PENDEKATAN INTGRATIF DALAM MENINGKATAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DAN KEBEBASAN BERIBADAH DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT BERKARAKTER (STUDI KASUS DI KECAMATAN MASARAN)
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.50267Keywords:
integrative approach, interfaith harmony, society with characterAbstract
An integrative approach combines the roles of the government, religious leaders, educational institutions, and the community in instilling values of tolerance and mutual respect. Interfaith harmony reflects harmonious relationships between religious communities while respecting differences in beliefs, while a society with character is characterized by tolerance, social awareness, and maintaining unity. This article examines the integrative approach to enhancing interfaith harmony and freedom of worship in Masaran District. Based on interviews and questionnaires, the integrative approach has proven effective in strengthening tolerance, creating a harmonious life, and building a society with character.
Downloads
References
Abdullah, M. (2023). Penguatan moderasi beragama dalam menjaga persatuan masyarakat multikultural. Jurnal Moderasi Beragama, 6(2), 88–97.
Fauzi, A. (2021). Peran pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama di masyarakat multikultural. Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(1), 34–42.
Hidayat, R. (2024). Hubungan sosial masyarakat dalam memperkuat toleransi antarumat beragama. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 8(1), 15–27.
Lestari, D. (2022). Kegiatan sosial bersama sebagai upaya mempererat hubungan antarumat beragama. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 5(3), 55–64.
Nuraini, S. (2022). Kegiatan lintas agama dalam meningkatkan solidaritas sosial masyarakat. Jurnal Kehidupan Sosial, 7(2), 70–81.
Prasetyo, B. (2024). Pendidikan karakter berbasis toleransi dalam membangun masyarakat harmonis. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 20–31.
Putri, D., & Nugroho, R. (2023). Pendekatan integratif dalam membangun toleransi masyarakat. Jurnal Pendidikan Sosial, 7(1), 12–20.
Rahman, A. (2022). Kerukunan umat beragama dalam masyarakat multikultural. Jurnal Sosial Keagamaan, 5(2), 45–56.
Sari, N. (2021). Pembentukan masyarakat berkarakter melalui pendidikan dan lingkungan sosial. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 40–50.
Santoso, E. (2025). Pendekatan integratif berbasis toleransi dalam membangun masyarakat harmonis. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 66–78.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wibowo, T. (2023). Kebebasan beribadah sebagai bentuk toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Jurnal Hak dan Kehidupan Sosial, 4(3), 91–102.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.