PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MEWUJUDKAN KOTA LAYAK ANAK DI KOTA PEKANBARU

Authors

  • Riska Kartini Universitas Riau
  • Sujianto Universitas Riau
  • Zulkarnaini Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44182

Keywords:

Good Governance, Child-Friendly City, Public Policy, Child Protection, Governance

Abstract

This study aims to analyze the application of good governance principles in realizing a Child-Friendly City in the City of Pekanbaru. The background of this research is based on the fact that there is still a gap between the achievement of the status of Child-Friendly City and the empirical conditions in the field, especially in the fulfillment of children's rights and protection. Therefore, good governance is needed as a foundation for the formulation and implementation of policies that are in the best interests of children. This research uses the theory of good governance according to Sedarmayanti (2004) which includes nine indicators, namely participation, rule of law, transparency, responsiveness, consensus orientation, justice, effectiveness and efficiency, accountability, and strategic vision.
The research method used is a qualitative approach with the type of explanatory descriptive research. Data was collected through observation, interview, and documentation techniques at related agencies that play a role in the implementation of the Child-Friendly City program in Pekanbaru City. The data obtained is then analyzed in depth to describe the conditions for the implementation of the principles of good governance and identify supporting and inhibiting factors in its implementation.
The results of the study show that the application of good governance principles in realizing a Child-Friendly City in Pekanbaru City in general has been running, but it is not fully optimal. Several indicators such as participation, justice, and effectiveness have shown good implementation through cross-sector coordination and programs that support the fulfillment of children's rights. However, there are still obstacles in the form of limited resources, suboptimal coordination between agencies, and uneven involvement of the community and children in the policy-making process. Thus, it can be concluded that the application of the principle of good governance in realizing a Child-Friendly City in Pekanbaru City requires strengthening the implementation aspect to be more effective, inclusive, and sustainable. This research is expected to contribute as an evaluation and recommendation material for local governments in improving the quality of governance oriented towards the fulfillment of children's rights and protection.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, Guntur Jatmiko, Yaqub Cikusin, and Hirshi Anadza. "Implementasi Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak Di Kota Malang Dalam Pemenuhan Hak Anak Dan Perlindungan Anak." Respon Publik 15.1 (2021): 14-21.

Delaseh, G. K. (2023). implementasi peraturan daerah nomor 9 tahun 2020 tentang kabupaten layak anak melalui pendekatan pendidikan di kabupaten landak provinsi kalimantan barat (doctoral dissertation, ipdn)

Dwiyanto, a. (2011). mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. yogyakarta: gadjah mada university press.

Fahmi, Much Sari’ul, Anggraeny Puspaningtyas, and M. Kendry Widiyanto. "Kepemimpinan Kepala Desa dalam Mewujudkan Good Governance pada Perspektif New Public Leadership di Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik." Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara 2.3 (2024): 229-245

Farhaini, Y. (2021). Evaluasi Kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru Dalam Pengembangan Kota Layak Anak (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).

Fithriyyah, Mustiqowati Ummul. "Studi Implementasi Kebijakan Kota Layak Anak (KLA) di Kota Pekanbaru." Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi 9.2 (2017): 154-171.

Irwan, I., Damanik, E., Melia, Y., Elvawati, E., Jannah, L. I., & Lubis, G. C. (2022). Sosialisasi Penguatan dan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak di Kabupaten Pasaman Barat. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2(2), 398-403.

Jannah, M., Amaliatulwalidain, A., & Kariem, M. Q. (2022). Optimalisasi Peran Forum Anak Dalam Mensosialisasikan Kebijakan Kota Layak Anak Di Kota Palembang. Governance, 10(2), 65-67.

Lutfianti, E. N., Wilujeng, S., & Hentika, N. P. (2023). Implementasi Good Governance dalam Pelayanan Publik di Kantor Desa Wringinrejo Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Mirai Management, 8(2), 281-289.

Mahmud, & suandi (2020). implementasi kebijakan pengembangan kabupaten/kota layak anak (kla) di kota palembang. jurnal ilmu administrasi dan studi kebijakan

Mahmud, A., & Suandi, S. (2020). Implementasi Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (Kla) Di Kota Palembang. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK), 2(2), 36-52

Mandasari, N. (2023). Perbandingan Konsep Tata Kelola Pemerintah: Sound Governance, Dynamic Governance, dan Open Government. Economics, Business, Management, & Accounting Journal (Ebisma), 3(1), 46-42.

Natalia, a. (2025). paradigma good governance dalam administrasi publik memfasilitasi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (tbp). jurnal tapis: jurnal teropong aspirasi politik islam

Pandiangan, n. i. (2023). implementasi kebijakan program kota layak anak di kota medan dalam upaya pemenuhan hak bermain anak.

Prayana, I. Kadek Rian. "Optimalisasi Kebijakan Kota Layak Anak Di Kota Denpasar: Pendekatan Administrasi Publik Untuk Mewujudkan Perlindungan Dan Kesejahteraan Anak." Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan 11.2 (2024):247-257.

Ramadhan, M. A. (2023). Peran Forum Anak Dalam Upaya Membantu Pemerintah Mewujudkan Kota Layak Anak (Kla) Di Kota Pekanbaru (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Rangkuti, Safitri Ridwan, and Irfan Ridwan Maksum. "Implementasi Kebijakan Sekolah Ramah Anak Dalam Mewujudkan Kota Layak Anak di Kota Depok." Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) 8.1 (2019): 38.

Riggio, E. (2002). Child friendly cities: good governance in the best interests of the child. Environment and Urbanization, 14(2), 45-58.

Rumtianing, I. (2014). Kota layak anak dalam perspektif perlindungan anak. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 27(1).

Samodra, Wibawa., Yuyun . P dan Agus P. (1994). Evaluasi Kebijakan Publik.

Sari, A. I., & Rusli, Z. (2023). Tata kelola pemerintahan dinamis (dynamic governance) dalam penyelenggaraan kota layak anak di Kota Pekanbaru. J. Adm. Publik, 5(1).

Sihotang, J. S. (2023). Good Governance dalam Pelayanan Publik. Jurnal manajemen dan ekonomi, 1(2), 188-201.

Taufiqurokhman, & almuqsith. (2025). comparative perspectives on good governance: global principles and local realities. politeia: journal of public administration and political science and international relations,

United nations development programme (undp). (1997). governance for sustainable human development. new york: undp.

Buku :

Anggraini, D. (2019). Pengembangan Kapasitas Pegawai Dalam Mewujudkan Good Governance.

Arikunto, S. 2002. Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dunn, W William. 2000. Analisis Kebijakan. Jakarta: Bumi Aksara Pasolong, Harbani.2010. Teori Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Poerwadarminta, W.J.S. (2003). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Sedarmayanti. (2004). Good Governance (Kepemerintahan yang Baik) dalam Rangka Otonomi Daerah. Bandung: Mandar Maju

Sedarmayanti. 2004. Good Government (Pemerintahan yang baik). Bandung: CV. Mandar Maju.

Sinambela, P, dkk, 2006, Reformasi Pelayanan Publik : teor, Kebijakan dan implementasi, Bumi Aksara, Jakarta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, R. B. (2024). Pengaruh good governance dan kompetensi sumber daya manusia serta motivasi terhadap komitmen kerja dan kinerja pegawai.

Undang – Undang :

Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak

Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia No.12 Tahun 2011 Tentang Indikator Kota Layak Anak

Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Kota Layak Anak

Website :

https://www.pekanbaru.go.id/p/news/pemko-pekanbaru-targetkan-predikat- utama-sebagai-kota-layak-anak (Diakses pada tanggal 28 Juni 2025)

https://riau.antaranews.com/berita/123660/pekanbaru-sabet-tiga-penghargaan- sebagai-kota-layak-anak (Diakses pada tanggal 28 Juni 2025)

https://data.unicef.org/resources/the-state-of-the-worlds-children-2011-adolescents- an-age-of-opportunity/ (Diakses pada tanggal 29 Juni 2025)

https://peraturan.bpk.go.id/Details/247972/perda-prov-riau-no-7-tahun-2019 (Diakses pada tanggal 07 Juli 2025)

https://peraturan.bpk.go.id/Details/199082/perwali-kota-pekanbaru-no-111-tahun- 2021(Diakses pada tanggal 07 Juli 2025)

https://www.cakaplah.com/berita/baca/127719/2025/09/17/222-anak-terlantar-dan-gepeng-di-pekanbaru-sepanjang-tahun-2025-ditangani-banyak-dari-luar-daerah#sthash.uZlIlCQP.dpbs

https://www.idntimes.com/news/indonesia/kementerian-pppa-anugerahi-177- daerah-sebagai-kota-layak-anak (Diakses pada tanggal 07 Juli 2025)

https://kiblatriau.com/news/detail/27469/apsai-siap-dukung-kota-pekanbaru-jadi- kota-layak-anak-peringkat-utama (Diakses pada tanggal 08 Juli 2025)

https://www.pekanbaru.go.id/p/menu/profil-kota/mengenal-kota-pekanbaru (Diakses 20 Oktober 2025)

https://www.cakaplah.com/berita/baca/127719/2025/09/17/222-anak-terlantar-dan-gepeng-di-pekanbaru-sepanjang-tahun-2025 (Diakses 06 Januari 2026)

https://www.polri.go.id/profil-dan-tugas-pokok-polri wilayah-riau (Diakses 10 Januari 2026)

Downloads

Published

2026-06-10