EFEKTIVITAS KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM MENGEMBANGKAN EKSPRESI DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK CENDANA MAWANG

Authors

  • Resa Anggreni Syam UIN Alauddin Makassar
  • Wahyuni Wahyuni UIN Alauddin Makassar
  • Umi Kusyairy UIN Alauddin Makassar
  • Muchlisah Muchlisah UIN Alauddin Makassar
  • Ade Agusriani UIN Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i2.43926

Keywords:

effectiveness, self-expression, extracurricular activities, early childhood education

Abstract

The results of the study indicate that extracurricular dance activities are carried out through the stages of basic movement training, rhythmic accuracy, body expression training, and final performances. Supporting factors for this activity include teacher and parental support, adequate school facilities, and high student interest. Inhibiting factors include limited practice time and differences in each child's ability to follow the movements. The implications of this activity are seen in improving children's self-expression, such as increased self-confidence, nonverbal communication skills, courage to perform in public, movement creativity, and the ability to control body coordination, its validity using triangulation of sources, techniques, and time.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., Ervina, M., Mutiara, A. S., Aghnaita, M., Saudah, & Hidayati, S. (2024). Implementasi ekstrakurikuler tari dan relevansinya sebagai pengembangan kreativitas seni anak usia dini. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 111–122.

Agustina, I., & Saputra, A. A. (2025). Pengelolaan sarana dan prasarana untuk efektivitas pembelajaran di PAUD Harapan Ibu. NGOPENI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 59–71.

Alzahrani, A., & Ibrahim, N. (2024). Enhancing social-emotional skills in early childhood: Intervention study on the effectiveness of social and emotional learning. BMC Psychology, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s40359-024-02280-w

Amelia, F., & Dewi, S. (2022). Pengaruh kegiatan seni tari terhadap keterampilan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 220–229.

Anderson, A. J. (2024). How did we get so bored? A bioecological model of the development of boredom. Psychological Reports, 127(5), 1941–1958. https://doi.org/10.1177/00332941241275590

Anggraeni, R., & Rizal, A. (2021). Seni tari sebagai media pengembangan ekspresi diri anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak, 7(1), 45–53.

Azizah, A. N. I., Ariyanto, A. N., Setyaningsih, A. N., Pitaloka, A. A., Khamidah, A., et al. (2024). Seni tari anak usia dini (Edisi pertama). Tahta Media Group.

Bandura, A. (2017). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W. H. Freeman.

Berk, L. E. (2020). Child development and education (7th ed.). Boston: Pearson.

Depdiknas. (2008). Petunjuk teknis pelaksanaan pengembangan diri pada sekolah menengah kejuruan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Desmita. (2020). Psikologi perkembangan anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dewi, N., & Rahmawati, R. (2021). Ekspresi emosional dalam seni tari sebagai media pendidikan anak. Jurnal Seni dan Pendidikan, 8(1), 15–18.

Erikson, E. H. (1963). Childhood and society. New York: W. W. Norton & Company.

Fadillah, N., & Rahayu, S. (2023). Peran keterlibatan orang tua dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan seni. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.14421/jga.2023.81.05

Feldman, R. S. (2021). Understanding psychology (15th ed.). New York: McGraw-Hill.

Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. New York: Basic Books.

Gardner, H. (2015). Multiple intelligences: New horizons in theory and practice. New York: Basic Books.

Goleman, D. (2020). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. New York: Bantam Books.

Hadi, S. (2019). Aspek-aspek dasar koreografi kelompok. Yogyakarta: Cipta Media.

Hosea, H., & Lunn, S. (2020). The impact of dance on emotional development in early childhood. Journal of Early Childhood Research, 18(3), 243–259.

Hurlock, E. B. (2019). Child development (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Juhaeti, Y. (2019). Himmah spiritual sebagai alternatif penegakan disiplin dalam manajemen peserta didik. Yogyakarta: CV Gre Publishing.

Kotaman. (2024). Developing children’s expressive skills through dance-based learning. Early Child Development Journal, 6(1), 33–47.

Lestari, A., & Safitri, N. (2024). Integrasi nilai karakter melalui kegiatan seni pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1450–1462. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i2.2789

Mulyono. (2008). Manajemen administrasi dan organisasi pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Nugraheni, T., & Pamungkas, J. (2022). Analisis pelaksanaan pembelajaran seni pada PAUD. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 5(1), 20–30.

Opan, A. (2022). Optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 829–837.

Pratama, R., Nuraeni, E., & Respati, R. (2021). Peran ekstrakurikuler untuk meningkatkan prestasi belajar seni musik. Pedadidaktika, 8(4), 1037–1044.

Prayitno. (2004). Pengelolaan ekspresi diri dalam perkembangan anak. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, S. N., & Prasetyo, A. (2023). Seni tari dalam meningkatkan kreativitas dan ekspresi diri anak usia dini. Jurnal Psikologi Anak dan Pendidikan, 8(2), 120–128.

Rahmawati, S., & Nuryani, E. (2023). Pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana terhadap efektivitas kegiatan ekstrakurikuler di PAUD. Jurnal Obsesi, 7(3), 1562–1571.

Riyanti, A., Fardani, M. A., & Fajrie, N. (2023). Proses kreasi seni tari sebagai ekspresi diri anak SD Negeri Wotan 02 Desa Wotan Kabupaten Pati. Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 643–656.

Santrock, J. W. (2021). Child development (16th ed.). New York: McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2021). Life-span development (19th ed.). New York: McGraw-Hill.

Umrati, & Wijaya, H. (2020). Analisis data kualitatif: Teori konsep dalam penelitian pendidikan. Makassar: STT Jaffray.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Widiastuti, A., Fadhilah, E. A., Ghina, H., & Mulyana, A. (2024). Pengembangan potensi, bakat, dan minat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Sadewa, 2(1), 129–138.

Winda Syahrum Badawi. (2022). Implementasi ekstrakurikuler angklung pada anak usia dini di Kelompok Bermain Tunas Harapan SKB Kabupaten Sleman. Journal of Society and Continuing Education, 3(3), 438–445.

Wulandari, T., & Haryanti, E. (2020). Efektivitas kegiatan ekstrakurikuler seni tari dalam meningkatkan ekspresi diri anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(3), 87–95.

Downloads

Published

2026-05-27