STRATEGI GURU PKN DALAM MENANAMKAN NILAI ANTI BULLYING PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 PALAKKA

Authors

  • Ulva Universitas Muhammadiyah Bone
  • Marwah Universitas Muhammadiyah Bone
  • Rasid Ridha Universitas Muhammadiyah Bone

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.48012

Keywords:

Teacher strategies, Civic Education, Anti-bullying values, Junior High School students

Abstract

This study aims to analyze the strategies employed by Civic Education (PKn) teachers in instilling anti-bullying values among seventh-grade students of class VII C at SMP Negeri 3 Palakka. Bullying remains a recurring issue in school environments and negatively affects students’ character development and psychological well-being; therefore, the role of Civic Education teachers is essential in fostering moral, social, and humanitarian values to create a safe and respectful learning atmosphere. This research applied a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and students directly. Data analysis was conducted in depth to describe the instructional strategies implemented in promoting anti-bullying values. The findings indicate that Civic Education teachers applied contextual learning strategies by integrating anti-bullying content into relevant learning topics, utilizing discussion and case study methods to enhance students’ critical awareness, and building positive emotional relationships to establish an open and inclusive classroom climate. In addition, teachers demonstrated positive behavior as role models through daily interactions at school. These strategies were proven to improve students’ understanding, empathy, and social responsibility in preventing bullying behavior. The study concludes that Civic Education learning strategies contribute not only to students’ cognitive development but also to affective and psychomotor domains in shaping anti-bullying character.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M N. (2018). Delapan Provinsi dengan Angka Kekerasan Pendidikan Tertinggi. Asy ‘ari, H., & Dahlia, L (2015). School Bullying pada Siswa SMP AI Fajar Ciputat Tangerang Selatan Banten. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undikssha, 9(2)

Amiruddin. (2013). Peranan Guru PPKn terhadap Pembentukan Moral Siswa di SMP Negeri 10 Palu. EDU CIVIC, 1(1).

Astuti, E., & Andriani, S. (2021). Intensitas Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Perilaku Imitasi Remaja. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(2), 100 134– 142.

Ahmad Baliyo Eko Prasetyo. 2011. Bullying di Sekolah dan Dampak Bagi Masa Depan Anak. Jurnal Pendidikan Islam El-Tarbani. Vol. 4, No. 1.

Asrori, M. (2008). Psikologi Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima. Alihar, F. (2018). Peranan Guru PPKn Dalam Menangani Perilaku Bullying. 39– 37, 66. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2019). Jumlah Kekerasan berdasarkan Jenis Kekerasan yang Dialami oleh Anak (Usia 0-18 Tahun) Korban Kekerasan di Provinsi Jawa Tengah, 2019.

Bertens, K. 2007. Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.

Darmayanti, K. K. H., Kurniawati, F., & Situmorang, D. D. B. (2019). Bullying di sekolah: Pengertian, dampak, pembagian dan cara menanggulanginya. PEDAGOGIA, 17(1), 55-66. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, Andas Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1998), h. 667.

Fauzi, Fadil Yudia, Arianto, Ismail, Solihatin. (2019). Jurnal Al-Ibrah,. Volume VIII Nomor 01 Maret 2019. Etin, peran guru.

Fauzi, F. Y., Arianto, I.,& Solihatin, E. (2013). Peran Guru Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Upaya Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal PPKn 97 Universitas Muhammadiyah Bone UNJ Online, 1-15 Guru, 2016, pada KBBI Edisi VI Daring, diakses Tanggal 07 Desember 2023).

Herawati, N., & Deharnita. (2019). Gambaran Faktor-faktor Penyebab Taerjadinya Perilaku Bullying pada Anak. Jurnal Keperawatan, 15(1). Hamid, A. (2017). Guru Profesional. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman Dan Kemasyarakatan, 17(2), 274–285.

Herawati, N., & Deharnita. (2019). Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perilaku Bullying pada Anak. NERS: Jurnal Keperawatan, 15(1), 60–66. Hidayat Dkk, Ilmu Dan Aplikasi Pendidikan, (Bandung: Imtima, 2007), 43.

Ikhtiarti, E., Rohman, Adha, M. M., & Yanzi, H. (2019). Membangun Generasi Muda Smart and Good Citizenship melalui Pembelajaran PPKn Menghadapi Tantanga Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP.

Junalia, E., & Malkis, Y. (2022). Edukasi Upaya Pencegahan Bullying Pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama Tirtayasa Jakarta. Journal Community Service of Health Science, 1(3), 15–20 Kartawisastra, H.U. 1980. Strategi Klasifikasi Nilai. Jakarta: P3G. Depdikbud.

Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta. Muhajir, Soenarjati. 1989. Dasar dan Konsep Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Laboratorium Jurusan PMP dan KN. Notonagoro. (2010). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung:

Alfabet. Nigrum. (2017). Pengaruh Penggunaan Metode Berbasis Pemecahan masalah (Problem Solving) Terhadap Hasil Belajar Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X Semester Genap Man 1 Metro Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Promosi, 5(1), 145-51. (Diakses Pada 20 April 2023.)

Nuruni Kustini, Experiental Marketing, Emotional Branding, and Brand, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol.7 (1).(2011), diakses pukul 21.00 Olweus, D (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Oxford: Blackwell. Universitas Muhammadiyah Bone| 98

Perdana, D. R., & Adha, M. M. (2020). Implementasi Blended Learning untuk Penguatan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Citizenship Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 8(2).

Rahayu, B. A., & Permana, I. (2019). Bullying di Sekolah : Kurangnya Empati Pelaku Bullying dan Pencegahan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3), 237.

Rigby, K. (2007). Bullying in schools and what to do about it. Acer Press.

Roestiyah, N. K. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Syaiful Bahri Djamarah, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2006), hlm. 5-6

Tyas, S. P., & Mawardi, M. (2016). Keefektifan Model Pembelajaran Value Clarification Technique Dalam Mengembangkan Sikap Siswa. Satya Widya, 32(2), 103–116.

Ulfah, W. V., Mahmudah, S., & Ambarwati, R. M. (2017). Fenomena schoo bullying yang tak berujung. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(2), 93–100.

Zakiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 324–330.

Downloads

Published

2026-05-14