PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU SENI BUDAYA DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TERHADAP HASIL MENGAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Authors

  • Kadar Lumintu Wati SMP Negeri 1 Pekalongan
  • Sutrisni Andayani Universitas Muhammadiyah Metro
  • Marzuki Noor Universitas Muhammadiyah Metro

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.49347

Keywords:

learning outcomes, cultural arts, mismatch, pedagogical competence, professional competence

Abstract

The mismatch between teachers' educational backgrounds and the subjects they teach, particularly in Cultural Arts, has been a persistent issue in East Lampung Regency. This study aims to analyze the influence of pedagogical competence and professional competence of Cultural Arts teachers on student learning outcomes in public junior high schools. A quantitative approach with an explanatory survey method was employed. The population comprised 50 Cultural Arts teachers from six public junior high schools across four districts, and a sample of 35 teachers was selected using simple random sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires (1-4) that had been tested for validity (Pearson product-moment) and reliability (Cronbach's Alpha). Multiple linear regression analysis was conducted after normality, homogeneity, and linearity tests. The results indicate that: (1) pedagogical competence has a positive and significant effect on student learning outcomes (t-count = 3.083 > t-table = 2.037; Sig. = 0.004); (2) professional competence also has a positive and significant effect (t-count = 3.018 > t-table = 2.037; Sig. = 0.003); (3) simultaneously, both variables significantly affect learning outcomes (F-count = 12.581 > F-table = 3.29; Sig. = 0.000) with a coefficient of determination R² = 0.869, meaning that 86.9% of the variation in student learning outcomes is explained by pedagogical and professional competence. This study recommends the placement of teachers according to their academic backgrounds, integrated training programs, clinical supervision, professional learning communities, and partnerships with local artists.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanda, L., et al. (2017). Uji homogenitas dalam penelitian statistik. Jurnal Matematika dan Aplikasi, 5(1), 1-10.

Badri, M. (2020). Peradaban Arab pra-Islam: Tradisi sastra dan seni. Penerbit Al-Mizan.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Longmans, Green and Co.

Dacholfany, M. I. (2018). Pembangunan sumber daya manusia dalam konteks pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(2), 110-128.

Danim, S. (2010). Pengembangan profesi guru. Kencana.

Darnita. (2016). Kompetensi pedagogik guru pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan (SBK) di SD Negeri Dabin IV Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Jurnal Pendidikan Seni, 7(2), 112-128.

Dimyati, M. (2009). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Djazari, M. (2013). Statistik pendidikan. Universitas Negeri Yogyakarta.

Dunggio, R. (2020). Teknik kuesioner dalam penelitian pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(1), 1-15.

Emzir. (2019). Metodologi penelitian pendidikan: Kuantitatif dan kualitatif. Rajawali Pers.

Fathurrohman, P. (2017). Pendidikan Islam dalam perspektif Al-Ghazali. Penerbit Ombak.

Garianto. (2022). Implementasi sistem penjaminan mutu internal di sekolah dasar. Disertasi. Universitas Muhammadiyah Metro.

Garianto, Dacholfany, M. I., & Noor, M. (2023). Pelatihan bahasa Arab berbasis aplikasi digital untuk guru PAUD. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 45-62.

Hidayat, T. (2018). Pendidikan Islam dan pembentukan kepribadian. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 45-62.

Hikmat, A. (2020). Nilai-nilai profetika dalam pendidikan Islam. Jurnal Studi Islam, 11(2), 89-104.

Karim, A. (2018). Sejarah kebudayaan Islam. Penerbit Rajawali.

Kunandar. (2010). Guru profesional: Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan persiapan menghadapi sertifikasi guru. Rajawali Pers.

Leonangung, A. (2017). Kompetensi profesional guru seni budaya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 34-51.

Lubis, R. (2025). Pengaruh kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMP se-Kecamatan Perhentian Raja. Jurnal Manajemen Pendidikan, 19(1), 56-73.

Meliani, S. (2022). Pengaruh kompetensi guru terhadap hasil belajar murid SDN Gugus 2 Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 112-128.

Muis, A., et al. (2018). Uji normalitas data dengan Kolmogorov-Smirnov. Jurnal Statistika, 6(1), 15-25.

Mulyasa, E. (2013). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Remaja Rosdakarya.

Muslim, A. (2021). Komunikasi efektif dalam pembelajaran perspektif Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 9(1), 78-95.

Mutajanidah, N. (2023). Guru mismatch: Tantangan dalam teacher engagement dan strategi pengajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 89-104.

Noor, M. (2023). Pengelolaan pendidikan efektif melalui fungsi manajemen. Jurnal Administrasi Pendidikan, 20(1), 45-62.

Noor, M., & Andayani, S. (2023). Pengelolaan pendidikan berbasis POAC di sekolah Muhammadiyah Lampung. Jurnal Manajemen Pendidikan, 17(2), 112-128.

Nurrohim, A. (2021). Seni dan estetika dalam perspektif Islam. Penerbit Deepublish.

Octavianingrum, D. (2020). Indikator kompetensi pedagogik guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 17(1), 45-62.

Priyatno, D. (2014). SPSS 22: Pengolahan data terpraktis. Penerbit Andi.

Putri, A. (2021). Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran PAI di SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 112-128.

Putri, A. (2025). Kompetensi guru seni budaya alumni pendidikan seni pertunjukan. Jurnal Pendidikan Seni, 10(1), 34-51.

Rahmawati, D. (2022). Motivasi intrinsik sebagai pendorong ketahanan kerja guru. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 89-104.

Riduwan, & Akdon. (2020). Rumus dan data dalam analisis statistika. Alfabeta.

Riduwan, & Sunanto. (2013). Pengantar statistika untuk penelitian pendidikan, sosial, komunikasi, ekonomi, dan bisnis. Alfabeta.

Riono, S. B., et al. (2020). Reliabilitas dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 8(2), 140-155.

Rusman. (2016). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Rajawali Pers.

Sari, N. (2024). Pengaruh kompetensi profesional guru dan budaya organisasi terhadap prestasi belajar siswa di MI Ma'arif Sidoharjo. Jurnal Manajemen Pendidikan, 18(1), 34-51.

Shalih, A. (2019). Kebijakan Nabi Muhammad SAW terhadap seni dan budaya. Penerbit Al-Madani.

Sonia, R. (2024). Tantangan guru mismatch dalam sistem pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 9(1), 56-73.

Sudijono, A. (2005). Pengantar evaluasi pendidikan. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryanegara, A. M. (2017). Api sejarah 1. Penerbit Salamadani.

Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran. Prenadamedia Group.

Sutrisnayanti. (2019). Pengaruh kompetensi guru terhadap hasil belajar peserta didik di MIN 2 Jeneponto. Jurnal Pendidikan Madrasah, 7(1), 56-73.

Syukur, F., et al. (2019). Uji validitas instrumen penelitian dengan korelasi product moment. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(2), 90-105.

Wulujo, & Subijantoro. (2015). Analisis regresi linear berganda dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 4(2), 120-135.

Downloads

Published

2026-06-29