Paradoks Afeksi dan Diseminasi Bahasa dalam Novel Di Tanah Lada: Analisis Dekonstruksi Jacques Derrida
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46621Keywords:
dekonstruksi, diseminasi, Jacques Derrida, logosentrisme, paradoks afeksiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membongkar kemapanan struktur logosentrisme orang dewasa dan melacak penyebaran makna (diseminasi) dalam novel Di Tanah Lada karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya berfokus pada kritik sosial atau representasi kekerasan fisik, penelitian ini membedah bentuk kekerasan linguistik dan manipulasi afeksi menggunakan teori dekonstruksi Jacques Derrida. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi kebuntuan logika (aporia) dan penundaan makna (différance) pada penanda-penanda kunci dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, terjadinya diseminasi bahasa di mana otoritas institusi kamus dan identitas "Ayah" mengalami desentralisasi, runtuh, dan gagal mendisiplinkan pikiran subjek anak. Kedua, terungkapnya paradoks afeksi pada penanda "Sayang"; makna kasih sayang yang diidealkan ditunda dan disebarkan menjadi alat manipulasi egois orang tua, sekaligus bertransformasi menjadi beban memori traumatis bagi anak. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa teks secara aktif meruntuhkan struktur bahasa dan moralitas orang dewasa yang rapuh, memaksa subjek marginal (anak-anak) mencari resolusi afeksinya sendiri melalui utopia kematian di Tanah Lada.
Downloads
References
Buku :
Derrida, J. (1978). Of Grammatology. (Terjemahan oleh G. C. Spivak). Baltimore: Johns Hopkins University Press.
Derrida, J. (1981). Dissemination. (Terjemahan oleh B. Johnson). Chicago: University of Chicago Press.
Derrida, J. (1982). Margins of Philosophy. (Terjemahan oleh A. Bass). Chicago: University of Chicago Press.
Eagleton, T. 1996. Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Norris, C. 2022. Membongkar Teori Dekonstruksi Jacques Derrida. Jogjakarta: Buku Bijak.
Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Zezsyazeoviennazabrizkie, Z. (2015). Di Tanah Lada. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Jurnal :
Anafiah, S., Sayuti, S. A., & Wiyatmi, W. (2024). Dekonstruksi Tokoh Laki-Laki dalam Cerita Rakyat Ande-Ande Lumut. Cakrawala Indonesia, 9(1), 111-119.
Hairira, O. D., Karimah, N., Amanda, S., & Hadiansyah, F. (2024). Citra Maskulinitas Negatif Dalam Novel Di Tanah Lada Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. (Catatan: Silakan Anda tambahkan nama jurnal dari referensi Hairira di sini, karena di draf skripsi Anda bagian ini terlewat).
Halim, M. (2024). Dekonstruksi Tokoh Hasan El-Dahsan Dalam Cerpen Si Malang Karya Najib Mahfudz. A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 13(1), 382-394.
Rahmawati, A., Nyoman, D., & Laksmi, A. A. R. (2022). Analisis Pendekatan Mimetik Dalam Novel Trilogi Pingkan Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4.
Widijanto, T., Negeri, S., & Ngawi, N. (2023). Dekonstruksi Mitos Wayang Ramayana Dan Barata Yuda Dan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Kitab Omong Kosong Karya Seno Gumira Ajidarma Dan Perang Karya Putu Wijaya. Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.