ANALISIS HAMBATAN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DI SDN TEMBONG 2: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF

Authors

  • Syarifah Aini PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa
  • Layyinah PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa
  • Futri Alaida Holilah PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa
  • Siti Khoirunnisa PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa
  • Dede Rahmawati PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa
  • Aam Sumiyati PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa
  • Siti Sofa Marwah PGSD FKIP Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44502

Keywords:

Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Faktor Penyebab, Upaya Guru, Literasi dan Numerasi.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar, faktor penyebab, serta upaya penanganan yang dilakukan oleh guru pada siswa kelas IV dan V di tingkat sekolah dasar. Kesulitan belajar menjadi hambatan krusial yang mempengaruhi kecepatan pemahaman materi dan capaian akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam Bersama guru kelas dan siswa untuk mendapatkan gambaran riil di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis kesulitan belajar yang dominan, yaitu kesulitan membaca dan kesulitan menghitung. Kesulitan membaca terindikasi dari adanya siswa yang masih mengeja, terbata-bata, hingga belum mengenal huruf. Sementara itu, kesulitan menghitung ditemukan pada rendahnya penguasaan operasi hotung dasar dan kesulitan memahami soal cerita. Faktor penyebab kesulitan ini terbagi menjadi dua, yakni faktor internal yang meliputi rendahnya motivasi, minat, dan kemampuan dasar siswa yang beragam. Sedangkan faktor eksternal meliputi kurangnya pendampingan belajar oleh orangtua, lingkungan rumah yang kurang kondusif, upaya yang dilakukan sekolah dan guru dalam mengatasi permasalahan tersebut meliputi pemberian bimbingan khusus melalui les tambahan, Latihan membaca dan berhitung secara rutin, serta penerapan metode pembelajaran yang lebih sederhana. Selain itu, guru membangun komunikasi intensif dengan orang tua untuk menyelaraskan bimbingan belajar di rumah. Sinergi antara pihak sekolah dan keluarga terbukti menjadi faktor kunci dalam mengurangi hambatan belajar siswa serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Rohmah, A. N. (2017). Belajar dan pembelajaran (pendidikan dasar). Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 9(02), 193-210.

Yeni, EM (2015). Kesulitan belajar matematika di sekolah dasar. Jupendas: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 71281.

Nasution, H. H., dkk. (2023). Pengaruh Motivasi Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa.

Jannah, A. B. K., & Sartika, S. B. (2022). Tingkatan Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Belajar IPA.

Kamila, R. T., & Abduh, M. (2022). Minat Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Kesulitan Belajar Matematika.

Aulia, R. (2024). Dinamika Kesulitan Belajar Siswa dalam Perspektif Psikologi dan Lingkungan.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.

Rusli, M., Pendidikan, D., & Timur, L. (2014). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar / Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 1–13. https://doi.org/doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Rofiqi (2020). Diagnosis kesulitan belajar pada siswa. Malang: Cv Literasi Nusantara Abadi.

Rizkiyana, F., & Kodri, S. (2023). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Indonesia Siswa di Sekolah Dasar.Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(3), 177-185.

Mafruhah, L., & Muchyidin, A. (2020). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan kriteria Watson. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 15(1), 24–35. https://doi.org/10.21831/pg.v15i1.26534

F. S. Wahid, S. B. Riono, and R. R. Yono, “Persepsi Guru pada Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Daring,” Community J. Pengabdi. Pada Masy., vol. 2, no. 2, pp. 74–82, 2022

Hidayah, N. A., Afifullah, M., & Sulistiono, M. (2021). Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Bawah di MI Bahrul Ulum Sekapuk Ujungpangkah Gresik. JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 112-119.

Warsin et.al. (2023). Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas II SD Negeri Pabuaran 01 Kabupaten Brebes. Era Literasi: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(3), 47-58.

Rizkiyana, F., & Kodri, S. (2023). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Indonesia Siswa di Sekolah Dasar.Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(3), 177-185.

Samrin, S., Syahrul, S., & Maknun, D. R. L. (2020). Pengaruh kondisi sosial ekonomi terhadap motivasi belajar siswa. Shautut Tarbiyah, 26(2), 250-271

Slameto. (2015). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Nuraeni, & Syihabuddin, S. A. (2020). Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa dengan Pendekatan Kognitif. Jurnal BELAINDIKA, 01(01), 19–30. https://doi.org/https://doi.org/10.52005/belaindika.v2i1.24

Soedjono. (2003). Kesulitan Belajar dan Pengajaran Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Dikti, PPL PTJ.

Nurhasanah, & Satriyadi. (2022). Kesulitan Belajar dan Faktor Penyebabnya Pada Siswa SMP Sabilal Akhyar Kwala Gumit. Jurnal Generasi Tarbiyah Al Ishlahiyah, 1(1), 83–91.

Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81–95. https://doi.org/https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Munirah. (2018). Peranan Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa. TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 111–127. https://doi.org/https://doi.org/10.26618/jtw.v3i02.1597

Umalihayati, dkk. (2024), Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar: Studi Kasus Kualitatif. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol 12 No 2. 845-856.

Downloads

Published

2026-04-07