DAMPAK KEBIASAAN MEMBACA KONTEN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN GAYA BICARA ANAK KAJIAN TINJAUAN PUSTAKA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.49557Keywords:
social media, children’s speaking style, language, comunicationAbstract
Children's lives are significantly influenced by the development of digital technology, particularly in the areas of language and communication. Children's habit of reading and consuming various types of content available on social media is a growing phenomenon. The purpose of this study is to review the literature on the influence of children's social media reading habits on the development of their speech patterns. The research methodology used is a descriptive qualitative literature review. The study findings indicate that social media has both advantages and disadvantages. Positively, social media can improve vocabulary and language originality. However, there are also drawbacks, such as a tendency to use simpler sentence structures, an overabundance of slang, and the use of informal language. Consequently, parents and teachers play a crucial role in helping children use social media in ways that best support their language development.
Kehidupan anak-anak sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, terutama di bidang bahasa dan komunikasi. Kebiasaan anak-anak membaca dan mengonsumsi berbagai jenis konten yang tersedia di media sosial merupakan salah satu fenomena yang semakin berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau literatur tentang pengaruh kebiasaan membaca media sosial anak-anak terhadap evolusi pola bicara mereka. Metodologi penelitian ini adalah tinjauan literatur kualitatif deskriptif. Temuan studi menunjukkan bahwa media sosial memiliki keuntungan dan kerugian. Secara positif, media sosial dapat meningkatkan kosakata dan orisinalitas bahasa. Namun, ada juga kekurangannya, seperti kecenderungan untuk menggunakan struktur kalimat yang lebih sederhana, pertumbuhan bahasa gaul yang berlebihan, dan penggunaan bahasa yang tidak baku. Akibatnya, orang tua dan guru memainkan peran penting dalam membantu anak-anak menggunakan media sosial dengan cara yang paling mendukung perkembangan bahasa mereka.
Downloads
References
Amalia. (2023). Pengaruh TikTok terhadap Bahasa Komunikasi Remaja. Jurnal Media dan Budaya, 9(4), 120–132.
Arsyad. (2022). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Fauziah. (2024). Perubahan Struktur Bahasa pada Komunikasi Digital. Jurnal Kajian Linguistik, 11(2), 98–109.
Harahap. (2023). Media Sosial sebagai Lingkungan Belajar Bahasa. Jurnal Pendidikan Modern, 8(3), 140–151.
Hasanah. (2021). Perkembangan Bahasa Anak. Malang: Literasi Nusantara.
Hidayat. (2022). Literasi Digital Anak. Jakarta: Prenadamedia Group.
Khairunnisa, G. A., dkk. (2024). Dampak Media Sosial TikTok terhadap Kemampuan Bahasa Anak. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(1), 45–56.
Konferensi Linguistik Nasional. (2022). Bahasa Anak dalam Komunikasi Digital. Prosiding Konferensi Linguistik Nasional, 5(1), 45–53.
Lestari. (2023). Literasi Digital dan Perkembangan Bahasa Anak. Jurnal Edukasi Bahasa, 7(3), 88–97.
Maslihah, M., dkk. (2025). Dampak Media Sosial TikTok terhadap Gaya Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Linguistik Terapan, 14(2), 78–90.
Mulyasa. (2023). Pendidikan Bahasa di Era Digital. Bandung: Rosda Karya.
Muslimin, M., dkk. (2023). Dampak Negatif Media Sosial terhadap Gaya Bahasa. Jurnal Bahasa dan Komunikasi, 10(3), 112–120.
Nasution. (2024). Media Sosial dan Perilaku Komunikasi. Medan: Perdana Publishing.
Naura. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Bahasa. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 101–110.
Naura, N. J. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Bahasa. Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra, 2(1), 101–110.
Ningsih. (2022). Pengaruh Bahasa Informal terhadap Kemampuan Menulis Anak. Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 7(1), 65–77.
Prasetyaningrum, R. (2023). Pengaruh Media Sosial terhadap Gaya Bahasa Remaja. Yogyakarta: Penerbit Cakrawala Ilmu.
Putri. (2022). Pengaruh Konten Digital terhadap Kemampuan Komunikasi Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 15–28.
Rahmawati. (2024). Komunikasi Digital Anak di Era Media Sosial. Jakarta: Kencana.
Ramadhani. (2025). Peran Orang Tua dalam Literasi Digital Anak. Jurnal Pendidikan Sosial, 10(1), 72–85.
Seminar Nasional Bahasa dan Sastra. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Bahasa. Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra, 2(1), 101–110.
Seminar Nasional Pendidikan Digital. (2023). Peran Media Sosial dalam Perkembangan Bahasa Anak. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Digital, 3(2), 88–95.
Siregar. (2024). Media Sosial dan Perubahan Pola Interaksi Anak. Jurnal Komunikasi Modern, 5(2), 55–68.
Slameto. (2021). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Soma, P. A., dkk. (2024). Dampak Media Sosial terhadap Gaya Bahasa Kasar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Perilaku Bahasa, 11(2), 67–79.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suryani. (2022). Psikolinguistik Anak. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tabun, F. C. E., dkk. (2023). Dampak Media Sosial terhadap Pola Perilaku Berbahasa Anak Pra-Remaja. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 9(1), 23–35.
Wahyuni. (2022). Penggunaan Bahasa Gaul di Kalangan Anak Sekolah. Jurnal Linguistik Indonesia, 13(1), 33–44.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.