IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 2 SDN 2 KETANDAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.47571Keywords:
collaborative learning, muthala’ah, drama textsAbstract
The reading ability of 2nd grade students of SDN 2 Ketandan is still relatively low, characterized by the habit of spelling letter by letter, the inability to understand the meaning of reading, and the dominance of conventional learning methods that are mechanistic and less student-centered. This condition encourages the need to implement a more innovative learning approach, one of which is the Deep Learning approach which has been echoed since the inauguration of the Minister of Primary and Secondary Education in the 2024-2029 Merah Putih Cabinet. This study examines the implementation of the Deep Learning approach in reading learning in Indonesian language subjects in grade 2 SDN 2 Ketandan for the 2025/2026 Academic Year. The theoretical studies used include the concept of Deep Learning as a pedagogical approach with three main principles of mindful learning, meaningful learning, and joyful learning based on Vygotsky's theory of constructivism, as well as the theory of initial reading ability including indicators of pronunciation, fluency, intonation, and expression. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out through structured observation, in-depth interviews with 2nd grade educators and six students as representatives of 22 students, poetry reading ability tests, and documentation. The validity of the data was tested using triangulation of sources and techniques, while data analysis referred to the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results show that the implementation of Deep Learning has been carried out systematically through four learning phases: planning, exploration, application, and reflection. The three principles of Deep Learning are integrated in each phase, making the learning process more active, meaningful, and fun. The application of this approach has been proven to be able to improve students' initial reading skills, especially in reading poetry, by encouraging critical thinking involvement, collaboration, and contextual understanding. Thus, the Deep Learning approach is effectively applied to reading learning in elementary elementary grades, although it still requires further development for more optimal outcomes.
Downloads
References
Abdullah, A., & Yahya, S. (2025). Kajian Pemanfaatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Pada Lembaga Pelatihan.
Agus Mulyanto, N. S. (2025). Peningkatan Kualitas Belajar Melalui Kepemimpinan Pembelajaran Berbasis Deep Learning di SMPN 3 Margahayu. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pembedayaan, Inovasi, dan Peubahan, 7-16.
Ahmad Syafi'i, D. (2025). Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning: mindful Learning, Meaningful Learning dan Joyful Learning. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 45-57.
Akmal, A. N., & Maelasari, N. (2025). Pemahaman Deep Learning Dalam Pendidikan: Analisis Literatur Melalui Metode Systematic Literature Review (SLR). 8.
Andri Irawan, H. S. (2025). Kerangka Dasar Kurikulum Deep Learning Perspektif Pendidikan Islam dan Arah Kebijakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Journal of Islamic Education, Learning and Religious Studies, 220-241.
Annida Azhari Ritonga, Atikah Zahrani Purba, Fadhillah Hilmi Nasution, Fenika Adriyani, & Yunita Azhari. (2023). Keterampilan Membaca Pada Pembelajaran Kelas Tinggi Di Tingkat Mi/Sd. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan Dan Bahasa, 2(3), 102–113. https://doi.org/10.58192/insdun.v2i3.988
Anwar, M., & Sodik, H. (2025). Kerangka Konseptual Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Di Indonesia. 17(1).
Anwar, S. (2022). Pengembangan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 44-55.
Aripin, S. (2024). Deep Learning : Arah Baru Kurikulum Pendidikan Di Era Globalisasi.
Ariyanti, P. I. (202). Analisis Kesulitan Membaca Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sd Negeri 1 Sumberrejo.
B, Abd Rahman, Et Al. (2022) . Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan Dan Unsur-Unsur Pendidikan
Damaiyanti R, S. H. (2021). Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SDN Patrang 01 Jember pada Masa Pembelajaran Daring. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 75-87.
Diputera, A. M., & Eza, G. N. (2024). Memahami Konsep Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Yang Meaningful, Mindful Dan Joyful: Kajian Melalui Filsafat Pendidikan. 10(2).
Halim, A. (2025). Kurikulum Deep Learning Sebagai Sarana Meningkatkan Kesiapan Kerja Di Era Industri 4.0. 03(04).
Harianto, E. (2020). Keterampilan Membaca Dalam Pembelajaran Bahasa. 9(1).
Hidayat, A. G., & Haryati, T. (2025). Analisis Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Deep Learning Pada Sekolah Dasar. 9(2).
Kurniawan, M. S., Wijayanti, O., & Hawanti, S. (2020). Problematika Dan Strategi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas Rendah Sekolah Dasar. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD), 1(1). https://doi.org/10.30595/.v1i1.7933
Lolita Anna Risandy, Nela Rofisian, & Putri Zudhah Ferryka. (2024). Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pelajaran IPAS Kelas IV Di SDN 1 Beluk. Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 1(3), 285–298. https://doi.org/10.62383/katalis.v1i3.608
Nurul, A., Iskandar, S., Amalia, M., & Naziha, P. F. (2025). Konsep Dan Implementasi Pendekatan Deep Learning Di Sekolah Dasar. 10.
Ramadhan Putra Pamungkas1, M. T. (2025). Analisis Literatur Pemanfaatan Media Video Pembacaan Puisi bagi Pengembangan Ekspresi Peserta didik SD. Jurnal Pendidikan Sains dan Tekhnologi, 520-524.
Rahmandani, Fahdian. (2025). “Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Bermutu dan Bermakna bagi Peserta Didik.” Deep Learning.
Riga Zahara Nurani, F. N. (2021). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu5, no. 3, 1462-70.
Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif: Observasi, Wawancara, Dan Triangulasi. 5.
Sari, A. W., & Arta, D. J. (2025). Implementasi Deep Learning: Suatu Inovasi Pendidikan. 13(01).
Sarika, R., Gunawan, D., & Mulyana, H. (2021). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V Di Sd Negeri 1 Sukagalih. 1(2).
Siskawati, Y., & Ramadan, Z. H. (2022). Pengembangannmedia Komik Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca SiswaSekolah Dasar. 4(2).
Suandi, S., Ason, A., & Atmaja, M. K. (2023). Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas Vi Sd Negeri 05 Landau Tubun. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(3), 26–35. https://doi.org/10.46368/jppsd.v1i3.1402
Sugiyono, D. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D.
Suparlan, S. (2021). Ketrampilan Membaca Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SD/MI. FONDATIA, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.36088/fondatia.v5i1.1088
Trisanani, Novy, et al. (2025). Peran Guru dalam Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Kelas Reguler dan Kelas Inklusi.
Widodo, S. T., Nisa, A. F., Ardi, M. I., Nur, A. I., & Cahyaningtyas, D. (2025). Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Melalui Pendekatan Deeplearning di SD. 3.
Zuhro, M., Thohir, M. A., & Mas’ula, S. (2024). Problematika Membaca Permulaan Siswa Kelas 2 Sdn 1 Genengan. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 4(12), 15.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.