PELAKSANAAN WORKSHOP HANDMADE SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KREATIVITAS WARGA BINAAN LAPAS KELAS III RANGKASBITUNG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.49174Keywords:
handmade workshop, creativity, inmates, skills development, correctional institutionAbstract
This study aims to describe the implementation of a handmade workshop as an effort to develop the creativity of inmates at the Class III Rangkasbitung Correctional Institution. The study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation involving inmates who participated in the handmade workshop. The results showed that the handmade workshop was implemented through direct practice methods, starting from the introduction of tools and materials to the practice of making handicrafts. This activity was able to increase the active involvement of inmates and develop their creativity through more diverse handicraft products. In addition, the workshop also had a positive impact on inmates’ self-confidence, motivation, and participation in other development activities. Supporting factors included support from the correctional institution and the enthusiasm of the inmates, while the obstacles encountered were limited tools, materials, and implementation time. Therefore, the handmade workshop can serve as an effective skills development program in enhancing the creativity and self-potential of inmates.
Downloads
References
Ahmad muslim. 2017. “implementasi pembelajaran partisipatif melalui focus group discussion dalam meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswaimplementasi pembelajaran partisipatif melalui focus group discussion dalam meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa.” Jurnal paedagogy 4.
Dasar, undang, republik indonesia, and undang-undang dasar. 2022. “terdakwa, dan terpidana yang.” Lembaga pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan (143384).
Doris rahmat, santoso budi nu, widya daniswara. “fungsi lembaga pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan doris.” 3(2): 134–50. Doi:https://doi.org/10.37631/widyapranata.v3i2.423.
Duwi agustina,hamsani, ayu wulandari, ineu sulistiana. 2022. “jurnal abdi insani.” Pemberdayaan warga binaan lembaga pemasyarakatan (lp) perempuan kelas iii pangkalpinang melalui kegiatan kewirausahaan “custom bouqet handicraft" 9(september): 896–905.
Fakhriyani, diana vidya. 2016. “pengembangan kreativitas anak usia dini.” 4(2).
Hanzen bagus setiawan, dewi casmiwati. 2024. “jurnal politik dan pemerintahan daerah vol 6 no 1 tahun 2024 , p 108-117.” Efektivitas program pelatihan berbasis kompetensi di balai latihan kerja, kota surabaya 6(1): 108–17. Doi:https://doi.org/10.36355/jppd.v6i1.142.
Herlina, euis. 2013. “strategi panti asuhan dalam meningkatkan kemandirian warga belajar melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahaan.” Strategi panti asuhan dalam meningkatkan kemandirian warga belajar melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahaan 2(2252): 105–16. Doi:https://doi.org/10.22460/empowerment.v2i2p104-115.603.
Jurnal, hamsani, and abdi insani. 2023. “pengabdian pemberdayaan warga binaan lembaga pemasyarakatan ( lp ) perempuan kelas iii pangkalpinang melalui kegiatan kewirausahaan.”
Nasution, abdul. 2023. Buku metode penelitian kualitatif.
Syaifuddin, ahmad. “pembinaan warga binaan di lembaga pemasyarakatan lamongan melalui keterampilan kerajinan.” Jurnal seni rupa: 127–36.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.