IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN DIFERENSIAL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS ADHYAKSA 1 KOTA JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.48030Keywords:
differentiated learning, Islamic Religious Education, learning interest, students, learning implementationAbstract
This study aims to analyze the implementation of differentiated learning methods in Islamic Religious Education subjects to improve students’ learning interest at Adhyaksa 1 Senior High School, Jambi City. The research was conducted based on the phenomenon that differentiated learning had not been optimally implemented, resulting in students showing low enthusiasm and limited participation in the learning process. The objective of this study is to identify the implementation process, supporting and inhibiting factors, and the impact of differentiated learning on students’ learning interest. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and students at Adhyaksa 1 Senior High School, Jambi City. The findings revealed that differentiated learning could increase students’ learning interest through varied learning models, diagnostic assessments, group-based learning activities, and presentations adjusted to students’ learning styles and interests. Supporting factors included adequate learning facilities, teacher professionalism, and the use of technology-based media such as projectors and gadgets. Meanwhile, inhibiting factors consisted of limited facilities, monotonous teaching methods, students’ lack of understanding of differentiated learning, and teachers’ limited technological competence. Therefore, the implementation of differentiated learning contributes positively to creating a more active, engaging, and student-centered learning environment in Islamic Religious Education classes.
Downloads
References
Achru, A. (2019). Pengembangan minat belajar dalam pembelajaran. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(2), 205–215. https://doi.org/10.24252/idaarah.v3i2.10012
Aditia, A. M. (2017). Pengaruh penggunaan internet sebagai media belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa jurusan administrasi niaga Politeknik Negeri Jakarta. Jurnal Epigram, 14(1), 11–20.
Akrim. (2022). Strategi peningkatan daya minat belajar siswa (Belajar PAI mencetak karakter siswa). Medan: Aksaqila Jabfung.
Ardiansah, F. (2018). Pengaruh penggunaan media video terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas XI pada pelajaran PAI di SMA YPI Tunas Bangsa Palembang. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 56–70.
Derici, R. M., & Susanti, R. (2023). Analisis gaya belajar peserta didik guna menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas X SMA Negeri 10 Palembang. Research and Development Journal of Education, 9(1), 414–420.
Darianto, W. (2022). Analisis minat masyarakat memilih pendidikan di SD Ar-Rahman (Skripsi Doktoral). IAIN Kediri, Kediri.
Effendi, E. U., & Praja, J. S. (2013). Pengantar psikologi. Bandung: Angkasa.
Estari, A. W. (2020). Pentingnya memahami karakteristik peserta didik dalam proses pembelajaran. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 3(3), 1439–1444.
Friantini, R. N., & Winata, R. (2019). Analisis minat belajar pada pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 4(1), 6–11.
Gusteti, M. U., & Neviyarni. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran matematika di Kurikulum Merdeka. Jurnal Lebesgue: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika, 3(3), 636–646.
Hanun, S. F., Rahman, Y., & Husnita. (2023). Penerapan metode project based learning untuk meningkatkan minat belajar PAI siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 97–106.
Janah, M., & Darmawan, M. F. (2024). Implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran aqidah akhlak di kelas VII MTs Negeri 10 Jombang. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 25–34.
Maharani, M. S., Aulia, A., Karimullah, & Rohman, F. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik mata pelajaran PAI di SMA Negeri 3 Sidoarjo. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 11(3), 300–310.
Maulana, A., Rasyid, A., Hasibuan, F. H., Siahaan, A., & Amiruddin. (2023). Upaya guru PAI melakukan refleksi pembelajaran diferensiasi dalam kurikulum belajar mandiri. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Society, 3(1), 203–212.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhdi, Suraijiah, Ihsan, M. A. N., & Emroni. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN Kota Banjarmasin. DARRIS: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 85–103.
Muliani, R. D. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar peserta didik. Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 133–139.
Pradina, Q., Faiz, A., & Yuningsih, D. (2021). Peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa di MI Nihayatul Amal Gunungsari Cirebon. Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4118–4125.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, A. (2022). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. El-Banat: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 12(2), 120–132.
Syah, M. (2013). Psikologi belajar. Jakarta: Rajawali Press.
Waruwu, E. A. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Kota Gunungsitoli (Skripsi). UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Padangsidimpuan.
Zebua, E., & Harefa, A. T. (2022). Penerapan model blended learning dalam meningkatkan minat belajar siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 251–262.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.