PENDIDIKAN BERBASIS ETIKA: JALAN KELUAR DARI JERATAN HEDONISME GENERASI MUDA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.48239Keywords:
Pendidikan Berbasis Etika, Hedonisme, Pendidikan Karakter, Generasi Muda, Pembentukan MoralAbstract
Generasi muda saat ini menghadapi tantangan moral yang semakin kompleks akibat paparan budaya hedonisme yang diperkuat oleh intensitas penggunaan media sosial dan ekosistem digital. Kecenderungan mengutamakan kesenangan instan berdampak pada melemahnya tanggung jawab sosial, rendahnya etos belajar, dan berkurangnya kepekaan moral peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak hedonisme terhadap perilaku generasi muda, menguraikan pentingnya pendidikan berbasis etika sebagai respons yang sistemik, serta memberikan model implementasi konkret di lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan etika yang dirancang secara sistematis melalui tiga dimensi moral knowing, moral feeling, dan moral action serta didukung oleh keteladanan guru, integrasi kearifan lokal, literasi digital kritis, dan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, terbukti mampu memperkuat disiplin diri dan membentuk karakter peserta didik yang berintegritas. Pendidikan berbasis etika dapat berfungsi sebagai strategi preventif sekaligus korektif dalam menghadapi dampak negatif hedonisme, serta menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi muda yang bertanggung jawab, berempati, dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Downloads
References
Amalia, A., Ramadhani, A. L., Vitacheria, F. G., & Azizah, I. (2024). Pendidikan karakter dan teknologi: Pengaruh penggunaan media sosial terhadap pembentukan karakter remaja. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 32–39. https://doi.org/10.58706/jipp.v3n1.p32-39
Andrianto, A., Sumiarti, S., Nofitayanti, N., & Hidayatullah, R. (2022). Pembentukan karakter berbasis pendidikan pesantren: Studi tentang ragam nilai dan metode pembelajaran. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 176–190. https://doi.org/10.53802/fitrah.v3i2.156.
APJII. (2024). Laporan survei penetrasi internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang
Aslan, A., & Shiong, P. K. (2023). Learning in the digital age full of hedonistic cultural values among elementary school students. Bulletin of Pedagogical Research, 3(2), 94–102. https://doi.org/10.51278/bpr.v3i2.515.
Guo, S., & Cheung, C.-K. (2023). Social media and adolescents’ well-being. Healthcare, 11(16), 2297. https://doi.org/10.3390/healthcare11162297.
Hidayat, M., Rozak, R. W. A., Hakam, K. A., Kembara, M. D., & Parhan, M. (2022). Character education in Indonesia: How is it internalized and implemented in virtual learning? Cakrawala Pendidikan, 41(1), 186–198. https://doi.org/10.21831/cp.v41i1.45920.
Irsyadiah, N., Sulaeman, M., Marlina, Y., & Siregar, M. (2024). Strengthening local culture-based character education. EDUTEC: Journal of Education and Technology, 7(3), 383–393. https://doi.org/10.29062/edu.v7i3.849.
Jennyya, V., Pratiknjo, M. H., & Rumampuk, S. (2021). Gaya hidup hedonisme di kalangan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi. HOLISTIK: Journal of Social and Culture, 14(3), 1–16. https://doi.org/10.35796/jsh.v14i3.34482.
KBBI Online. (n.d.). Hedonisme. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diakses dari https://kbbi.web.id/hedonisme
Latif, M. A., Amir, R., Marzuki, K., Gaffar, F., & Nurhayati, S. (2023). Kolaborasi strategis lembaga PAUD dan orang tua di era digital melalui program parenting. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3045–3058. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4485
McLoughlin, S., & Kristjánsson, K. (2024). Virtues as protective factors for adolescent mental health. Journal of Research on Adolescence, 34(3), 783–800. https://doi.org/10.1111/jora.13004.
Nazarudin, H., & Widiastuti, T. (2022). Gaya hidup hedonisme dan perilaku konsumtif remaja putri Kota Kupang. Jurnal Ilmiah Aset, 24(1), 29–35. https://doi.org/10.37470/1.24.1.198.
Prajabti, A., Dac Kien, X. H., & Ridho, M. R. (2022). Hedonism in the young generation: The challenge of Pancasila moral education. Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran, 4(2), 141–158. https://doi.org/10.15294/panjar.v4i2.55040.
Purwati, P., Japar, M., Qomariyah, L., & Tentama, F. (2024). Moral knowing, moral feeling, and moral action in reflecting moral development of students in junior high school. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(3), 1602–1609. https://doi.org/10.11591/ijere.v13i3.25499.
Putrayasa, I. M., Suwindia, I. G., & Winangun, I. M. A. (2024). Transformasi literasi di era digital: Tantangan dan peluang untuk generasi muda. Education and Social Sciences Review, 5(2), 156–165. https://doi.org/10.29210/07essr501400
Sagala, K., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1006
Sakban, A., & Sundawa, D. (2023). Character education: Direction and priority for national character development in Indonesia. Jurnal Kependidikan, 9(3), 794–807. https://doi.org/10.33394/jk.v9i3.7843.
Sislan, M., Maulana, G. A., & Wati, F. K. (2022). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter siswa. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 7(2), 183–192. https://doi.org/10.25217/jf.v7i2.6018
Sukirno, S., Juliati, J., & Sahudra, T. M. (2023). The implementation of character education as an effort to realise the profile of Pancasila students based on local wisdom. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 15(1), 1127–1135. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i1.2471.
Tian, X., & Tang, Y. (2025). The long-term impact of moral education on college students’ psychological well-being: A longitudinal study. Behavioral Sciences, 15(2), 217. https://doi.org/10.3390/bs15020217.
Wulandari, D. K., & Putri, K. Y. S. (2023). Contemporary hedonism: An exploration of consumer lifestyles and pleasure in global culture. International Journal of Social Sciences & Humanities, 8(2), 179–187. https://doi.org/10.58885/ijssh.v08i2.179.dw
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.