ANALISIS SEKTOR BASIS DI KABUPATEN SIDOARJO

Authors

  • Diftyanta Pri Andika Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Niniek Imaningsih Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.47001

Keywords:

Sektor Basis, Location Quotient, PDRB, Kabupaten Sidoarjo, Ekonomi Regional

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis sektor-sektor basis yang ada di Kabupaten Sidoarjo menggunakan metode Location Quotient (LQ) pada data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 periode 2010-2024. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo serta Provinsi Jawa Timur, analisis dilakukan terhadap 17 sektor ekonomi. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa tiga sektor secara konsisten mencatat nilai LQ di atas 1,0 sepanjang periode pengamatan: Sektor Industri Pengolahan (LQ rata-rata 1,71), Sektor Pengadaan Listrik dan Gas (LQ rata-rata 2,82), dan Sektor Transportasi dan Pergudangan (LQ rata-rata 2,58). Sektor Industri Pengolahan mendominasi dengan kontribusi mendekati 52% dari total PDRB pada tahun 2024. Sektor Pengadaan Listrik dan Gas memiliki keunggulan komparatif tertinggi di antara ketiganya, mencerminkan infrastruktur energi yang terkonsentrasi melayani kawasan metropolitan Gerbangkertosusilo. Sektor Transportasi dan Pergudangan ditopang oleh posisi geografis strategis Sidoarjo yang berbatasan dengan Surabaya serta keberadaan Bandara Internasional Juanda. Temuan ini mengonfirmasi teori basis ekonomi, di mana sektor basis berfungsi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional melalui orientasi ekspor dan efek pengganda pada sektor lainnya. Identifikasi sektor-sektor basis ini memberikan dasar empiris penting bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih terarah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan (5 ed.).

BPS Kabupaten Sidoarjo. (2024). Data PDRB Kabupaten Sidoarjo 2010-2024 atas Dasar Harga Konstan 2010. https://sidoarjokab.bps.go.id/id/statistics-table/3/VWtsTFNuRlpabk16TWxKaVNXcE1PRXhKT0RJclFUMDkjMw==/produk-domestik-regional-bruto-atas-dasar-harga-konstan-2010-menurut-lapangan-usaha-di-kabupaten-sidoarjo--miliar-rupiah---2018.html

North, D. C. (1955). LOCATION THEORY AND REGIONAL ECONOMIC GROWTH. Journal of Political Economy, 63(3), 243–258.

Rohmah, S. N., & Cahyono, H. (2021). Analisis Sektor Ekonomi Potensial Dan Pengembangan. Journal Of Economics, 1, 141–157.

Sembiring, K., Lubis, S. N., & Aritonang, E. Y. (2025). Agricultural Sector as a Driver of Regional Economic Growth: Evidence from GRDP and Location Quotient Analysis in Langkat Regency, Indonesia (2019–2023). South Asian Journal of Social Studies and Economics, 22(7), 333–340. https://doi.org/10.9734/sajsse/2025/v22i71083

Siregar, F. A., Yusuf, M., Abdi, M., Aisyah, S., Anzani, W., Runggu Sihombing, & Anggriani, D. (2025). Analisis Location Quotient (LQ) Dalam Menentukan Sektor Unggulan Di Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi, 5(3), 532–541. https://doi.org/10.51903/jupea.v5i3.4222

Soepono, P. (2001). POSISI DAN SUMBANGANNYA BAGI PERBENDAHARAAN ALAT-ALAT ANALISIS REGIONAL. Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB), 16(1), 41–53.

Surya, B., Menne, F., Sabhan, H., Suriani, S., Abubakar, H., & Idris, M. (2021). Economic growth, increasing productivity of smes, and open innovation. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 7(1), 1–37. https://doi.org/10.3390/joitmc7010020

Sutanti, S., Munawaroh, A., Rahmi, A., & Rizkiyah, Z. (2025). Analyzing Regional Leading Economic Sectors for Grdp and Investment Projections : Evidence From Indonesia. Multidisciplinary Research Studies in Social Sciences, 1(2), 1–12. https://doi.org/10.71312/mrscholar.v1i2.446

Wahyuningsih, Y. E., Ansari, L. P., Yasrizal, Y., Sani, S. R., Zulham, T., & Saputra, J. (2022). Analyzing the Regional Leading Sectors with Location Quotient and Its Effect on Economic Growth in Aceh Jaya, Indonesia. Frontiers in Business and Economics, 1(1), 35–42. https://doi.org/10.56225/finbe.v1i1.83

Downloads

Published

2026-05-08