POTRET LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM DI ERA KURIKULUM MERDEKA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.49168Keywords:
literasi numerasi, AKM, Kurikulum Merdeka, matematika SDAbstract
Abstrak literasi numerasi menjadi salah satu kompetensi penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia. Namun, masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berbasis numerasi, terutama soal yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemahaman kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret literasi numerasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal AKM di era Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes numerasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa berada pada kategori sedang. Sebagian siswa mampu memahami informasi dan menentukan strategi penyelesaian masalah, sedangkan sebagian lainnya masih mengalami kesulitan dalam menafsirkan soal kontekstual, menganalisis data, dan menarik kesimpulan secara tepat. Selain itu, kecemasan matematika juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan numerasi siswa. Strategi pembelajaran, kemampuan membaca, motivasi belajar, dan lingkungan kelas turut memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran matematika yang kontekstual, inovatif, dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Kata Kunci : literasi numerasi, AKM, Kurikulum Merdeka, matematika SD
Downloads
References
Agus, P., & Mastika, E. (2018). Kecemasan matematika pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 36–45.
Balt, M., Börnert-Ringleb, M., Orbach, L., & Gabriel, F. C. (2022). Reducing math anxiety in school children: A systematic review of intervention research. Frontiers in Education, 7, 1–15. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.798516
Drajat, et al. (2024). Penurunan kecemasan matematika melalui model pembelajaran: Systematic literature review. Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 596–602.
Fadila, F. N., Zahirah, R. Z., & Fajar, M. (2025). Survei tingkat kecemasan matematika pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 8–20.
Gampu, G. G., & Lumbantobing, W. L. (2025). Strategi guru dalam mengatasi kecemasan matematika (math anxiety) pada siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 395–403.
. (2021). Asesmen nasional: Lembar tanya jawab. Jakarta: Kemendikbudristek.
OECD. (2019). PISA 2018 assessment and analytical framework. Paris: OECD Publishing.
OECD. (2022). PISA 2022 results. Paris: OECD Publishing.
Rawa, N. R., & Yasa, P. W. (2018). Pengaruh efikasi diri terhadap kecemasan matematika pada mahasiswa calon guru. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 3(2), 75–82.
Sani, R. A. (2022). Pembelajaran berorientasi AKM. Jakarta: Bumi Aksara.
Setiawan, A. (2024). Mengatasi kecemasan siswa dalam belajar matematika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 28–35.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Zhang, J., Zhao, N., & Kong, Q. P. (2019). The relationship between math anxiety and math performance: A meta-analytic investigation. Frontiers in Psychology, 10, 1–17. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.01613
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.