UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOSA KATA MELALUI MEDIA WAYANG PAPERCRAFT PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI SPS SANGGAR 21 DESA MAJALANGU
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46371Keywords:
Keywords: Vocabulary Skills, Puppetry, Children Aged 5–6 YearsAbstract
ABSTRACT
The context underlying this research is that Early Childhood Education plays a crucial role in developing language skills, particularly vocabulary mastery as a foundation for communication. However, observations at SPS Sanggar 21 in Majalangu Village indicate that the vocabulary skills of children aged 5–6 are still low, necessitating more effective stimulation. The use of papercraft puppets is an alternative solution because it creates interactive, enjoyable learning experiences and helps children understand and use vocabulary more optimally.
This study is a Classroom Action Research (CAR) model using the Kemmis and McTaggart models. It was conducted at SPS Sanggar 21 in Majalangu Village, Watukumpul District, Pemalang Regency. The subjects were 15 children in Group B at SPS Sanggar 21 in Majalangu Village, aged 5–6. Data collection was conducted using observation and documentation techniques. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques.
The research results show that the use of papercraft puppets significantly improved children's vocabulary skills from the pre-cycle to the second cycle. This improvement occurred because learning became more concrete, engaging, and actively engaged children through a combination of visuals, stories, and games. Furthermore, the play-based learning approach and social interaction through role-playing activities helped children more easily understand and use vocabulary in everyday communication. Thus, papercraft puppets have proven effective in creating enjoyable learning while supporting the language development of children aged 5–6 years.
Keywords: Vocabulary Skills, Puppetry, Children Aged 5–6 Years
ABSTRAK
Konteks penelitian ini yang melatar belakangi kajian ini yakni, Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan bahasa, khususnya penguasaan kosa kata sebagai dasar komunikasi. Namun, hasil observasi di SPS Sanggar 21 Desa Majalangu menunjukkan bahwa kemampuan kosa kata anak usia 5–6 tahun masih rendah, sehingga diperlukan stimulasi yang lebih efektif. Penggunaan media wayang papercraft menjadi alternatif solusi karena mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, serta membantu anak memahami dan menggunakan kosa kata secara lebih optimal.
Kajian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model yang digunakan yakni Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan di SPS Sanggar 21 Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di SPS Sanggar 21 Desa Majalangu dengan rentang usia 5-6 tahun. Subjek penelitian ini sebanyak 15 anak. Penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media wayang papercraft mampu meningkatkan kemampuan kosa kata anak secara signifikan dari pra siklus hingga siklus II. Peningkatan ini terjadi karena pembelajaran menjadi lebih konkret, menarik, dan melibatkan anak secara aktif melalui perpaduan visual, cerita, dan permainan. Selain itu, pendekatan belajar sambil bermain dan interaksi sosial melalui kegiatan bermain peran membantu anak lebih mudah memahami serta menggunakan kosa kata dalam komunikasi sehari-hari. Dengan demikian, media wayang papercraft terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun.
Kata Kunci: Kemampuan Kosakata, Media Wayang, Anak Usia 5-6 Tahun
Downloads
References
Amanda, R. (2023). Perkembangan tata bahasa dasar anak usia dini. Bandung: Alfabeta.
Amalia, S. (2024). Pragmatik dalam perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun. Jakarta: Rajawali Pers.
Angginingsih, D. (2022). Pengembangan media papercraft melalui model ADDIE untuk meningkatkan kemampuan menggunting anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 45–55.
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (ed. revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Aslinda, R. (2021). Penggunaan media visual kreatif untuk meningkatkan perhatian anak terhadap materi bahasa. Jurnal PAUD Kreatif, 6(1), 22–31.
Astuti, R. (2019). Perkembangan bahasa anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Astuti, R., & Wahyuni, F. (2020). Penggunaan wayang papercraft dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(3), 88–97.
Budiwaluyo, A., & Muhid, A. (2024). Pengaruh kegiatan papercraft terhadap kemampuan berpikir kreatif anak usia dini. Jurnal Golden Age, 8(1), 25–36.
Bruner, J. (2020). Child’s talk: Learning to use language. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Dewey, J. (2020). Experience and education. New York: Macmillan.
Dewi, N., & Pratama, H. (2022). Penggunaan Augmented Reality dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Teknologi Pendidikan Anak, 4(2), 91–100.
Fadillah, N. (2020). Strategi pengembangan bahasa anak usia dini. Bandung: Rosda.
Fauziah, A. (2022). Media audio dalam pengembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 8(2), 70–79.
Fitriani, A. (2021). Perkembangan anak usia dini: Teori dan praktik pembelajaran. Yogyakarta: Media Akademi.
Fitriyah, H. (2019). Penguasaan kosakata anak kelompok B di TK Melati. Jurnal Ilmiah PAUD, 4(2), 33–41.
Fitria, A. (2023). Peran interaksi sosial terhadap perkembangan kosakata anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 54–62.
Hakim, L. (2023). Efektivitas media audiovisual terhadap pemahaman bahasa anak usia dini. Jurnal PAUD Inovatif, 7(3), 112–120.
Hamidah, S. (2024). Media edukatif kontekstual untuk pengembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Cakrawala Pendidikan Anak, 10(1), 40–52.
Hapsari, E. (2024). Perkembangan kemampuan pragmatik anak usia dini melalui interaksi sosial. Jurnal Pendidikan Dasar dan Anak, 9(1), 67–75.
Herlina, T. (2022). Penerapan teori Vygotsky dalam pembelajaran anak usia dini. Jakarta: Prenada Media.
Hidayah, N. (2020). Pengembangan bahasa anak usia dini melalui bermain. Bandung: Alfabeta.
Hidayah, N. (2022). Bermain simbolik dalam perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 8(2), 77–86.
Hidayati, M. (2019). Peningkatan kemampuan kosakata anak usia dini melalui media visual. Surabaya: Unesa Press.
Hidayati, M. (2021). Bermain sebagai sarana pembelajaran anak usia dini. Jurnal Edukasia Anak Usia Dini, 5(1), 13–21.
Hidayati, M. (2024). Perkembangan pragmatik pada anak usia dini. Jurnal Psikologi Anak, 9(2), 100–112.
Hidayat, A. (2023). Kemampuan ekspresif anak usia dini dalam penggunaan kosakata. Jurnal Bahasa dan Anak, 5(1), 43–52.
Hurlock, E. B. (2017). Child development (Terj. Istiwidayanti). Jakarta: Erlangga.
Kurniasari, D. (2019). Psikologi perkembangan anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kurniasih, E. (2021). Media pembelajaran PAUD inovatif. Yogyakarta: Deepublish.
Kurniawan, A. (2024). Pembelajaran berbasis budaya pada anak usia dini. Yogyakarta: Gava Media.
Kusuma, D., & Nuraeni, F. (2022). Penerapan teknologi AR untuk pembelajaran anak usia dini. Jurnal Inovasi Pendidikan Anak, 6(2), 118–124.
Kusumawati, I. (2021). Tahapan awal perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Kajian Anak dan Bahasa, 4(2), 90–98.
Lestari, S. (2019). Media pembelajaran kreatif anak usia dini. Bandung: Alfabeta.
Lestari, S. (2020). Aspek perkembangan anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Lestari, S. (2021). Penggunaan media visual dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 9(2), 60–72.
Lestari, S. (2024). Penguasaan kosakata anak usia dini: Pendekatan tematik-integratif. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Mahendra, P. (2022). Kombinasi dua kata sebagai tahap perkembangan bahasa anak. Jurnal Bahasa dan Anak, 5(2), 78–87.
Mayer, R. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). New York: Cambridge University Press.
Nugraha, D. (2020). Penguasaan kosakata anak melalui bermain peran. Jurnal Anak dan Pendidikan, 6(1), 50–59.
Nuraeni, F. (2024). Pendidikan anak usia dini terpadu. Bandung: Alfabeta.
Owens, R. E. (2020). Language development: An introduction (10th ed.). Boston: Pearson Education.
Padilah, L. (2023). Penggunaan media papercraft untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 10(1), 11–21.
Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Permendikbudristek. (2022). Standar nasional pendidikan anak usia dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pramudita, T. (2023). Pengaruh media interaktif terhadap partisipasi belajar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 89–98.
Pratama, D. (2022). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini. Bandung: Rosda.
Pratiwi, R. (2022). Struktur kalimat anak usia dini melalui interaksi kelas. Jurnal Bahasa Anak Indonesia, 8(1), 63–74.
Putri, A. (2023). Penerapan teori Bruner dalam pembelajaran bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmiah PAUD Nusantara, 9(2), 122–131.
Putri, S. (2024). Kolaborasi dalam media kreatif untuk peningkatan kosakata anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 9(1), 101–110.
Rahmadani, T. (2023). Pemahaman bahasa anak usia dini dalam konteks bermain. Jurnal Pendidikan Bahasa Anak, 5(2), 66–78.
Rahmawati, F. (2021). Penguasaan kosakata anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Rahmawati, F. (2023). Peran media audio dalam pengembangan pelafalan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 8(3), 55–64.
Rahman, M. (2024). Bahasa dan perkembangan kognitif anak usia dini. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Ramadhani, A. (2022). Psikolinguistik anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ramadhani, A. (2024). Efektivitas media konkret terhadap pemahaman konsep dasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Kreatif Anak, 10(2), 77–86.
Ramli, F. (2022). Pengembangan kosakata anak melalui kegiatan bermain peran. Jurnal Anak Cerdas, 6(2), 94–102.
Rahayu, E. (2021). Metode pengembangan bahasa anak usia dini. Jakarta: Prenada Media.
Rahayu, L. (2023). Storytelling berbasis wayang untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak. Jurnal Kreatifitas Anak, 7(1), 48–56.
Sani, R. (2023). Penelitian tindakan kelas untuk guru PAUD. Jakarta: Prenadamedia Group.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Saraswati, D. (2021). Hubungan perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan Anak, 8(1), 15–23.
Sari, D. (2019). Pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Yogyakarta: Ombak.
Sari, D. (2022). Aktivitas berbasis media kreatif dalam pembelajaran bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Kreatif, 6(1), 73–81.
Sari, D. (2024). Pengaruh media interaktif terhadap penguasaan kosakata anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Inovatif, 9(1), 65–75.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suyadi. (2018). Konsep dasar PAUD. Yogyakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Utami, N. (2023). Pembelajaran abad 21 pada anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Utami, N. (2024). Strategi guru dalam memperkaya kosakata anak usia dini. Jurnal Pendidikan Bahasa Anak, 7(1), 30–38.
Widodo, P. (2022). Literasi awal dan penguasaan kosakata anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 8(1), 42–53.
Widyaningrum, L. (2024). Perkembangan bahasa anak melalui kegiatan bermain. Bandung: Alfabeta.
Wulandari, D. (2021). Penggunaan media visual dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Anak Cerdas Indonesia, 7(2), 58–67.
Wulandari, R. (2024). Aktivitas bermain peran berbasis media buatan anak untuk meningkatkan keberanian berbicara. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 70–80.
Yuliani, S. (2022). Peran alat peraga konkret terhadap penguasaan istilah baru anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Cerdas, 5(2), 88–95.
Yuliana, F. (2021). Tahapan perkembangan kosakata anak usia 5–6 tahun. Jurnal Anak dan Bahasa, 6(2), 44–53.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.