STRATEGI KOLABORATIF KEPALA SEKOLAH DAN GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH BEBAS BULLYING DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43857Keywords:
collaborative strategy, bullying, elementary schoolAbstract
This study aims to describe the forms of bullying, the collaborative strategies between the principal and teachers, and the challenges in creating a bullying-free school environment at the elementary school level. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of the study consisted of the principal, a fifth-grade teacher, and two students involved in bullying cases (a victim and a perpetrator). Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis used the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through triangulation techniques. The results showed that bullying was predominantly in the form of verbal and social bullying, such as teasing, name-calling, excessive joking, and social exclusion, as well as minor physical actions in some cases. The collaborative strategies were carried out through preventive and curative approaches. Preventive efforts included character education, classroom agreements, socialization of the impacts of bullying, and regular evaluation between the principal and teachers. Curative efforts involved dialogical approaches, guidance for perpetrators, emotional support for victims, and mediation. The challenges faced included victims’ reluctance to report incidents, a culture of teasing considered as jokes, and limited time for teachers to provide assistance.
Downloads
References
Aini, D. F. N. (2018). Self esteem pada anak usia sekolah dasar untuk pencegahan kasus bullying. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar, 6(1), 36–46.
Ardianti, S. D., & Kanzunnudin, M. (2019). Peran sekolah dalam pencegahan perilaku bullying pada siswa sekolah dasar.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Darmayanti, Kurniawati, & Situmorang. (2019).
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Fitri, R., & Adiyanti, M. G. (2017). Peran guru dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 120–130.
Hidayati, N., & Suyanto, T. (2017). Peran warga sekolah dalam pencegahan bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 175–186.
Khairunnisa, K., Neviyarni, N., Marjohan, M., Ifdil, I., & Afdal, A. (2022). Konseling kelompok dengan pendekatan eklektik untuk menurunkan tingkat stres pada peserta didik korban bullying. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur, 8(2), 104–111.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2017). Implementasi pendidikan karakter: Konsep dan penerapan di sekolah. Jakarta: Kata Pena.
Kurniawan, D. (2020). Manajemen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 45–56.
Lestari, S., & Fatimah, S. (2021). Strategi kepala sekolah dalam menciptakan sekolah ramah anak bebas bullying. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 98–109.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2018). Kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 25(1), 1–10.
Nurhasanah, S. (2021). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 98–108.
Oktaviani, D., & Ramadan, Z. H. (2023). Analisis dampak bullying terhadap psikologi siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio, 9(3), 1245–1251.
Prasetyo, A., & Marzuki. (2020). Kebijakan kepala sekolah dalam pencegahan kekerasan di sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 26(3), 201–210.
Pratiwi, N. K. A., & Susanto, R. (2020). Iklim sekolah dan pengaruhnya terhadap perilaku bullying siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(1), 25–36.
Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2019). Peran guru dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 120–130.
Saputra, R., & Hadi, S. (2018). Hubungan interaksi sosial siswa dengan perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar, 6(1), 67–76.
Sari, M., & Azwar, S. (2017). Dampak bullying terhadap kondisi psikologis siswa sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(1), 45–54.
Setiawan, R., & Purwanti, E. (2018). Bullying dan implikasinya terhadap perkembangan sosial anak. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 89–98.
Sofyana, F. A., et al. (2022). Bentuk bullying dan cara mengatasi masalah bullying di sekolah dasar. Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 1(4), 496–504.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, E., & Rachmawati, I. (2022). Kolaborasi kepala sekolah dan guru dalam pencegahan kekerasan di sekolah dasar. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 14(1), 55–66.
Susanto, A. (2019). Sekolah ramah anak sebagai upaya pencegahan kekerasan. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(1), 1–9.
Utami, N. P., & Widodo, S. (2018). Kolaborasi kepala sekolah dan guru dalam menciptakan iklim sekolah positif. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 10(2), 134–143.
Wuryandani, W., et al. (2016). Pendidikan karakter untuk mencegah bullying di sekolah. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 35(2), 256–266.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.