PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Authors

  • Andi Reski Dwi Yuliana Universitas Negeri Makassar
  • Ahmad Syawaluddin Universitas Negeri Makassar
  • Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.47336

Keywords:

arts and culture, development, monopoly, students

Abstract

This research was motivated by the limited availability of learning media for Cultural Arts, resulting in insufficient understanding among fourth-grade students, as well as the need for differentiated learning to accommodate student diversity. The study aimed to develop and assess the feasibility of a Monopoly media using the Research and Development (R&D) ADDIE model, which was implemented among fourth-grade students at UPTD SDN 48 Barru. The analysis phase involved teacher interviews, followed by planning the media design and instruments. The development stage included media production, validation by material and media experts, and revisions until the product reached the "Very Good" category. The media was then tested on small and large groups. Questionnaire data were analyzed descriptively using percentages, revealing "Very Feasible" responses from both students and teachers. Formative evaluations were conducted at each stage to refine the product. Based on the development process and assessment results—which identified student needs and learning challenges, while the design emphasized clear objectives and engaging content structure—the feasibility of the Monopoly media for Cultural Arts, observed through validation and student trials, showed a validation score of 52% (Good category) and a student response rate of 82%. It can be concluded that the Monopoly media is feasible for use in Cultural Arts learning for fourth-grade elementary students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur

penelitian: Suatu pendekatan

praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Branch, R. M. (2021). Instructional

design: The ADDIE approach. New York, NY: Springer. Clark, R. C., Nguyen, F., & Sweller, J. (2020). Efficiency in learning:

Evidence based guidelines to

manage cognitive load. Hoboken, NJ: John Wiley &

Sons. Firdausi, R. (2018). Pendidikan

Karakter Melalui Permainan

Monopoli. Jurnal Pendidikan

Karakter. Freedman, K. (2021). Teaching visual

culture: Curriculum, aesthetics, and the social life of art. New

York, NY: Teachers College

Press.Handayaningrum, D. (2024).

Inovasi dan Kreativitas dalam

Seni Budaya. Jurnal Seni dan

Teknologi. Hartoyo, R. (2020). Interaksi Sosial

dalam Kegiatan Seni Budaya. Jurnal Pendidikan dan Sosial. Hendrawan, A., & Sari, M. (2024). Pengaruh Penggunaan Media

Interaktif terhadap Motivasi

Belajae Seni Budaya pada

Siswa SD. Jurnal Pendidikan

Kontemporer, 1(2), 77-90. Hendrawan, R., & Sari, D. (2024). Model ADDIE dalam

Pengembangan Media

Pembelajaran. Jakarta: Penerbit

Rajawali. Hetland, L., Winner, E., Veenema, S., & Sheridan, K. (2021). Studio

thinking 2:The real benefits of

visual arts education. New York, NY: Teachers College.

Irawan, B. (2019). Keterampilan

Sosial melalui Permainan

Edukatif. Jurnal Psikologi. Jazuli, M. (2020). Seni Budaya:

Pembelajaran dan

Pengembangan Kreativitas

Siswa. Jurnal Seni dan Budaya. Kemdikbudristek. (2022). Capaian

Pembelajaran Pendidikan

Dasar. Jakarta:Kementerian

Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kementerian Koordinator

Pembangunan Manusia dan

Kebudayaan (Kemenko PMK). (2020). Keragaman Seni

Budaya Indonesia. Jakarta:

KemenkoPMK. Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan. (2020). Monopoli

sebagai permainan edukatif. Diakses dari kemdikbud.go.id

Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan (Kemdikbud). (2021). Panduan Pendidikan

Seni Budaya. Jakarta:

Kemdikbud. Kustandi, C., & Darmawan, D. (2021). Pengembangan media

pembelajaran: Konsep dan

aplikasi. Jakarta: Kencana. Khoirun, A. (2020). Media

Pembelajaran Inovatif:

Meningkatkan Kreativitas Siswa. Jurnal Pendidikan dan

Pembelajaran. Mankiw, N. G. (2021). Principles of

Economics. Boston: Cengage

Masruti. (2020). Penggunaan media

monopoli dalam meningkatkan

hasil belajar siswa. Jurnal

Pendidikan, 5(2), 123–130. Morrison, G. R., Ross, S. M., Kalman, H. K., & Kemp, J. E. (2019). Designing Effective Instruction. Hoboken, NJ: John Wiley &

Sons. Mulyasa, E. (2023). Menjadi guru

profesional: Menciptakan

pembelajaran kreatif dan

menyenangkan. Bandung:

Remaja Rosdakarya. Muqdamien, A., Supriyadi, S., &

Tanjung, R. (2021). Langkahlangkah Pengembangan Model

4D dalam Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Unindra. Muqdamien, A., Sari, D. P., &

Handayani, R. (2021). Model

pengembangan 4D dalam

pembelajaran. Jurnal

Pendidikan, 6(2), 120–130. Pagarra, H., Syawaluddin, A., Krismanto, W., & Sayidiman. (2022). Media Pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit

UNM

Putri, L. A. (2023). Pengembangan

Media Pembelajaran Berbasis

Game untuk Meningkatkan

Hasil Belajar Siswa SD. Jurnal

Teknologi Pendidikan, 10 (3), 101-115. Prabali, R., & Sukmana, A. (2021). Dampak Media Monopoli

terhadap Partisipasi Siswa

dalam Pembelajaran. Jurnal

Penelitian Pendidikan. Richey, R. C., Klein, J. D., & Tracey, M. W. (2020). Designing and

Developing Training Programs:

Pfeiffer Annual. Wiley. Riyadi, R. A. (2023). Pengembangan

media permainan monopoli

untuk materi seni rupa tiga

dimensi dalam pembelajaran

Seni Budaya dan Prakarya

kelas IV SD. Jurnal Pendidikan

Dasar, 7(2), 50–60. Rohman, M. A., & Mutmainnah, S. (2023). Pengembangan media

permainan monopoli pada

pembelajaran seni rupa tiga

dimensi. Jurnal Pendidikan Seni, 8(1), 1–10. Rosyidah. (2024). Pendidikan dan

Pembelajaran: Peran Seni

Budaya dalam Pembentukan Karakter. Jakarta: Penerbit

Erlangga. Sari, D. (2018). Model ADDIE dalam

Pengembangan Media

Pembelajaran. Jakarta: Penerbit

Rajawali. Sari, R. (2022). Pengaruh Permainan

Edukatif Terhadap Minat Belajar

Siswa Sekolah Dasar. Jurnal

Pendidikan Dasar, 5(3), 45-60. Sella, M. (2017). Pengembangan

Media Pembelajaran: Teori dan

Praktik. Bandung: Penerbit

Alfabeta. Sukmadinata, N. S. (2021). Metode

penelitian pendidikan. Bandung:

PT Remaja Rosdakarya. Sukardi. (2021). Metodologi

penelitian pendidikan:

Kompetensi dan praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara. Suparyanto, & Rosad. (2020). Metode penelitian kualitatif

dalam pendidikan. Yogyakarta:

Deepublish. Sutanto, R. (2023). Game Based

Learing di Sekolah Dasar;

Peluang dan Tantangan. Jurnal

Inovasi Pendidikan, 6(2), 34-49

Smaldino, S. E., Lowther, D. L., Mims, C., & Russell, J. D. (2021).

Instructional technology and

media for learning (13th ed.). New York, NY: Pearson. Syahsiyah. (2018). Sejarah

Permainan Monopoli dan

Perkembangannya. Pustaka

Setia. Wijaya, P., & Lubis, S. (2024). Desain

Media Pembelajaran Edukasif

untuk Pembelajaran

Keterampilan Seni pada Anak

Sekolah Dasar. Jurnal Desain

Pembelajaran, 3(1), 21-38. Yusnaldi, A. (2020). Pentingnya

Pembelajaran Seni Budaya dan

Keterampilan untuk Mengasah

Bakat Sejak Dini. Jurnal

Pendidikan

Downloads

Published

2025-06-06