PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA DEKONSTRUKSI NORMA PATRIARKI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Authors

  • Muhammad Ichsan Universitas Jambi
  • Siti Tiara Maulia Universitas Jambi
  • Melisa Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43852

Keywords:

Strategic Role, Civic Education, Deconstruction, Patriarchy, Domestic Violence

Abstract

Domestic violence (KDRT) in Indonesia is manifestation of gender injustice structures normalized by patriarchal norms. This study aims to analyze the strategic role of Citizenship Education (PKn) in deconstructing patriarchal norms and preventing domestic violence through a qualitative approach with a literature review method. The result of the study show that KDRT is not merely an indivudal problem, but a result of unequal power relations legitimized culturally and structurally. Meanwhile, conventional PKn with a state-centric paradigm is considered to fail in critiquing these inequalities and even further reinforces gender bias. Therefore, a recontruction of PKn towards a human-centric paradifm is needed, focusing on human rights, substantive gender equality, and social justice. Its impelemntation requires operational strategies at the micro, meso and macro levels. Even when facing challenges such as cultural bias and weak inter-agency coordination, opportunities for success remain open through transformative education approaches, the utilization of community social capital, and the convergence of constitutional value with positive law within a holistic and sustainable framework.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R., Setyawan, D., & Nurhayati, S. R. (2021). Kepercayaan Terhadap Mitos Gender dan Toleransi Terhadap Kekerasan dalam Pacaran pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 15(2), 145-158.

Ansa Academy. (2023). Literature review: Panduan lengkap untuk pemula. ANSA Academy.

Arifin, S., & Novianti, L. (2021). Modal Sosial dan Nilai Gotong Royong sebagai Bentuk Partisipasi Warga dalam Pencegahan KDRT. Jurnal Civic Hukum, 6(2), 155-170.

Budimansyah, D., & Suryadi, K. (2019). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Penguatan Karakter dan Hak Asasi Manusia. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 28(2), 109-122.

Damayanti, K., & Nisa, F. (2020). Dampak Menyaksikan Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Konsep Diri dan Pola Relasi Anak. Jurnal Psikogenesis, 8(1), 56-70.

Darmawan, C., & Putri, R. A. (2020). Pendidikan Kewarganegaraan dan Privatisasi Isu KDRT: Analisis terhadap Pemahaman Hak Warga Negara. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 45-59.

Fadhilah, N., & Pratama, A. R. (2021). Kampanye Digital dan Perubahan Sikap Publik terhadap Isu KDRT. Jurnal Komunikasi Indonesia, 10(2), 78-89.

Fitriani, R. (2022). Strategi Resistensi Perempuan Korban Kekerasan Rumah Tangga di Komunitas Dapur Berjalan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 11(1), 77-92.

Haryanto, H., & Ghazali, A. S. (2020). Membangun Kesadaran HAM Melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Era Disrupsi. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 5(1), 1-8.

Herdiana, Y. (2019). Internalisasi Nilai-Nilai Hukum dalam Keluarga sebagai Upaya Preventif Terhadap KDRT. Jurnal Hukum & Pembangunan, 49(2), 245-260.

Hidayati, N. (2021). Tafsir Nushuz dan Implikasinya Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga: Analisis Wacana Kritis. Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah, 31(1), 89-110.

Komalasari, K., & Saripudin, D. (2018). Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai: Refleksi untuk Penguatan Identitas dan Keberagaman. Jurnal Pendidikan IPS, 8(1), 1-10.

Krippendorf, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. SAGE Publication.

Malihah, E. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan dan Kesetaraan Gender: Membedah Bias dalam Kurikulum dan Praktik Pembelajaran. Jurnal Sosioteknologi, 20(2), 268-279.

Nurjanah, S., & Al Muchtar, S. (2021). Model Pengasuhan Demokratis untuk Mencegah KDRT Berbasis Gender. Sosio Informa, 7(1), 15-28.

Pratama, R. A., & Susanti, E. (2019). Koordinasi Lintas Lembaga dalam Pencegahan KDRT: Peran Nilai-Nilai Kewargaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 23(1), 67-81.

Pratiwi, A. D., & Utari, I. S. (2020). Kontrol Ekonomi sebagai Bentuk Kekerasan Simbolik dalam Rumah Tangga. Jurnal Societas, 9(1), 22-35.

Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar Gender dan Feminisme. Garudhawaca.

Sapriya & Winataputra, U. S. (2020). Reorientasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Konteks Globalisasi dan Tantangan Demokrasi di Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(1), 1-12.

Sari, D. P., & Kusuma, A. B. (2022). Peran Jaringan Komunitas dalam Perlindungan Korban KDRT. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 25(1), 45-60.

Sumardjoko, B., & Musyiam, M. (2018). Model Pendidikan Kewarganegaraan Partisipatif untuk Mengembangkan Kompetensi Warga Negara Demokratis. Jurnal Pedagogik, 5(2), 181-200.

Suryanto, B., Wahyuni, T., & Febrianto, R. (2019). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan: Studi Kasus Penanganan KDRT di Masyarakat Jawa. Jurnal Perempuan, 24(3), 45-60.

Suryanto, T., & Kurniawati, D. (2021). Dinamika Nilai Kewarganegaraan dan Budaya Patriarki dalam Perspektif Pencegahan KDRT. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(2), 123-135.

Utomo, T. P., & Arifin, I. (2022). Pendidikan Kewarganegaraan Kritis: Menuju Praksis Keadilan Sosial di Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 1-10.

Wulandari, S., & Febrianto, A. (2022). Pendidikan Kewarganegaraan Transformatif: Strategi Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender di Masyarakat. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 9(1), 88-102.

Zuhri, A. (2019). Dekonstruksi dan Rekonstruksi Wacana Kewarganegaraan dalam Kurikulum Pendidikan Nasional. Jurnal Kajian Pendidikan, 9(2), 125-136.

Downloads

Published

2026-03-20