., Altomonte, B., Casini, M. P., Ferrara, M., & Terrinoni, A. (2025). Scrolling through adolescence: A systematic review of the impact of TikTok on adolescent mental health. European Child & Adolescent Psychiatry, 34(5), 1511–1527. https://doi.org/10.1007/s00787-024-02581-w
Darmayanti, D. P., Arifin, I., & Inayah, M. (2023). FoMO: Kecemasan Digital di Kalangan Pengguna TikTok. Emik: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial, 6(2), 198–215. https://doi.org/10.46918/emik.v6i2.2041
Faesal, M., et al. (2025). Gaya hidup dan perilaku konsumtif di era social commerce: studi pada pengguna TikTok Shop remaja perempuan. Journal of Education Research.
https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/2886
Firmansyah, A., Putra, A. E., & Ismail, M. (2025). Implementasi Qana’ah dengan FoMO (Fear of Missing Out) di TikTok Shop pada Duta Generasi Berencana UIN Raden Intan Lampung 2024. Spiritualita, 9(2), 161–175. https://doi.org/10.30762/spiritualita.v9i2.2961
Fitriani A., & Purnomo J.T. (2023). BODY IMAGE PADA REMAJA PUTRI YANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL TIKTOK. Jurnal Psikologi Proyeksi, 18(2), https://dx.doi.org/10.30659/jp.18.2.213-225
Fitriani, A., dkk. (2023). Media Sosial dan Kesehatan Mental Remaja: Studi Kasus Pengguna TikTok. Jurnal Psikologi Islam, 10(1), 45-58.
Halik, A. (2020). A counseling service for developing the qona’ah attitude of millennial generation in attaining happiness. Journal of Advanced Guidance and Counseling, 1(2), 82–100. https://doi.org/10.21580/jagc.2020.1.2.5810
Husnita, E., & Alrefi. (2025). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial TikTok dengan Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) pada Remaja di SMAN 1 Indralaya Utara. FOKUS: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 8(5). https://doi.org/10.22460/fokus.v8i5.27807
Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah. (2015). Madarijus Salikin. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Integrasi Cognitive Restructuring dan Nilai Qana’ah Sebagai Strategi Konseling Islam Untuk Mengatasi Fomo Pada Remaja Pengguna Tiktok. (2026). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 7(2), 158-169. https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i2.531
Irawan, D., Mujib, A., & Ubaidillah, U. (2025). Between FOMO and Qana’ah: Ibn Qayyim’s psychospiritual framework for muslim mental health in the digital era. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 22(2), 207-218.
Kesehatan Mental dan FOMO (Fear of Missing Out): Solusi Psikologi Agama (Islam) pada Era Digital. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(02), 165-173. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/711.
Khofifah, R., & Irsyadunnas. (2024). Integration-Interconnection of Qur’an Function with Islamic Counseling Guidance. Journal of Islamic Communication and Counseling, 3(2), 102–111. https://doi.org/10.18196/jicc.v3i2.73
Komparasi Tren FOMO Terhadap Konsep Qana’ah pada Pengguna Media Sosial. (2026). Fatih: Journal of Contemporary Research, 3(1), 125-135. https://doi.org/10.61253/gf958w09.
Lusiana, V. (2023). Hubungan social comparison dengan self-esteem pada remaja pengguna TikTok. KNOWLEDGE.https://jurnalp4i.com/index.php/knowledge/article/view/2705
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mufidah, W., Nursanti, E., & Maknun, L. (2023). Fear of Missing Out (FoMO) pada Remaja Pengguna Instagram. IDEA: Jurnal Psikologi, 7(1), 46–57. https://doi.org/10.32492/idea.v7i1.7105
Muluk, S. T., & Rachmawati, I. (2024). Media sosial TikTok dan identitas diri remaja. Bandung Conference Series.
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSCM/article/view/18774
Nugraha, E. A. R., et al. (2025). TikTok sebagai cermin sosial: eksplorasi hubungan social comparison dan body dissatisfaction. JIWA.
https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/jiwa/article/view/12805
Nurhidayati, S. A., & Riyadi, M. I. (2025). Konsep Qanaah Sebagai Media Terapi Fomo Syndrom Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah. At-Tafasir: Journal of Al-Qur'an Studies and Contextual Tafsir, 2(2), 165-180.
Prasetyo, B. (2022). Efektivitas Konseling Kognitif Perilaku untuk Mereduksi FoMO. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 12(2), 112-125.We Are Social & Meltwater. (2024). Digital 2024: Global Overview Report.
Purwita, K. M. A., et al. (2024). Intensitas penggunaan media sosial dan konformitas: dinamika perilaku konsumtif remaja akhir. JIWA.
https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/jiwa/article/view/11725
Rahmalia, M. N., & Laili, L. (2025). The intensity of using TikTok social media as a mediator of self-esteem and body image in adolescents. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan.
https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/view/36002
Saifuddin, A., & Nisa, L. F. (2025). The influence of qana’ah (contentment) and gratitude towards future anxiety in mahasantri (university students who attend pesantren/Islamic boarding institution). Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 11(1), 20-29.
Saputra, R. H. (2024). Perbedaan perbandingan sosial pada remaja pengguna Instagram dan TikTok. YASIN.https://int.yasin-alsys.org/index.php/yasin/article/view/3593
Sulistiyo U. (2023).Metode Penelitian Kualitatif .Jambi: PT Salim Media Indonesia.
Vadincha, A. L., & Arumi, M. S. (2024). Hubungan antara Self-Control dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Penggunaan Media Sosial TikTok. Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling, 2(3). https://doi.org/10.3287/liberosis.v2i3.3006
Wijayati H. & Rachmawati I. (2024). Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia.
Yulianto, I. A., & Virlia, S. (2023). Pengaruh social comparison dan adiksi TikTok terhadap self-esteem pada remaja. Jurnal Diversita. https://ojs.uma.ac.id/index.php/diversita/article/view/9365
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.