PERAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KESEHATAN MENTAL SISWA DI SMP AL-FURQON MADRASATUL QUR'AN TEBUIRENG JOMBANG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.49424Keywords:
Islamic Religious Education Learning, Students' Mental HealthAbstract
The mental health crisis among adolescents has become an urgent global concern. The WHO (2023) reports that over 20% of adolescents worldwide experience psychological disorders ranging from anxiety to clinical depression. In Indonesia, data from the Ministry of Health (2022) indicates that approximately 36% of school-age students suffer from mild to moderate health disturbances related to lifestyle and psychosocial pressures. Amid these challenges, Islamic Religious Education (IRE/PAI), with its holistic approach integrating spiritual, moral, and social dimensions, holds strategic potential as a mental health-building instrument, yet remains empirically underexplored. This study aims to: (1) describe IRE learning at SMP Al-Furqan Madrasatul Qur'an Tebuireng Jombang; and (2) analyze the role of IRE learning in building students' mental health through four indicators: managing personal potential, coping with stress, building positive social relationships, and managing emotions while contributing productively. A qualitative case study design was employed, with data gathered through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving the school principal, IRE teachers, counseling teachers, and students. Data analysis followed the Miles and Huberman model, validated through source and technique triangulation. Results reveal that IRE at SMP Al-Furqan operates holistically through experiential learning, supported by a pesantren-based ecosystem that integrates worship habituation, teacher exemplary conduct, and authentic assessment. Its role in mental health is evident across four pathways: developing personal potential through amanah-based guidance; building stress resilience through internalization of patience (sabar), trust in God (tawakkul), and prayer; cultivating positive social bonds through empathy and ukhuwah; and fostering emotional regulation and productive contribution through discipline and self-reflection (muhasabah).
Downloads
References
Fakhriyani, Diana Vidya. (2019). Kesehatan Mental. Pamekasan: Duta Media Publishing.
Ghazali, M. Bahri. (2016). Kesehatan Mental. Bandar Lampung: Harakindo Publishing.
Hamalik, Oemar. (2001). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hardiyanti, Fitria, dkk. (2023). 'Konsep Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD IT Permata Hati Palembang'. Jurnal Manajemen dan Pendidikan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan Kesehatan Remaja Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Khoirudin. (2024). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Lampung: Nafal Publishing.
Langgulung, Hasan. (1992). Teori-Teori Kesehatan Mental. Jakarta: Pustaka Al-Husna.
Luthfiyah, Fitrah, Muhammad. (2017). Metodologi Penelitian; Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas & Studi Kasus. Sukabumi: Jejak Publisher.
Maulidi, Moh. Rois Utomu. (2026). Peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesehatan Mental Siswa di SMP Al-Furqan Madrasatul Qur'an Tebuireng Jombang. Skripsi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang.
Muhaimin. (2002). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Rosdakarya.
Nasarudin. (2024). Studi Kasus dan Multi Situs dalam Pendekatan Kualitatif. Padang: CV. Gita Lentera.
Nugrahani, Farida. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Boks.
Putri, Widya Kusumaning. (2024). Panduan Kesehatan Mental. Surabaya: CV. Garuda Mas Sejahtera.
Rozali, Y. A., Sitasari, N. W., & Lenggogeni, A. (2021). 'Meningkatkan Kesehatan Mental Di Masa Pandemi'. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Santri, Agus. (2020). Media Pembelajaran PAI. Indramayu: CV. Adanu Abimata.
Sarof, Dani Taha. (2024). Peran Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Menjaga Kesehatan Mental di SD Islam Plus Salsabila Al Ihsan Kelas VI. Skripsi tidak diterbitkan.
Sari, Lintang. (2023). Membangun Resiliensi: Cara Mengatasi Rintangan dan Meningkatkan Kesehatan Mental. Surabaya: CV. Garuda Mas Sejahtera.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Umar, Mardan & Ismail, Feiby. (2020). Buku Ajar PAI (Konsep Dasar bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum). Banyumas: CV. Pena Persada.
World Health Organization. (2023). Adolescent Mental Health: Key Facts. Geneva: WHO.
Yusuf, Muri. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media Group.
Zulfa, Lufviana. (2024). Upaya Orang Tua dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Usia Dini di Kampung Sri Rahayu Purwokerto. Skripsi tidak diterbitkan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.