Factors Causing Low the Scientific Ability of Indonesian Children: A Systematic Review
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43557Keywords:
low scientific ability, causative factors, Indonesian childrenAbstract
Factors Causing Low the Scientific Ability of Indonesian Children: A Systematic Review. The low scientific ability of Indonesian children was a serious issue that impacted the quality of human resources and national competitiveness in the global era. Objective: This study aimed to identify the main factors causing the low scientific ability of Indonesian children through a systematic literature review of 52 articles indexed in Sinta 1, Sinta 2, and the Scopus database. The thematic analysis grouped the causal factors into aspects of teacher quality and teaching practices, curriculum and assessment, laboratory facilities and infrastructure, basic literacy and numeracy of students, motivation and attitudes toward science, as well as socioeconomic factors. The study results showed that the low mastery of scientific concepts and process skills was caused by a combination of pedagogical challenges, curriculum policies that inadequately supported scientific learning, limited facilities, and uneven socioeconomic concerns. The study implied the necessity of educational reform integrating teacher training, curriculum renewal based on scientific literacy and experimentation, improved learning facilities, and empowerment of student motivation and understanding to sustainably enhance the scientific ability of Indonesian children.
Downloads
References
Abdullah. (2022). Filosofi dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 12(3), 210-220.
Ahmadi & Alinafiah. (2023). Peran Sains dalam Memahami Fenomena Alam dan Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Sains Terapan, 13(2), 101-110.
Amalia, D. (2018). Pendidikan Sains pada Anak Usia Dini: Konsep dan Implementasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 15-23.
Amanda, R., Febriana, I., Kesuma, S. R. H., Siregar, C. C., Simbolon, R. N., & Sihombing, W. S. (2025). Peran Bahasa Indonesia dalam Membangun Literasi Numerasi Sains Siswa di Era Globalisasi. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 7(1), 287-296.
Ardianto, I., Rubbini, R. (2021). Faktor Penyebab Rendahnya Literasi Sains Peserta Didik. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Asri Azrani, et al. (2025). Factors influencing low science literacy in Indonesian junior high school students. EduMatSains.
Bashith, A., Amin, S., Aliman, M., Kurniawan, M. A., Jubba, H., & Maulidiah, L. (2025). Utilizing a virtual laboratory based on mobile learning: Implementation for social science education students in Indonesia to improve learning outcomes. Educational Process: International Journal, 15(e20251), 1-25.
Chen, L., Wang, F., & Lee, H. (2019). Communication Skills in Science Education: An Integrated Framework. International Journal of Science Education, 41(5), 678-695.
Clark, D., O'Donnell, K., & White, R. (2020). Scientific Practices and Inquiry in K-12 Education. Science Education Revie, 29(1), 12-29.
Dewi, R., Kuswanti, E., & Prijono, B. (2023). Problem-Based Learning for science literacy. Edumatsains.
Dewi, R. H. (2020). Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 17(2), 85-94.
Firda, F. (2023). "Pembelajaran Kontekstual IPA Berbasis Potensi Lokal." Jurnal SNAPP, 2024-01-10.
Fitriyati, S. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Penalaran Ilmiah. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 11(1), 333-344
Fitriyati, I. (2017). Pengertian, Tujuan, dan Objek Kajian Sains. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, Vol. 11, No. 1.
Efendi, R., Rahayu, S., & Wahyuni, S. (2021). Literasi Sains dan Sikap Sains Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 21-30.
Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, Jufri, A. W. (2020). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108-116.
Gumala Dewi, S., et al. (2023). "Penerapan Literasi Sains melalui Pendekatan Kontekstual pada Pembelajaran IPA SD." Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam.
Hadi, W., Sari, Y., & Elifas, L. (2024). Penggunaan Media Peraga dalam Pembelajaran IPA" Mengenal Wujud Benda" pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Global, 2(6), 659-665.
Hasanah, N. (2022). Persepsi Guru terhadap Pembelajaran Sains dan Dampaknya. Jurnal Pendidikan Guru, 10(2), 134-142.
Hidayati, S. (2021). Penguatan Pembelajaran Sains melalui Pemanfaatan Potensi Lokal. Jurnal Edukasi dan Pembelajaran, 12(3), 150-159.
Ichsan, M., et al. (2023). Scientific thinking skills of Indonesian children based on international surveys. Obsesi: Jurnal Pendidikan.
IEA. TIMSS (2019) International Results in Mathematics and Science. TIMSS & PIRLS International Study Center.
Irnidayanti, Y., & Fadhilah, N. (2023). Teaching quality in Indonesia: What needs to be improved?. In Effective teaching around the world: Theoretical, empirical, methodological and practical insights (pp. 225-244). Cham: Springer International Publishing.
Isti, R., Sudirman, S., & Nugroho, H. (2020). Literasi Sains: Definisi, Komponen, dan Strategi Peningkatannya. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(2), 142-150.
Jufri, M. (2017). Kompetensi Literasi Sains dalam PISA dan Implikasinya pada Pembelajaran IPA di Indonesia. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 45-54.
Kamil. (2022). Sains sebagai Disiplin Ilmu yang Fokus pada Realitas dan Kejadian Alam. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 18-26. https://doi.org/10.23887/jipp.v8i1.63237
Karmana, I. W. (2024). Penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA di sekolah. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Dan Terapan, 4(2), 79-92.
Kartika, D. (2018). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi terhadap Akses Pendidikan dan Kemampuan Sains. Jurnal Sosial dan Ekonomi Pendidikan, 4(2), 100-109.
Kurniawan, D., & Hidayat, R. (2020). Peranan Sains dalam Pemecahan Masalah Realita. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Kurniawati, D. (2024). Implementasi Literasi Sains dalam Meningkatkan Kemampuan Sains Mahasiswa.
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan.
Linda, S. (2021). Sains: Proses dan Produk Pengetahuan. Jurnal Pendidikan dan Keilmuan.
Martinez, C., & Pereira, R. (2018). Critical Thinking as a Component of Scientific Literacy. International Journal of Science and Mathematics Education, 16(3), 411-430.
Maskur, M., et al. (2020). Relevance of contextual learning in Indonesian science education. JPPIPA, 2020.
Muchson, M., Cobern, W. W., & Saefi, M. (2024). The science education research trends (SERT) in Indonesian secondary schools: a systematic review and bibliometrics study. Cogent Education, 11(1), 2308407.
Nguyen, T., & Lee, J. (2022). Assessing Scientific Inquiry Skills in Higher Education. Studies in Science, 58(2), 147-168.
Murti, A. D., Hernani, H., & Fatimah, S. S. (2024). Analysis of Indonesian Students Scientific Literacy Ability in Chemistry Learning: A Systematic Literature Review. Journal of Education and Learning Research, 2(1), 43-51.
Nugrahita, S. N. A. (2022). Scientific literacy ability analysis in Indonesian students. Syntax Literate.
Nurhasanah, S. (2020). Pengaruh Metode Pembelajaran Konvensional dan Inovatif terhadap Pemahaman Materi Sains. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 45-54.
OECD. (2024). PISA 2025 Framework (Draft). OECD Publishing.
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing, 2023 — Country Note: Indonesia.
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing.
OECD. PISA (2018): Indonesia – National Report. OECD / Kemdikbud (laporan nasional).
Nanang, N., & Mulyanti, D. (2025). Studi Literatur Pengembangan Ilmu Pengetahuan Berkelanjutan Untuk Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045 dalam Perspektif Filsafat Pendidikan. ALACRITY: Journal of Education, 1032-1038.
Natasya, W. H. (2025). MENGUKUR DAMPAK PENDEKATAN STEAM TERHADAP LITERASI SAINS: SEBUAH STUDI META-ANALISIS (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Prasetyowati, S., & Suyatno, H. (2016). Science content orientation problem in Indonesia. Jurnal Pendidikan.
Pratama, I. (2019). Sains sebagai Motor Inovasi Teknologi. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 3(1), 50-60
Putri, R. (2019). Faktor Motivasi dan Minat Belajar Sains Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 14(1), 45-54.
Rahayu, S. (2018). Kendala Guru dalam Menerapkan Pendekatan Saintifik di Sekolah Dasar. Jurnal Guru dan Pembelajaran, 8(2), 124-133.
Rahman, A. (2022). Pemahaman Konsep Dasar Sains dan Metode Ilmiah. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 4(4), 868-874. DOI: 10.53299/jagomipa.v4i4.1124.
Rambe, S. A., & Khairuna, K. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Sains pada Materi Sistem Pencernaan Manusia. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 4(2), 472–482. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v4i2.1708.
Rihasnita, J., Rahman, A., & Sudrajat, A. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 18 Lalang Kabupaten Batubara. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2412-2421.
Safira, & Ifadah. (2020). Sains sebagai kerangka memahami alam semesta. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 109-117. DOI: 10.31932/jpdp.v7i2.1423.
Sahin, D., & Yilmaz, R. M. (2020). The effect of Augmented Reality Technology on middle school students' achievements and attitudes towards science education. Computers & Education, 144, 103710.
Sari, D., Putri, A., & Wulandari, S. (2021). Karakteristik Sains: Dinamika dan Bukti Empirik. Jurnal Sains dan Teknologi, 14(5), 978-986.
Setiawan, A. (2021). Sistem Evaluasi dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Sains Siswa. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 75-84.
Solek, P., et al. (2025). Undiagnosed dyslexia in rural Indonesia affecting learning. Science Direct.
Srikandi, M. M., Sujana, A., & Aeni, A. N. (2017). Pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan literasi sains berbasis gender pada materi sistem pencernaan. Jurnal Pena Ilmiah, 2(1), 661-670.
Sukma, F. D. (2025). Effectiveness A Science Textbook Based On Local Wissom Of Grenden Village To Improve The Science Literacy Of Junior High School Students. Unnes Science Education Journal, 14(1).
Suryanto, A. (2019). Kurikulum dan Pengaruhnya terhadap Pengembangan Kemampuan Sains. Jurnal Pendidikan Indonesia, 18(3), 226-237.
Susanti, L. (2021). Ketersediaan dan Pemanfaatan Sarana Laboratorium untuk Pembelajaran Sains. Jurnal Sarana Pendidikan, 5(2), 102-110.
Susanti, Y. (2018). Pendidikan Sains dan Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 20-30.
Susila, E., & Gularso, D. (2023, December). Low Quality of Education. In 2nd UPY International Conference on Education and Social Science (UPINCESS 2023) (pp. 240-248). Atlantis Press.
Sutrisna, N. (2021). Analisis kemampuan literasi sains peserta didik SMA di Kota Sungai Penuh. Jurnal inovasi penelitian, 1(12), 2683-2694.
Suwandi, A., & Nabila, D. (2022). Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 21-29.
Suyana, N., Dalmeri, D., Sugiharto, S., & Jupriadi, J. (2024). Kebijakan pendidikan nasional menghadapi tantangan global sebuah analisis strategis dan prioritas. Journal of Education Research, 5(1), 620-634.
Syahriani, S. (2024). Analisis Rendahnya Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V SD. Jurnal Cakrawala Pendas.
Taufik, M., & Ardi, R. (2020). Pendekatan Inquiry dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan IPA, 5(2), 15-25.
Teig, N., Scherer, R., & Olsen, R. V. (2022). A systematic review of studies investigating science teaching and learning: over two decades of TIMSS and PISA. International Journal of Science Education, 44(12), 2035-2058.
Umar, U., & Widodo, A. (2022). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan akademik siswa sekolah dasar di daerah pinggiran. Jurnal Educatio Fkip Unma, 8(2), 458-465.
Wijaya, I. N. W. E., & Suardiasa, I. N. (2023). Pendampingan Peningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SD Negeri Fatupisa. Kelimutu Journal of Community Service, 3(1), 47-52.
Wulandari, F., et al. (2021). Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar Sains. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 25(2), 56-65.
Yanti, R., Prihatin, T., & Khumaedi, K. (2020). Analisis kemampuan literasi sains ditinjau dari kebiasaan membaca, motivasi belajar, dan prestasi belajar. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 9 (2), 147-155.
Yonanda, R., et al. (2025). "Pentingnya Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains pada Siswa SD." Jurnal Arjuna, Vol. 3, No. 3, Juni 2025.
Yusmar, F., & Fadilah, R. E. (2023). ANALISIS RENDAHNYA LITERASI SAINS PESERTA DIDIK INDONESIA: HASIL PISA DAN FAKTOR PENYEBAB. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11-19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283.
Yusuf, H., & Dwi, S. (2023). Tujuan dan Manfaat Sains dalam Kehidupan. Jurnal Pendidikan Terapan, 7(2), 50-60.
Zamhariroh, N. M., & Muhid, A. (2025). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Integrasi Self-Efficacy Bandura dan Tawakal Ibnu Qayyim. An-Nuha, 5(2), 175-193.
Zhang, Y., & Kumar, S. (2023). Transfer of Science Learning in Real World Contexts. Science & Education, 32(1), 81-101.
Zukmadini, A. Y., Karyadi, B., & Rochman, S. (2021). Peningkatan kompetensi guru melalui workshop model integrasi terpadu literasi sains dan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA. Jurnal Publikasi Pendidikan, 11(2), 107-116.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.