PENGGUNAAN BAHASA GAUL GEN Z DI TIKTOK DAN DAMPAKNYA TERHADAP EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46549Keywords:
Slang, Generation Z, TikTok, Indonesian Language, Digital Era.Abstract
The rapid development of digital technology has significantly transformed communication patterns, particularly among Generation Z, who actively use social media as a primary means of interaction. TikTok has become one of the leading platforms that encourages the emergence and growth of slang among young people. This study aims to analyze the use of slang by Generation Z on TikTok and examine its impact on the existence of the Indonesian language in the digital era. This research employs a qualitative approach using a literature review method by examining various journals, scholarly articles, and other credible sources relevant to the topic. The findings indicate that slang is used as a form of self-expression, group identity, and a more casual and creative means of communication. The use of slang provides several positive impacts, including enriching language variation, enhancing linguistic creativity, and strengthening social interactions in digital spaces. However, excessive use of slang may reduce the use of standard Indonesian, increase instances of code-mixing, and affect formal language proficiency among younger generations. Therefore, collaboration among the government, educational institutions, families, and society is essential to foster awareness of proper language use without hindering creativity in communication. In this way, the Indonesian language can continue to develop, remain relevant, and maintain its position as a symbol of national identity amid the currents of digital globalization.
Downloads
References
Aji, W.N. (2018). Aplikasi Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia, 432- 437.
Alya, D., Cahyani, W., Aqiila, B. R., Amadea, M., Auliyah, W., Maria, C., Putri, M., & Zakiyah, M. D. (2024). Analisis Ragam Bahasa Slang oleh Remaja Generasi Z pada Akun Media Sosial TikTok. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 4(6), 1–7. Diakses dari https://ejournal.warunayama.org/index.php/argopuro/article/download/8383/7505/25119
Harry Saptarianto, dkk. (2024). Pengaruh era digital terhadap pelestarian bahasa Indonesia. Jurnal SIDU, Universitas Maritim AMNI Semarang. Diakses dari https://journal.unimar-amni.ac.id/index.php/sidu/article/download/3196/2903
Kamil, R., & Laksmi, L. (2023). Generasi Z, Pustakawan, dan Vita Activa Kepustakawanan. Baca: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Special Issue), 25–34. Diakses dari https://doi.org/10.55981/baca.2023.1119
Labov, W. (1972). Sociolinguistic Patterns. Philadelphia: University of Pennsylvania Press. Akses katalog buku: https://books.google.com/books/about/Sociolinguistic_Patterns.html?id=J7NiAAAAMAAJ
Language Center Binus University. (2022). Eksistensi bahasa Indonesia di era digital. Diakses dari https://lc.binus.ac.id/2022/12/17/student-corner-eksistensi-bahasa-indonesia-di-era-digital/
Manullang, A. I. M., & Yahfizham, Y. (2023). Analisis Perbandingan Algoritma pada TikTok dan Instagram sebagai Content Media dalam Pemasaran. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 99–109. Diakses dari https://doi.org/10.58192/sidu.v3i1.1795
Maulida, S. F., dkk. (2025). Bahasa Indonesia di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2). Diakses dari https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/44557
Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Pulungan, H. K., dkk. (2025). Dinamika bahasa Indonesia di era digital: Antara perkembangan dan pelestarian. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Diakses dari https://journal.aspirasi.or.id/index.php/morfologi/article/download/1551/1814
Puntoadi, D. (2011). Menciptakan Penjualan Melalui Social Media. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Raditya, dkk. (2025). Sejarah dan perkembangan bahasa Indonesia. Lateralisasi, 13(2), 625–633. Diakses dari https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi
Safitri, A. A., Rahmadhany, A., & Irwansyah, I. (2021). Penerapan Teori Penetrasi Sosial pada Media Sosial: Pengaruh Pengungkapan Jati Diri melalui TikTok terhadap Penilaian Sosial. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis-JTEKSIS, 3(1), 1-9.
Sari, Beta Puspa. 2015. “Dampak Penggunaan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Terhadap Bahasa Indonesia”. Dalam Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB 2015, halaman 2-5.
Sarwono, 2004.” Penggunaan Ragam Bahasa Gaul Dikalangan Remaja” . Dalam http://www.peng gunaan-ragam-bahasa-gauldikalangan remaja.Diakses pada 15 September 2015.
Windi Arti. (2024). Tantangan dalam penggunaan bahasa Indonesia di media sosial. JurnalPost. Diakses dari https://jurnalpost.com/tantangan-dalam-penggunaan-bahasa-indonesia-di-media-sosial/68854/
Yuliana, R., dkk. (2025). Pengaruh media sosial terhadap bahasa Indonesia di kalangan remaja. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu (JIMT), 9(7), 443–460. Diakses dari https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/download/13881/15147/18538
Zahro, I. F., dkk. (2025). Pentingnya penggunaan bahasa yang berbudaya sebagai gaya komunikasi siswa pada era digital. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH), 4(1). Diakses dari https://prin.or.id/index.php/JURRIBAH/article/download/4360/3410/13418
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.