STRATEGI GURU KELAS DALAM MENGATASI PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS 1 SDN 10 LANGKAI DITINJAU DARI METODE MULTISENSORI

Authors

  • Aulia Yasmin Indi Hanifah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya
  • Diplan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya
  • Abd Rahman Azahari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya
  • Kristiani Natalina Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.45682

Keywords:

Teacher Strategies, Reading Difficulties, Early Reading, Multisensory Method, Elementary School.

Abstract

This study is motivated by the difficulties in early reading experienced by first-grade students at SDN 10 Langkai, such as recognizing letters, distinguishing letter sounds, and combining letters into simple words. To address these issues, teachers implemented a multisensory learning method involving visual, auditory, kinesthetic, and tactile aspects. This study aims to describe the teacher’s strategies in overcoming reading difficulties and to identify the outcomes of the multisensory method applied to students.

This research employed a descriptive qualitative approach, with research subjects consisting of first-grade teachers, students experiencing reading difficulties, and their parents. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation.

The results indicate that the implementation of the multisensory method was carried out effectively and had a positive impact on students’ reading abilities. The visual aspect was applied through the use of pictures and letter cards, the auditory aspect through repetition of letter sounds, the kinesthetic aspect through movement activities, and the tactile aspect through the use of concrete media. This approach improved students’ ability to recognize letters, pronounce sounds accurately, and read simple words. In addition, students became more active, enthusiastic, and confident in the learning process. However, the improvement was not evenly distributed among students, as it was influenced by differences in initial ability, learning motivation, and parental support. Therefore, consistent implementation at school and support from families are needed to optimize students’ reading development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, M. (2009). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Rineka Cipta.

Abdurrahman, M. (2012). Anak berkesulitan belajar: Teori, diagnosis, dan remediasinya. PT Rineka Cipta.

Anggraini, D. P. (2025). Meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 SD Pakis V yang mengalami keterlambatan melalui pendekatan multisensori dengan media kartu gambar. Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan, 45–49.

Ariyanto, B. (2024). Triangulasi penelitian kualitatif. Borneo Novelty Publishing.

Cahyadamayanti, L. P. (2019). Analisis faktor penghambat kemampuan membaca permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia.

Dalman. (2017). Keterampilan membaca. PT Grafindo Persada.

Diplan, & Setiawan, M. A. (2018). Metodologi penelitian pendidikan. CV. Sarnu Untung.

Fiantika, F. R., et al. (2022). Metodologi penelitian kualitatif.

Fitriyah, R. K. F., & Husniyatul. (2018). Keterampilan membaca. STKIP PGRI Bangkalan.

Gustiani, N., Asmiati, N., & Pratama, T. Y. (2022). Penggunaan metode multisensori dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak berkesulitan belajar membaca di sekolah dasar. Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD, 49–56.

Kuris, F. S. (2022). Strategi guru mengatasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam di SDN 60 Rejang Lebong (pp. 13–21). IAIN Curup.

Kusuma, J. W., Abimanto, D., Haryanti, Y. D., & Khoir, Q. (2023). Strategi pembelajaran. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Marwiyahati, S., & Hidayatulloh, M. A. (2019). Peran “Cakruk Baca Bergerak” dalam pengembangan literasi anak usia dini. Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 63–70.

Mislan, & Irwanto, E. (2021). Strategi pembelajaran: Komponen, aspek, klasifikasi dan model-model dalam strategi pembelajaran. Lakeisha.

Mubin, M., & Aryanto, S. J. (2024). Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 554–559. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3429

Mubarok, M. I., Matin, R. A., Safaat, S., & Nurfitria. (2024). Metode pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Journal of Educational and Language Research, 265–274.

Maharani, O., & Fadilah, M. (2024). Strategi guru dalam mengajar siswa berkesulitan membaca dan menulis di kelas IV SD Negeri Burneh 3. Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 291–292.

Palupi. (2019). Strategi mengatasi problem belajar pada siswa yang berprestasi rendah. Dalam Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.

Rahim, F. (2005). Pengajaran membaca di sekolah dasar. PT Bumi Aksara.

Rahma, & Dafit, F. (2021). Strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan melalui pemberian jam tambahan. Jurnal Basicedu, 5(4), 2330–2338.

Shodiq, M. (2001). Pendidikan bagi anak disleksia. Depdikbud.

Styawati, F. F. (2017). Efektivitas metode multisensori untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak tunagrahita ringan kelas II SLB Negeri Semarang.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sundari, E. (2024). Cendekia pendidikan. Cendekia Pendidikan, 4(4), 50–54.

Syamsudin, R. (2021). Buku keterampilan berbahasa Indonesia. Universitas Negeri Semarang.

Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Yusuf, M. (2005). Pendidikan bagi anak dengan problema belajar. Departemen Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2026-04-27