MEDIA SOSIAL DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS BUDAYA REMAJA: PERSPEKTIF KONSELING MULTIKULTURAL DI ERA DIGITAL

Authors

  • Mey Wahyu Nur Hidayah Universitas Negeri Surabaya
  • Fiisabilillah Jannah Universitas Negeri Surabaya
  • Maulidia Aulia Universitas Negeri Sidoarjo
  • Naura Aisya Maghfiradina Universitas Negeri Surabaya
  • Anita Dhuwi Rahayu Universitas Negeri Surabaya
  • Ari Khusumadewi Universitas Negeri Surabaya
  • Ela Nur Fadilah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44470

Keywords:

Social media, Adolescent Cultural Identity, Multicultural Counseling

Abstract

This study aims to examine the role of social media in shaping the cultural identity of young people in the digital age through the perspective of multicultural counseling. The method used is a literature review with a qualitative approach using relevant academic sources. The findings indicate that social media has become a primary platform for identity formation through online interactions and exposure to global culture, which has led to cultural hybridization between local and global values. The impact is dual: expanding modes of expression while also potentially causing an identity crisis and diminishing the strength of local culture. Therefore, multicultural counseling is essential to support young people  integrating their identities in a balanced manner amidst digital developments.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alpiah, S., Asbari, M., Saputri, I. A., & Adilya, N. R. (2023).

Oversharing: Urgensi Privasi di Era Digital. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(1), 42–47. https://doi.org/10.4444/jisma.v 3i1.877

Al Fajri, A., Nur Huda, N., & Syaifuddin, M. (2025). Pengaruh media sosial terhadap pembentukan perubahan identitas nasional di kalangan remaja. Maliki Interdisciplinary Journal, 6(1),

1-15. https://urj.uin malang.ac.id/index.php/mij/arti cle/download/15761/5083

Anjani, A., Skinah, M. E., Riesmala, N. Q., Hidayah, R. A., & Fuadin, A. (2025). Dampak bahasa slang pada komunikasi sehari hari pada Generasi Alphabut. Jurnal Cakrawala Akademika (JCA), 1(5), 1762–1770. https://doi.org/10.70182/JCA.v 1i5.12

Dawir, R. S., Sugiharto, D. Y. P., & Awalya, A. (2023). The Relationship between Self- efficacy and Students Interpersonal Abilities. 12(3), 180–183.

Dewi, A. T. R., Aini, A. N., Sania, I., Azizah, N. Z., Nurpadilah, Y., & Supriyono, S. (2024). Rendahnya Minat pada Budaya Lokal di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 23642–23649. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jpta m/article/view/15479

Fatimah, F., & Rahma, S. A. (2025). Pengaruh budaya pop global terhadap nilai dan identitas Generasi Z pada masa kini. Cendikia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 5(1), 273–285.

https://doi.org/10.55606/cendik ia.v5i1.3526

Faqih, A & Holilah, I. (2025). Pengaruh Budaya Populer Terhadap Pola Pikir Remaja di Indonesia. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi. 2. 337-349. 10.71282/jurmie.v2i5.331

Felita, P., Siahaja, C., Wijaya, V., Melisa, G., Chandra, M., & Dahesihsari, R. (2016). Pemakaian media sosial dan self concept pada remaja. Manasa, 5(1), 30-41.

Flynn, S. I. (2021). Global culture. EBSCO Research Starters. https://www.ebsco.com/resear ch-starters/social-sciences- and-humanities/global-culture

Haqie, D. A., Hapsari, W., & Karsiyati, K. (2024). Peran Anonimitas Dan Konsep Diri Terhadap Online Disinhibition Effect Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(16), 238-252.

Julianti, R., & Ritonga, M. (2025). Pembentukan identitas dan representasi diri melalui gaya hidup "Fun and Fashion" pada mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(5), 2868–2876.

Kipng’etich, L. (2024). Cultural hybridity and identity formation in globalized societies. International Journal of Humanity and Social Sciences, 2(5), 14–25.

Khusumadewi, A. (2025). Hakikat Konseling Multibudaya , Pengertian Budaya , dan Kebudayaan. 2(3), 370–376.

Kusumawati, E. P. (2024, 17 Juli). Tren bahasa campuran pada masyarakat. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Diperoleh

31 Maret 2026, dari https://badanbahasa.kemendik dasmen.go.id/artikel- detail/4303/tren-bahasa- campuran-pada-masyarakat

Mridha, M. (2021) Global Culture: Its Existence and Consequences on Our Lifestyle in Bangladesh. Open Journal of Social Sciences, 9, 167-187. doi: 10.4236/jss.2021.91012.

Nurdin, I. I. L., Danielle, D., Purbanegara, D. K., Ramadhania, N., Farhan, M. I., & Ridhana, P. (2021). Pudarnya budaya sopan santun masyarakat Indonesia dalam mengemukakan pendapat di media sosial. Journal of Development and Social Change, 4(1), 1–11. https://jurnal.uns.ac.id/jodasc

Nurhikma, Alfarizi, I., & Kurniati. (2025). Batasan privasi dalam hukum Islam: Analisis fenomena oversharing di media sosial. JIH: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 56–65.

https://doi.org/10.58540/jih.v1i 2.745

Partadisastra, A. M., Taji, B. S., Sulistiawati, D., & Hasanah, H. (2022). Dampak globalisasi informasi terhadap perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Jakarta. Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 6–15.

Perdana, M. T., & Heny, H. I. (2026). Globalisasi dan Hibridisasi Budaya Implikasi terhadap Identitas Lokal dan Transformasi Sosial. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 23(2), 191 - 197. https://doi.org/10.36762/jurnalj ateng.v23i2.1418

Poltekbang Palembang. (2025, 18 September). Mengungkap rahasia algoritma TikTok: Mengapa begitu candu dan sulit dilepaskan? Diperoleh 31 Maret 2026, dari https://poltekbangplg.ac.id/me ngungkap-rahasia-algoritma- tiktok-mengapa-begitu-candu- dan-sulit-dilepaskan/

Putri, F. S., Fauziyyah, H., Dewi, D. A., & Purnamasari, Y. F. (2021). Implementasi sikap sopan santun terhadap karakter dan tata krama siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4987–4994. https://doi.org/10.31004/edukat if.v3i6.1583

Sari, R. A., Prasetyo, M. A., Syahrizal, A. R., Kaulika Bangun, A. P., & Heri, E. A. (2025). Kajian Desain Algoritma Video Pendek TikTok terhadap Perilaku Adiktif Remaja. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(5), 4271–4287. https://doi.org/10.38035/jmpis. v6i5.5888

Setiawan, I. (2023). Kompetensi Konselor Multikultural : Esensi Dalam Mengimpelementasikan Bimbingan Dan Konseling. 155–165.

Setyaningrum, N. D. B. (2018). Budaya lokal di era global. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, 20(2), 102–112.

Sugitanata, A., Hasan, F., & Aminah, S. (2024). Efek Cermin Digital: Fenomena di Media Sosial yang Mempengaruhi Konstruksi Diri Perempuan. Fatayat Journal of Gender and Children Studies, 2(1), 9-23.

Sukmadeva, D. N., Setyaputri, N. Y., & Krisphianti, Y. D. (2021). Budaya sopan santun sebagai dasar memulai interaksi sosial yang baik di sekolah. Jurnal Nusantara PGRI Kediri. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 2, 452-456. https://doi.org/10.29407/7dkz0 469

Suswandari, Mujtahiddin, L. M. T., Septiana, K., Kodir, A., Kurniawati, H., Lesmana, M. W., Muttaqin, A., Andrikas, Y., Ulumiddin, & Mahfuddin, C. (2024). Multikulturalisme dan kearifan lokal dalam pembelajaran IPS (M. H. Fachrurozi, Ed.). Lakeisha.

Wijayanti, L. I. (2024). Analisis Penerapan Pendidikan Multikultural Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling. 8(2), 894–902.

Renanta, Y. A., Shabilla, R. A., & Wiraguna, S. A. (2025). Oversharing di kalangan remaja dan mahasiswa serta ancaman terhadap privasi menurut UU Pelindungan Data Pribadi. Indonesian Journal of Law, 2(4), 68–77.

https://jurnal.intekom.id/index.p hp/inlaw/article/view/1207

Rezi, P. Y., & Mardhiah, D. (2023). Pengelolaan kesan oleh remaja yang melakukan dugem (clubbing) di Kota Padangn(Studi kasus Angel’s Wing Padang). Jurnal Perspektif, 6(2), 218-226.

Yusuf, M. (2016). Konseling Multikultural Sebuah Paradigma Baru Untuk Abad Baru. 5(1), 1–13.

Downloads

Published

2026-06-28