ANALISIS KELAYAKAN TINGKAT KEBISINGAN DAN INTENSITAS PENCAHAYAAN RUANG PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR DI KOTA MALANG MENGGUNAKAN SOUND LEVEL METER DAN LUX METER

Authors

  • Dieksa Saputri Himawan Universitas Negeri Malang
  • Nur Latifah Khomsiati Universitas Negeri Malang
  • Immanuel Surya Pratama Universitas Negeri Malang
  • Fadilatul Anisa Universitas Negeri Malang
  • Tee Tze Kiong University Tun Hussein Onn Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44477

Keywords:

noise, lighting, library, sound level meter, lux meter, suitability

Abstract


The library is one of the key facilities in the student learning process that requires an adequate physical environment, particularly regarding noise levels and lighting intensity. This study aims to analyze the suitability of noise levels and lighting intensity in the library of an elementary school in Malang City based on applicable quality standards. Measurements were taken at 30 observation points at 20-minute intervals, from 10:00 AM to 12:00 PM, using a sound level meter and a lux meter. The reference standards used were SNI 03-6386-2000 for noise levels (≤55 dBA for reading rooms) and SNI 03-6197-2000 for lighting intensity (≥300 lux for library reading rooms). The analysis results showed that most measurement points did not meet the minimum lighting standards, while most noise levels exceeded the permissible thresholds. This study provides recommendations for improvement, including the addition of artificial light sources and the use of sound-absorbing materials to enhance the comfort of the library reading room.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-6386-2000: Spesifikasi Tingkat Bunyi dan Waktu Dengung dalam Bangunan Gedung dan Perumahan. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-6197-2000: Konservasi Energi pada Sistem Pencahayaan. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 16-7062-2004: Pengukuran Intensitas Penerangan di Tempat Kerja. Jakarta: BSN.

Djannah, F. (2020). Pengaruh lingkungan fisik ruang kelas terhadap konsentrasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 112–120.

Goembira, F., & Bachtiar, V. S. (2003). Cara Pengukuran Tingkat Kebisingan. Padang: Universitas Andalas.

Hendra, Tina, S., & Majidah, A. (2013). Tingkat Pencahayaan Perpustakaan di Lingkungan Universitas Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7(6), 265–270.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun 1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

Kurniasih, S., & Saputra, O. (2019). Evaluasi Tingkat Pencahayaan Ruang Baca pada Perpustakaan Universitas Budi Luhur Jakarta. Jurnal ARCADE, 3(1), 73–79.

Masniar, M., & Nasrun, K. A. (2019). Evaluasi Tingkat Kebisingan dan Pencahayaan pada Ruang Perkuliahan Gedung 5 Universitas Muhammadiyah Sorong. Metode: Jurnal Teknik Industri, 5(1), 15–20.

Metawati, N., dkk. (2015). Evaluasi Pemenuhan Standar Tingkat Kebisingan. Media Neliti: Jurnal Arsitektur dan Lingkungan.

Sakdiah, S. (2008). Gambaran Tingkat Pencahayaan dan Keluhan Subjektif Kelelahan Mata pada Karyawan Rumah Sakit Ananda Bekasi. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Sihite, W. L., Chahaya, I., & Dharma, S. (2013). Analisa Tingkat Kebisingan pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Petisah. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Sulistiyo-Basuki. (1992). Teknik dan Jasa Dokumentasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wibowo, R., Kindangen, J. I., & Sangkertadi. (2001). Sistem Pencahayaan Alami dan Buatan di Ruang Kelas Sekolah Dasar di Kawasan Perkotaan. Manado: Program Studi Arsitektur Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi.

Downloads

Published

2026-04-09