Mencintai untuk Belajar Mendalam: Kajian Pustaka Integratif tentang Konvergensi Love-Based Pedagogy dan Deep Learning sebagai Kerangka Kurikulum Holistik

Authors

  • Dila Deviana Putri UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Iis Arifudin UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Muhammad Zaenal Masykur UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Ahmad Choirul Huda UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Hikmaturohim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Fauziyah Najib UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.47695

Keywords:

Love-Based Pedagogy, Deep Learning, Holistic Curriculum, Integrative Review, Ethics of Care

Abstract

ABSTRAK

Sistem pendidikan kontemporer seringkali menekankan metrik kinerja kognitif sambil mengabaikan dimensi emosional dan relasional dalam pembelajaran. Ketidakseimbangan ini berkontribusi pada hasil pembelajaran yang dangkal dan menurunnya kesejahteraan siswa. Tinjauan literatur integratif ini mengkaji konvergensi antara Pedagogi Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam sebagai kerangka kerja komprehensif untuk pengembangan kurikulum holistik. Studi ini menggunakan analisis sistematis terhadap artikel, buku, dan laporan pendidikan yang telah ditinjau oleh rekan sejawat yang diterbitkan antara tahun 2014-2024 dari basis data termasuk Scopus, ERIC, Google Scholar, dan Sinta. Temuan menunjukkan bahwa Pedagogi Berbasis Cinta, yang berlandaskan etika kepedulian dan pedagogi relasional, menciptakan keamanan psikologis yang diperlukan agar Pembelajaran Mendalam dapat berkembang. Konvergensi tersebut terwujud melalui tiga dimensi: keamanan emosional yang memungkinkan pengambilan risiko kognitif, hubungan yang bermakna yang mendorong motivasi intrinsik, dan lingkungan yang penuh perhatian yang mendukung refleksi metakognitif. Makalah ini mengusulkan kerangka kurikulum terintegrasi yang menyelaraskan domain afektif dan kognitif, menunjukkan bahwa cinta dalam pendidikan bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan ketelitian akademis, melainkan fondasi esensialnya. Implikasi bagi pendidikan guru, desain kurikulum, dan kebijakan pendidikan dibahas.

Kata kunci: Pedagogi Berbasis Cinta, Pembelajaran Mendalam, Kurikulum Holistik, Tinjauan Integratif, Etika Kepedulian

ABSTRAK

Sistem pendidikan kontemporer sering kali menekankan metrik kinerja kognitif sambil mengabaikan dimensi pembelajaran emosional dan relasional. Keseluruhan ini berkontribusi pada hasil pembelajaran yang dangkal dan menurunnya kesejahteraan siswa. Kajian perpustakaan integratif ini meneliti konvergensi antara Pedagogi Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam sebagai kerangka komprehensif untuk pengembangan kurikulum holistik. Penelitian ini menggunakan analisis sistematis terhadap artikel peer-review, buku, dan laporan pendidikan yang diterbitkan antara 2014-2024 dari database termasuk Scopus, ERIC, Google Scholar, dan Sinta. Temuan mengungkapkan bahwa Pedagogi Berbasis Cinta, yang diterapkan pada etika kepedulian dan pedagogi relasional, menciptakan keamanan psikologis yang diperlukan bagi Deep Learning untuk berkembang. Konvergensi termanifestasi melalui tiga dimensi: keamanan emosional yang memungkinkan pengambilan risiko kognitif, hubungan bermakna yang mendorong motivasi intrinsik, dan lingkungan yang peduli yang mendukung refleksi metakognitif. Makalah ini mengusulkan kerangka kurikulum terintegrasi yang mengharmonisasikan domain afektif dan kognitif, menyarankan bahwa cinta dalam pendidikan tidak bertentangan dengan ketelitian akademik kecuali fondasi esensialnya. Implikasi untuk guru pendidikan, desain kurikulum, dan kebijakan pendidikan dibahas.

Kata Kunci: Pedagogi Berbasis Cinta, Pembelajaran Mendalam, Kurikulum Holistik, Kajian Integratif, Etika Kepedulian

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku :

Agustin, M, & Syaodih. (2008). Bimbingan konseling untuk anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Buckingham: Society for Research into Higher Education and Open University Press.

Brabender, V., & Fallon, A. (2009). Group development in practice: guidance for clinicians and researchers on stages and dynamics of change. Washington, DC: American Psychological Association.

Dweck, C. S. (2016). Mindset: The new psychology of success. New York: Ballantine Books.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find deep learning. London: Pearson.

Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. London: Routledge.

Noddings, N. (2005). The challenge to care in schools: An alternative approach to education (2nd ed.). New York: Teachers College Press.

Palmer, P. J. (2017). The courage to teach: Exploring the inner landscape of a teacher's life (20th anniversary ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Artikel in Press :

Lyznicki, J. M., Young, D. C., Riggs, J. A., Davis, R. M., & Dickinson, B. D. (2001). Obesity: Assessment and management in primary care. American Family Physician, 63(11), 2185-2196.

Jurnal :

Fariq, A. (2011). Perkembangan dunia konseling memasuki era grobalisasi. Pedagogi, II(Nov 2011), 255-262.

Hodgson, J., & Weil, J. (2011). Commentary: how individual and profession-level factors influence discussion of disability in prenatal genetic counseling. Journal of Genetic Counseling, 20(1), 1-3.

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I–Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46(1), 4-11.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2024). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. New York: Guilford Publications.

Saphier, J., & King, M. (2020). The skills of teaching: Building a culture of thinking. Educational Leadership, 78(3), 45-51.

Downloads

Published

2026-05-18