PRAANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP STATUS JANDA DI KECAMATAN SIBULUE SUATU KAJIAN PRAGMATIK
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.48513Keywords:
Praanggapan, Pragmatik, Janda, Stigma SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praanggapan masyarakat terhadap status janda di Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone serta faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya praanggapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Penelitian dilaksanakan di Desa Ajangpulu Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone pada bulan Agustus 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki berbagai bentuk praanggapan terhadap status janda, baik yang bersifat positif maupun negatif. Sebagian masyarakat memandang janda sebagai sosok yang kuat dan mandiri, sedangkan sebagian lainnya masih memberikan stigma negatif terhadap janda terutama janda muda. Faktor budaya, lingkungan sosial, pengalaman hidup, dan pemahaman masyarakat menjadi penyebab munculnya praanggapan tersebut.
Downloads
References
Chaer, Abdul. 2010. Pragmatik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: UI Press.
Putrayasa, Ida Bagus. 2015. Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Soerjono Soekanto. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo.
Sugiyono.2010. Metode Penelitian Pendekatan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sumadi Suryabrata. 2001. Metodologi Penelitia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sunyoto Usman. 2004. Sosiologi: Sejarah, Teori, dan Metodologi. Yogyakarta: CIReD.
Weber, Max. 1946. Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Penerjemah: Noorkholis, Tim Penerjemah Promothea).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.