SISTEM DAN PROSEDUR PENDAFTARAN HAJI DI KEMENTERIAN HAJI DAN UMROH KABUPATEN MANDAILING NATAL

Authors

  • Rigon Hasibuan STAIN Mandailing Natal
  • Ahmad Syahril STAIN Mandailing Natal
  • Yusni Zakiah Lubis STAIN Mandailing Natal
  • Ismi Zakiyah Dly STAIN Mandailing Natal
  • Nila Rahmadani STAIN Mandailing Natal
  • Anggita Dewi Harahap STAIN Mandailing Natal
  • Nur Ainun Lubis STAIN Mandailing Natal
  • Desi Safitri STAIN Mandailing Natal
  • Siti Suaibah STAIN Mandailing Natal
  • Muniroh STAIN Mandailing Natal
  • Amiruddin STAIN Mandailing Natal
  • Nurul Sakinah STAIN Mandailing Natal

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.45189

Keywords:

Hajj Registration, Siskohat, Services.

Abstract

The Hajj pilgrimage is the fifth pillar of Islam and is obligatory for all Muslims who are able. The high level of public interest makes the Hajj registration process crucial and must be carried out in an orderly and transparent manner. This study aims to describe the Hajj registration system and procedures at the Ministry of Hajj and Umrah Office in Mandailing Natal Regency and the role of students in the Hajj registration process during the field experience practicum (PPL). The method used is descriptive qualitative with a participatory approach through the Field Experience Practicum (PPL) activities. The results show that Hajj registration is carried out in two stages, namely at the bank and at the Ministry of Hajj and Umrah office using the SISKOHAT application. This system helps improve the effectiveness and transparency of services, although there are still obstacles such as a lack of public understanding and limited use of technology.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). (2023). Laporan Tahunan Pengelolaan Keuangan Haji. Jakarta: BPKH.

Hardiyansyah. (2018). Kualitas Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gava Media.

Hasibuan, R. (2023). “Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Bidang Haji.” Jurnal Teknologi dan Informasi, 8(1), 67–75.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2010 (Kementerian Agama RI, 2010) tentang Prosedur dan Persyaratan Pendaftaran Ibadah Haji. Jakarta: Kemenag RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Manajemen Penyelenggaraan Ibadah Haji di Indonesia. Jakarta: Kemenag RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pelayanan Haji dan Umrah. Jakarta: Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT (Kementerian Agama RI, 2023)). Jakarta: Ditjen PHU.

Kurniawan, A. (2021). “Penerapan Sistem Informasi dalam Pelayanan Haji di Indonesia.” Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 45–58.

Nugroho, R. (2020). Public Policy dan Pelayanan Publik di Indonesia. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Rahman, A. (2021). “Kualitas Pelayanan Publik dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji.” Jurnal Kebijakan Publik, 5(2), 89–102.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2025). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Siregar, M. (2022). “Efektivitas Pelayanan Pendaftaran Haji Melalui SISKOHAT (Kementerian Agama RI, 2023).” Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(1), 23–34.

Sinambela, L. P. (2017). Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, dan Implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Widodo, J. (2020). Analisis Kebijakan Publik: Konsep dan Aplikasi. Malang: Bayumedia.

Downloads

Published

2026-04-17