PERLINDUNGAN KEKERASAN TERHADAP PENGAMEN JALANAN STUDI KASUS: PADA ANAK SEBAGAI PENGAMEN JALANAN DI PANTAI PURUS
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46448Keywords:
Street Children, Buskers, Child Violence, Child Protection, Pantai PurusAbstract
The phenomenon of street children working as buskers in the Pantai Purus tourist area, Padang City, is a crucial issue related to violations of children's rights and the risk of violence. This research aims to evaluate the forms of violence experienced by street busker children and the protection efforts carried out by related parties. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research results show that child street buskers are vulnerable to physical, verbal violence, and economic exploitation from both the street environment and family economic pressure. Protection efforts carried out include intervention from the Social Service through coaching and rehabilitation programs, but are still constrained by family resistance and social environment factors. In conclusion, more intensive collaboration is needed between the government, community and families to guarantee children's safety and education rights.
Downloads
References
Agustina, D. (2025). Kehidupan anak jalanan dan evaluasi model penanganannya: Studi kritis terhadap pendekatan kebijakan sosial anak jalanan. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 7(2), 126–133.
Anjarwati, N., Lesmana, S. J., & Lestari, T. A. (2023). Analisis yuridis tentang perlindungan hukum terhadap anak jalanan di Kabupaten Tangerang. Jurnal Crepindo, 5(2), 161–173.
Ariyanti, A., & Hunainah. (2025). Kendala terjadinya permasalahan dalam implementasi undang-undang perlindungan anak. TarunaLaw: Journal of Law and Syariah, 3(2), 197–201.
Azwar, M. I. (2023). Perlindungan pekerja anak: Tantangan dan upaya dari sudut pandang hak asasi manusia. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 1(3), 110–120.
Bangun, R., & Supsiloani, S. (2023). Kehidupan anak pengamen jalanan di Simpang Pos Jl. Jamin Ginting Kelurahan Kwala Bekala Medan. Jurnal Antropologi Sumatera, 20(2), 74–82.
Bramasta, B., & Jadmiko, R. S. (2023). Analisis faktor penyebab keberadaan pengamen jalanan di Kabupaten Tulungagung. Wahana Sekolah Dasar, 31(1), 72–79.
Dafi, M. N., Wisnu, A., & Patria, A. (2024). Eksploitasi anak jalanan sebagai pengamen di wilayah Jakarta Barat. Jurnal Sosial, 6, 168–184.
Faip, F. F., Hendarso, Y., & dkk. (2022). Tinjauan sosiologi hukum tentang tindakan eksploitasi pada anak jalanan di Kota Palembang. Jurnal Education, 10(3), 524–529.
Fatimah, D., Handayani, F., & Fitriani, H. L. (2023). Peran pemerintah daerah dalam melaksanakan perlindungan khusus bagi anak jalanan yang dieksploitasi secara ekonomi. Journal of Sharia and Law, 2(2), 516–535.
Fitrisia, A. (2019). Pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir Purus: Mendorong aktualisasi rakyat jelata menuju pentas. Jurnal Kronologi, 1(3), 106–112.
Fitria, Abidin, M. Z., & Imadduddin. (2021). Gambaran konsep diri pengamen jalanan. Jurnal Al-Husna, 1(3), 182–190.
Harahap, S. A. Z., Febrian, A. S., Ramadhani, N. R., Desideria, J. K., Zahrah, F. A., Fascinar, F. R., Pratama, M. R., & Mulyadi. (2025). Menguak realitas, tantangan, serta upaya penanggulangan kasus pelanggaran HAM eksploitasi anak terhadap anak jalanan dalam perspektif hukum dan HAM. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(2), 1233–1239.
Khoerunnisa, S., Asihtigusti, W., Dzakiyyah, R. N., Oktaviana, P., Wijaya, R., & Razak, A. (2023). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi seseorang menjadi pengamen. Journal of Social Work and Social Services, 4(2), 123–130.
Nainggolan, A., Rahmayanti, & Pohan, M. (2025). Implementasi undang-undang perlindungan anak dalam penanganan eksploitasi terhadap anak jalanan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2), 709–725.
Nasofa, A., Effendy, M., & Nurhadi. (2018). Strategi pendampingan anak jalanan (Studi kasus di Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur). Jurnal Pendidikan Nonformal, 11(1), 1–7.
Nourita, N. L., & Khoiriyah, N. (2025). Model tahapan rehabilitasi sosial bagi anak jalanan di panti sosial remaja. Ikraith-Humaniora, 9(2), 725–732.
Nuraidah, N. (2023). Pengalaman anak jalanan perspektif gender dan ketahanan. Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak, 8(1), 23–32.
Nurhuda, A., & Adi, A. S. (2023). Strategi jaringan kemanusiaan Jawa Timur dalam mengentaskan anak jalanan di Kota Malang. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 11(2), 540–552.
Pemerintah Kota Padang. (2018). Peraturan Walikota Padang Nomor 76 Tahun 2018 tentang batas Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat.
Putri, A. A. Z. A. (2022). Permasalahan anak jalanan di Surabaya (Studi eksploratif eksploitasi anak jalanan). Antroposen: Journal of Social Studies and Humaniora, 1(1), 28–37.
Rachman, S. R., & Martini, R. (2024). Permasalahan perlindungan pengemis anak dan respon pemerintah: Studi kasus Kota Tangerang Selatan. Journal of Politic and Government Studies, 14(1), 809–819.
Ramadhani, A. V., Prima Ersya, M., Isnarmi, I., & Putra, I. (2024). Implementasi kebijakan Pemerintah Kota Padang terhadap anak jalanan. Journal of Education, Cultural and Politics, 4(4), 889–897.
Rasyid, A., & Jelita, P. S. (2019). Dukungan sosial terhadap anak jalanan di Kota Padang Sumatera Barat. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(1), 10–16.
Rempe, O., Ilyas, M. Y., Shafwan, A. F., Syukur, M., & Arifin, I. (2023). Meninjau tantangan dan hambatan dalam pendidikan anak jalanan: Studi kasus di Kota Makassar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(5), 448–458.
Ruspianda, R. (2019). Program pengembangan kawasan pariwisata Pantai Purus Kota Padang. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 1(1), 80–86.
Shabira, A. F., Syamsir, Qalbi, A. H. D., Anjola, A. F., Anjel, Syahdila, H., & Dinda. (2024). Inovasi Dinas Sosial Kota Padang dalam penanganan anak jalanan melalui program Raisalah Daku. Jurnal Ilmu Sosial, 3(10), 1–8.
Suriati, N. K. (2023). Protection of children’s rights in the aspect of international law. Ganesha Law Review, 5(2), 21–31.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
United Nations. (1989). Convention on the Rights of the Child.
Widiyani, H., Ferilanda, J. Y., Arida, M., Eryanti, N. F., & Kamalia, D. P. (2024). Upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dalam perspektif hukum pidana dan kriminologi di Kota Tanjungpinang. Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan, 8(1), 117–130.
Yusra, I., Martha, L., Mayliza, R., Rahmizal, M., Magdalena, M., Hidayati, H., Badri, J., & Aldino, H. P. (2022). Perekonomian masyarakat Kelurahan Purus RW 07 di tengah pandemi Covid-19. Journal of Community Service, 4(1), 25–30.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.