STRATEGI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS AKULTURASI ISLAM NUSANTARA DAN KESADARAN EKOLOGIS
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.45546Keywords:
islamic education, learning strategies, islam nusantara, Eco-theologyAbstract
Entering the Anthropocene era, the escalation of global environmental degradation has reached a nadir that threatens the stability of human civilization, necessitating a curriculum reorientation that is more responsive to ecological crises. This study aims to construct an integrative Islamic Religious Education (PAI) learning strategy through a functional synergy between the values of Nusantara Islam Acculturation and the Eco-Theology paradigm. Employing a qualitative design with a Systematic Literature Review (SLR) approach, a profound analysis was conducted on various reputable primary literatures published within the last five years. The research findings reveal that the transformation of ecology-based PAI requires a fundamental reorientation across three interconnected strategic dimensions. First, the conceptual-theological dimension involves repositioning the meaning of 'khalifah' as a nature preserver and strengthening ecological monotheism (tawhid). Second, the institutional-managerial dimension focuses on developing the Eco-Islamic School model, which integrates sustainable waste management systems and strengthens ecological literacy within institutional governance. Third, the practical-methodological dimension implements a transdisciplinary STEM-PAI approach, utilizing digital technology to ground religious values in tangible actions. The synthesis confirms that this strategy not only strengthens national character by preserving Nusantara's local wisdom but also serves as a substantive contribution to the global Sustainable Development Goals (SDGs) agenda, particularly regarding climate action, gender equality, and quality education. This study concludes that the synchronization between religious ethics derived from revelation and global scientific standards is a crucial key to creating a collective social transformation toward a future civilization that is harmonious, inclusive, and sustainable.
Downloads
References
Abidin, Z., dkk. (2024). Teologi lingkungan dalam perspektif Islam Nusantara: Studi kasus pelestarian mata air di Jawa Tengah. Jurnal Studi Islam dan Budaya, Volume 22 Nomor 1, Halaman 45-60.
Al-Fatih, M. (2025). Integrasi kesadaran ekologis dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Islam, Volume 14 Nomor 2, Halaman 112-128.
Anwar, S. (2026). Strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa. Jurnal Inovasi Pembelajaran, Volume 12 Nomor 1, Halaman 23-38.
Arifin, Z., & Bakri, S. (2024). Akulturasi Islam dan budaya lokal dalam tradisi pengelolaan alam di masyarakat pesisir. Jurnal Antropologi Agama, Volume 8 Nomor 2, Halaman 150-165.
Aziz, A. (2025). Reorientasi kurikulum PAI berbasis kearifan lokal Nusantara menghadapi krisis iklim. Jurnal Kurikulum dan Pendidikan, Volume 10 Nomor 3, Halaman 201-215.
Fauzi, A., dkk. (2026). Digitalisasi nilai-nilai Islam Nusantara melalui platform pembelajaran interaktif. Jurnal Teknologi Pendidikan, Volume 15 Nomor 1, Halaman 55-70.
Hidayat, R. (2024). Eco-Theology: Membedah peran manusia sebagai khalifah dalam pelestarian alam. Jurnal Teologi Kontemporer, Volume 7 Nomor 1, Halaman 12-25.
Ibrahim, H. (2025). Implementasi model Eco-Islamic School di sekolah dasar perkotaan. Jurnal Manajemen Pendidikan, Volume 11 Nomor 2, Halaman 180-195.
Lestari, P., & Wahyudi, A. (2026). Sinergi nilai budaya dan agama dalam pembentukan karakter peduli lingkungan. Jurnal Pendidikan Karakter, Volume 16 Nomor 1, Halaman 34-48.
Mulyani, S. (2024). Analisis kritis strategi pembelajaran transdisipliner STEM dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Riset Pendidikan, Volume 9 Nomor 3, Halaman 270-285.
Nasution, M. (2025). Paradigma Islam Nusantara sebagai basis perlawanan terhadap eksploitasi alam. Jurnal Pemikiran Islam, Volume 20 Nomor 2, Halaman 88-103.
Nurhayati, dkk. (2026). Pengaruh kurikulum berbasis ekologi terhadap perilaku pro-lingkungan siswa SD. Jurnal Psikologi Pendidikan, Volume 13 Nomor 1, Halaman 45-60.
Parisu, C. Z. L., & Saputra, E. E. (2025). Pengaruh Integrasi Nilai Multikultural dalam Materi IPS terhadap Sikap Kebhinekaan Siswa Sekolah Dasar. Arus Jurnal Pendidikan, Volume 5 Nomor 1, Halaman 31-39.
Prasetia, I. (2024). Pengelolaan limbah di sekolah berbasis nilai-nilai Islam: Sebuah tinjauan metodologis. Jurnal Praktik Pendidikan, Volume 6 Nomor 4, Halaman 312-328.
Pratama, & Fauzi. (2026). Kurikulum humanistik-digital: Transformasi pendidikan pesantren di era disrupsi. Jurnal Inovasi Kurikulum, Volume 13 Nomor 1, Halaman 12-28.
Pratiwi, D. A., & Sari, N. P. (2019). Digital Storytelling sebagai Media Pelestarian Cerita Rakyat di Era Digital. Jurnal Komunikasi dan Media, Volume 6 Nomor 1, Halaman 33-45.
Qurotunnisa, dkk. (2026). Efektivitas modul tematik "Para Penghuni Alam" terhadap kecerdasan ekologis siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, Volume 18 Nomor 2, Halaman 95-110.
Riskawati. (2023). Manajemen limbah berkelanjutan di lingkungan pesantren berbasis nilai thaharah. Jurnal Ekologi dan Masyarakat, Volume 5 Nomor 1, Halaman 40-55.
Rosmiati, dkk. (2026). Krisis ekologi dan respon teologis Pendidikan Agama Islam di era Antroposen. Jurnal Etika dan Moralitas, Volume 11 Nomor 1, Halaman 1-15.
Santoso, D., Prasetyo, B., & Lestari, W. (2019). Penggunaan Teknologi Digital untuk Melestarikan dan Mengajarkan Budaya Lokal di Sekolah. Jurnal Teknologi Pendidikan, Volume 11 Nomor 3, Halaman 215-228.
Saputra, E. (2026). Eco-Theology: Reorientasi tauhid ekologis dalam materi Pendidikan Agama Islam. Jurnal Teologi dan Filsafat, Volume 16 Nomor 2, Halaman 130-145.
Saputra, E. E. (2024). Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar dalam Konteks Pendidikan Multikultural Pada Mata Pelajaran IPS. SEMESTA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, Volume 2 Nomor 3, Halaman 158-164.
Saputra, E. E. (2025). Pengaruh Metode Pembelajaran dan Gaya Kognitif terhadap Sikap Sosial. Indonesian Research Journal on Education, Volume 5 Nomor 3, Halaman 524-537.
Saputra, E. E., & Parisu, C. Z. L. (2025). Perilaku Sosial Dalam Konteks Pendidikan Multikultural. Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia, Volume 1 Nomor 1, Halaman 21-31.
Saputra. (2025). Etika konsumsi dan program makan bergizi di sekolah berbasis sumber daya lokal. Jurnal Nutrisi dan Pendidikan, Volume 4 Nomor 3, Halaman 220-235.
Saputri, dkk. (2024). Integrasi STEM dalam modul IPAS untuk memperkuat kesadaran saintifik-religius. Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, Volume 12 Nomor 4, Halaman 310-325.
Sari, R., dkk. (2026). Peran guru PAI dalam menginternalisasi nilai kesadaran lingkungan pada generasi Z. Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 7 Nomor 2, Halaman 102-115.
Utama, B. (2025). Analisis Systematic Literature Review pada perkembangan kurikulum PAI berbasis lingkungan. Jurnal Metodologi Penelitian, Volume 14 Nomor 3, Halaman 240-255.
Wahyuningsih, S. (2024). Mewujudkan sekolah hijau melalui pendidikan agama: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Hijau, Volume 5 Nomor 1, Halaman 88-100.
Wirda. (2025). Pemanfaatan Digital Storytelling dalam Mengajarkan Nilai-Nilai Sosial Budaya pada Siswa Sekolah Dasar. Intelektual: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Volume 1 Nomor 3, Halaman 78-88.
Saputri, dkk. (2024). Integrasi STEM dalam modul IPAS untuk memperkuat kesadaran saintifik-religius. Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, 12(4), 401-418.
Sholehudin, dkk. (2026). Perspektif gender dalam pengelolaan lingkungan pendidikan inklusif. Jurnal Gender dan Pembangunan, 14(2), 180-195.
Suhartono. (2021). Alam sebagai ayat kauniyah: Pendekatan fenomenologi dalam PAI. Jurnal Studi Al-Qur'an, 9(1), 55-70.
Widodo, & Hadi. (2026). Rekonstruksi konten PAI adaptif melalui teknologi simulasi digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 15(3), 250-265.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.