LABORATORIUM DEMOKRASI: KONTRIBUSI STRATEGIS PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENGUATKAN KARAKTER DEMOKRATIS PESERTA DIDIK

Authors

  • Masna Bonita Hutabarat Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadang Sundawa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Supriyono Supriyono Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.48014

Keywords:

democratic character, democratic learning, junior high school students pancasila education, teacher competence

Abstract

This study aims to analyze the influence of teacher competence on strengthening the democratic character of eighth-grade students in Pancasila Education learning. Using a quantitative approach involving 74 eighth-grade students. Data collection was carried out through questionnaires, structured interviews and observations. Data analysis of this study used the help of the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). The results of the study indicate that the role of Pancasila Education teachers of eighth grade at SMPN 29 Bandung has been running optimally. In addition, the results of calculations using SPSS show that there is a positive correlation coefficient value and is in the range of the category of quite significant or moderate (0.40 <KK ≤ 0.70), which means that there is a significant positive relationship between the Role of Pancasila Education Teachers (X) and the strengthening of Students' Democratic Character (Y). The implications of this study emphasize the importance of Pancasila Education teachers to continue to improve their competence and implement more varied, participatory, and contextual learning strategies in accordance with the spirit of the Independent Curriculum. The limitations of this study lie in the involvement of the research population, which is only focused on one class.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, R. F., Pitoewas, B., & Adha, M. M. (2015). Peran guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa. Jurnal Kultur Demokrasi, 3(4). http://unila.ac.id

Arfan. (2025). Paradoks Ruang Kelas: Saat Kebisingan Menutupi Kekosongan Nalar. [Online]. Diakses dari https://www.iainpare.ac.id/blog/opini-5/paradoks-ruang-kelas-saat-kebisingan-menutupi-kekosongan-nalar-4678

Arzy, M. D., Marasabessy, K. N. P., Salsabila, G., Attaya, K., Nuralyza, I., Nugrahani, B. D., & Dalila, V. F. (2025). Urgensi pendidikan Pancasila untuk mencegah radikalisme. Journal of Social and Education, 2(1), 96-105. https://doi.org

Asis, A., Sanu, L. O., & Jabar, A. (2025). Analisis faktor kurangnya partisipasi aktif siswa terhadap hasil belajar PPKn di SMK Negeri 2 Kolaka. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15432-15441. https://doi.org

Budimansyah dkk. (2022). STUDI KEWARGANEGARAAN Konsep, Teori, dan Kerangka Psiko-Pedagogik. Bandung: CV Jendela Hasanah.

Dianti, P. (2014). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk mengembangkan karakter siswa. JPIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial), 23(1), 58-68. https://doi.org

Endriyanih. (2025, September 5). Fenomena silent dropout: Siswa masih duduk di kelas, tapi jiwanya sudah pergi. Kumparan. https://kumparan.com

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 2626/B/HK.04.01/2023 tentang Model Kompetensi Guru. Kemendikbudristek.

Liklikwatil, N., Nazmi, R., Sepriano, S., & Nurcahyani, D. (2023). Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Jambi: PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Maryam, S., dkk. (2022). Implementasi nilai-nilai demokrasi pada mata pelajaran PKn dalam pembentukan karakter demokratis siswa kelas 8 di SMP Negeri 11 Madiun. Jurnal Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA), 1(1), 538-546. http://unipma.ac.id

Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter religius. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Octavia, E., & Rube’i, M. A. (2017). Penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila untuk membentuk mahasiswa prodi PPKn menjadi warga negara yang baik dan cerdas. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 4(1), 111-124. https://doi.org

PERMENDIKBUDRISET. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2024 tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Prabowo, N. (2023). Urgensi pendidikan demokrasi dalam peningkatan partisipasi masyarakat. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 865-871. https://doi.org

Prakoso, Y. A., & Wijaya, R. (2022). Kompetensi guru PPKn dalam mengembangkan karakter disiplin dan sopan santun. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 10(2), 459-475. https://doi.org

Rukmini, B. S. (2021). Implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Dewantara: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan, 7(1), 40-47. https://doi.org

Sabir, A., & Hakiki, M. (2020). Upaya peningkatan kompetensi profesional guru PKn di SMA Negeri 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI), 1(2), 62-69. https://doi.org

Setiawan, P., & Haryati, T. (2024). Penerapan Wordwall dalam pembelajaran interaktif mata pelajaran PPKN di SMP Negeri 6 Semarang. Jurnal Kewarganegaraan, 8(1), 359-365. https://doi.org

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: ALFABETA.

Widiyanto, D. (2023). Pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana pendidikan demokrasi. Jurnal Pendidikan, 32(1), 1-10. https://doi.org

Downloads

Published

2026-07-16