IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM THE SEVEN HABITS DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA PERADABAN BOARDING SCHOOL KOTA SERANG TAHUN 2025/2026
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.47706Keywords:
Character Education, The Seven Habits, History Learning, Inclusive Schools, Boarding Schools.Abstract
ABSTRACT
This study aims to describe the implementation of character education through The Seven Habits program in history learning at SMA Peradaban Boarding School, Serang City, for the 2025/2026 academic year. This research is motivated by the importance of strengthening character education amidst increasingly complex developments, especially in the educational environment. History learning not only functions as a means of delivering academic material, but also has an important role in shaping the attitudes, morals, and character of students. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, documentation, and data triangulation. Research informants consisted of the principal, history teachers, and students. The results of the study indicate that the implementation of The Seven Habits program in history learning has been running well through the habituation of discipline, responsibility, cooperation, leadership, and critical thinking skills in students. This program is implemented both in the classroom learning process and in daily school activities. Supporting factors for program implementation include the boarding school-based and inclusive school environment, teacher support, and a positive school culture. Meanwhile, obstacles identified included differences in student character, varying levels of discipline, and the need for consistency in character building. Therefore, The Seven Habits program is considered to have a positive influence on character development in students learning history.
Downloads
References
Abdi, M. (2021). Integrasi Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Berbasis Boarding School di Indonesia. El Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 3(2), 257-276.
Aman. (2011). Model dan Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Amelia, C. A. (2014). Peranan Pembelajaran Sejarah Dalam Penanaman Sikap Nasionalisme Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pecangaan. Indonesian Journal of History Education, 3(2), 47–54.
Covey, Stephen R. (1997). The 7 Habits of Higly Effective People (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif. Jakarta: Binarupa Aksara.
Covey, Stephen R. (2001). The 7 Habits of Higly Effective Teens (7 Kebiasaan Remaja yang Sangat Efektif). Jakarta: Binarupa Aksara.
Covey, Stephen R. (2002). Living the 7 Habits (Menerapkan 7 kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari). Jakarta: Binarupa Aksara.
Covey, Stephen R. (2009). The Leader in Me (Kisah Sukses Sekolah dan Pendidik Mengambil Potensi Terbesar Setiap Anak). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Faisal, S. (1990). Penelitian Kualitatif, Dasar-Dasar dan Aplikasi. Malang: IKIP Malang.
Hasan, S. H. (1997). “Kurikulum dan Buku Teks Sejarah” dalam Kongres Nasional Sejarah Tahun 1996: Sub Tema Perkembangan Teori dan Metodologi dan Orientasi Pendidikan Sejarah. Jakarta: Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah Indonesia: Isu dalam Ide dan Pembelajaran. Bandung: Rizqi Press.
Hartati, U. (2016). Museum Lampung Sebagai Media Pembelajaran Sejarah. Jurnal HISTORIA 4(1).
Kemendiknas. (2014). Pendidikan Karakter Bangsa. Dalam link (perpustakaan.kemendiknas.go.id.)
Kochhar, S. K. (2008). Teaching Of History: Pembelajaran Sejarah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Koesoema, D. (2010). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak Zaman Global. Jakarta: Grafindo.
Lickona, T. (1991). Educating For Character: Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility (Paperback ed). Bantam Books.
Lickona, T. (2008). Pendidikan Karakter: Panduan Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Bandung: Nusa Media.
Lickona, T. (2012). Education For Character: Mendidik Untuk Membentuk Karakter. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Light, G., & Roy C., & Susanna C. (2009). Learning and Teaching In Higher Education. London: Sage Publications.
Moleong, Lexy J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mujiyati, N., & Sumiyatun. (2016). Kontruksi Pembelajaran Sejarah Melalui Problem Based Learning (PBL). Jurnal HISTORIA (4)2, 81-90.
Mulyasa, H. E. (2019). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Nugroho, E. (2023). "Dampak Pendekatan Digital pada Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah SMA". Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(1), 45-60.
Nurul Aulia, F., Robiansyah, F., & Suprianto, O. (2025). Implementasi Prinsip The Seven Habits Dalam Membina Karakter Siswa di Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 15(3), 226–239.
Permendikbud No. 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).
Rosdiani. (2014). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Rozi, F. (2012). Model Pendidikan Karakter dan Moralitas Siswa di Sekolah Islam Modern: Studi pada SMP Pondok Pesantren Selamat Kendal. Semarang: IAIN Walisongo.
Samani, M., & Hariyanto. (2014). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Selviana, A. (2025). Pemanfaatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran IPS Materi Sejarah sebagai Upaya Mengatasi Krisis Moral Siswa Kelas IX di SMP Negeri 2 Timang Gajah. TOGA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2(3), 87-92.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Suyono., & Hariyanto. (2014). Implementasi Belajar & Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Syarbini, A. (2012). Buku Pintar Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Karakter Anak di Sekolah, Madrasah, dan Rumah. Jakarta: ASA Prima Pustaka.
Thobroni, M., & Arif M. (2013). Belajar dan Pembelajaran: Pengembangan Wacana dan Praktik Pembelajaran dalam Pembangunan Nasional. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.
Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Widya, I. Gde. (1989). Dasar-dasar Pengembangan Strategi Serta Metode Pengajaran Sejarah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Tenaga Kependidikan.
Wiyani, Novan Ardy. (2013). Membumikan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar: Konsep, Praktik, dan Strategi. Jakarta: Ar-Ruzz Media.
Wysong, S., & Maellaro, R. (2013). An empirical examination of mega-event volunteer satisfaction and the introduction of the Volunteer Selection Improvement Process (VSIP) Model. The International Journal of Sport and Society, 3(2), 124–136.
Yaumi, M., & M. Hum. (2013). Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri.
Yuliantari. (2014). Mata Pelajaran IPS Kompetensi Dasar Sejarah (Studi Kasus: SMP Kartika Nasional Plus Surabaya Kelas VIII Semester 1). Jurnal Pendidikan Sejarah (2)1.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya Dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Zubaedi., & Endang Kartikowati. (2020). Pola Pembelajaran 9 Pilar Karakter Pada Anak Usia Dini dan Dimensi-Dimensinya. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.