PERBANDINGAN PENYAMPAIAN PESAN FIKIH ANTARA USTADZ ADI HIDAYAT DAN USTADZ HANAN ATTAKI DI TIKTOK : ANALISIS GAYA DAKWAH TERHADAP GENERASI MILENIAL
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46919Keywords:
Dakwah, Pesan Fikih, TikTok, Gaya Dakwah, Generasi MilenialAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi dakwah Islam di era media sosial, khususnya melalui TikTok, yang mendorong penyampaian pesan menjadi lebih ringkas, visual, dan interaktif. Studi ini membandingkan gaya dakwah fikih Ustadz Adi Hidayat dan Ustadz Hanan Attaki serta implikasinya terhadap penerimaan generasi milenial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dengan teknik simak bebas libat cakap terhadap konten TikTok dari akun terkait. Sumber data primer diperoleh dari video dakwah melalui akun @ustadzadihidayaatt dan @Ayah Amanah serta didukung sumber sekunder seperti buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Adi Hidayat menggunakan pendekatan sistematis, argumentatif, dan berbasis dalil kuat, sehingga bersifat akademik dan otoritatif. Sebaliknya, Ustadz Hanan Attaki mengedepankan pendekatan naratif-emosional, komunikatif, dan kontekstual yang dekat dengan kehidupan milenial. Keduanya sama-sama memanfaatkan media digital dan menyampaikan materi aplikatif, namun berbeda dalam gaya, bahasa, landasan materi, dan segmentasi audiens. Pendekatan ilmiah lebih efektif bagi audiens yang menginginkan kedalaman dalil, sedangkan pendekatan emosional lebih mudah diterima oleh audiens yang membutuhkan kedekatan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberagaman gaya dakwah di TikTok tidak bersifat kontradiktif, melainkan saling melengkapi dalam menjangkau segmentasi audiens yang berbeda. Variasi pendekatan tersebut memperkaya praktik dakwah digital dan menunjukkan bahwa efektivitas penyampaian pesan fikih sangat dipengaruhi oleh strategi komunikasi yang selaras dengan karakteristik generasi milenial. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan model dakwah Islam yang adaptif, kontekstual, dan responsif terhadap dinamika media sosial.
Downloads
References
Abdusshomad, A, (2024). TikTok sebagai Media Pembelajaran Digital Agama Islam di Era Industri 4.0: Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman,10 no.2: 134, https://doi.org/10.46963/aulia.v10i2.1640.
Akbari, I. Y., dkk. (2025). Pemanfaatan Aplikasi TikTok Sebagai Sumber Informasi Bagi Gen Z: Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara, 2 no. 3: 1721-1722
Dwiputra, F. V. (2024). Tinjauan Perbandingan Retorika Dakwah Ustadz Adi Hidayat dan Husain Jafar Al Hadar Melalui Media YouTube. (Makalah, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), hal. 60
Fahrurrozi., dkk. (2019). Ilmu Dakwah, Jakarta: Prenadamediagroup. Hal. 99.
Ghozali, M. (2022). Penafsiran Al-Qur’an Retoris di Media Sosial: Pola Persuasif Ustadz Adi Hidayat Melalui YouTube : The Journal of Al-Qur’an and As-Sunnah Studies, 2 no. 2 : 21, https://doi.org/10.37252/jqs.v2i2.324
Hibrizi, A. N. (2024). Unsur-unsur Komunikasi dalam Dakwah Rasulullah SAW dan Implementasi Strategis Dakwah Rasulullah di Era Digital: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 5 no. 2: 120, https://doi.org/10.19105/meyarsa.v5i2.15260
Hidayat, M., dkk. (Agustus 2025). Kontribusi Maqasid Syariah dalam Penetapan Hukuman pada Fikih Jinayat: Jurnal Sains Student Research, 3 no. 4: 591, https://doi.org/10.61722/jssr.v3i45398.
Imyansah, M. U., dkk. (April 2024). Fiqih Munakahat dalam Pendidikan Islam:ALFIHRI : JurnalInspirasi Pendidikan, 2 no. 2: 122, https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i2.776
Kasir, I. dan Awali, S. (2024). Peran Dakwah Digital dalam Menyebarkan PesanIslamdiEraModern:Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah dalam Mata Tinta, 11 no. 1: 61.
Malimbe, A., dkk., (2021). Dampak Penggunaan AplikasiOnlineTiktok (Douyin) Terhadap Minat Belajar di Kalangan Mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado:Jurnal Ilmiah Society, 1 no.1 : 2.
Nasichah., dkk. (Desember 2024). Analisis Retorika dan Etika Ustadz Adi Hidayat dalam Berdakwah di Media Sosial YouTube: Jurnal The Source, 6 no. 2 : 37- 40, https://doi.org/10.36441/thesource.v6i2.2427
Pramesti, M. I. dan Sanjaya, A. Q. (2023). Analisis Gaya Komunikasi Ustadz Adi Hidayat dalam Berdakwah : Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam, 17 no. 1 : 104-113, https://doi.org/10.24952/hik.v17i1.6825
Rahma, A., dkk. (2025). Narasi Transformasi Iman dalam Episode Cahaya untuk Indonesia : Analisis Strategi Dakwah Visual Habib Ja’far dan Mega Salsabil di Youtube: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5 no. 2: 1113, https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1454
Siregar, E. A., dkk. (2025). Pengaruh Media Sosial terhadap Gaya Hidup Islam: Tinjauan Sistematis Tinjauan Literatur: Jurnal Interdisipliner Ekonomi Syariah Indonesia, 8 no. 1: 2272, https://doi.org/10.31538/iijse.v8i1.6167
Syarifuddin,A.(2003). Garis Garis Besar Fiqh, Bogor: Prenada Media . Hal. 4
Usman dan Azhari, D. S. (2023). Muatan Fiqh Ibadah dalam Kajian Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi: Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6 no. 2: 232-233
Wahyuddin, (2020). Pembidangan Ilmu Fiqih: Jurnal Pendidikan Kreatif, 1 no. 2 : 2, https://doi.org/10.24252/jpk.v1i2.20012
Wahyuningsih, S. S dan Khaer, A. (2025). Communication Strategis and the Relevance of Al Wai’iyah’s Da’wah Messeges on Youtube People by Ustadz Hanan Attaki: Jurnal Ilmiah Syiar, 25 no. 1: 72-73
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.