PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN PENGEMBANGAN BERKELANJUTAN OLEH KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU (Studi Kasus Rendahnya Numerasi Peserta Didik SD Negeri di Kecamatan Tulang Bawang Tengah)

Authors

  • Triyani Triyani SD Negeri 40 Tulang Bawang Tengah
  • Siti Nurlaila Universitas Muhammadiyah Metro
  • Marzuki Noor Universitas Muhammadiyah Metro

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.49337

Keywords:

merdeka curriculum, principal leadership, sustainable coaching, teachers' pedagogical competence

Abstract

Rendahnya numerasi peserta didik SD menjadi masalah sistemik yang dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan pembinaan berkelanjutan terhadap kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran numerasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Populasi seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Tulang Bawang Tengah sebanyak 101 orang, dengan sampel 39 guru yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert 1-4 yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji prasyarat normalitas, homogenitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru (t-hitung=2,660 > t-tabel=2,028; Sig.=0,004); (2) Pembinaan berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung=2,233 > t-tabel=2,028; Sig.=0,002); (3) Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru (F-hitung=3,998 > F-tabel=3,26; Sig.=0,002) dengan koefisien determinasi R²=0,918 yang berarti 91,8% variasi kompetensi pedagogik guru dijelaskan oleh kepemimpinan dan pembinaan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan sistem pembinaan berkelanjutan yang terstruktur untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran numerasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Borko, H. (2018). Professional development and teacher learning: Mapping the terrain. Educational Researcher, 33(8), 3–15.

Deswita. (2022). Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 45–58.

Fadli, M., & Rusdinal. (2022). Tantangan kepemimpinan instruksional kepala sekolah di daerah tertinggal. Jurnal Administrasi Pendidikan, 29(1), 77–89.

Fullan, M. (2020). Leading in a culture of change (2nd ed.). Jossey-Bass.

Guskey, T. R. (2002). Does it make a difference? Evaluating professional development. Educational Leadership, 59(6), 45–51.

Kemendikbudristek. (2022). Buku saku tanya jawab Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Mulyati, S., & dkk. (2023). Deep learning dalam pembelajaran numerasi di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 23–36.

Muttaqin, Z. (2021). Kompetensi pedagogik guru dalam kurikulum merdeka. Penerbit Deepublish.

Nurjanah, S., & Darmawan, D. (2021). Kesulitan guru SD dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi pada matematika. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 7(2), 112–125.

Nuryani, E. (2021). Supervisi akademik kepala sekolah untuk peningkatan kompetensi pedagogik. Alfabeta.

OECD. (2023). PISA 2022 results: The state of learning and equity in education. OECD Publishing.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran. (2023). Laporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum 2022. Kemendikbudristek.

Santyasa, I. W. (2020). Pembelajaran deep learning untuk membangun kemampuan berpikir kritis. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 89–104.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-06-28