EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN ECOLITERACY DAN ADAPTASI (ELA) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS BELAJAR

Authors

  • Devi Zakiah Nur Khasanah Universitas PGRI Yogyakarta
  • Hermawan Wahyu Setiadi Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43260

Keywords:

learning model, Ecoliteracy and Adaptation (Ela), critical thinking in natural and social sciences

Abstract

This study aims to: (1) identify differences in critical thinking skills between fifth-grade students taught using the Ecoliteracy and Adaptation (ELA) learning model and students taught through conventional teaching in Natural and Social Sciences (IPAS) at SD Negeri 1 Padokan; and (2) determine the effectiveness of the ELA learning model in improving students' critical thinking skills. This study was conducted in the 2025/2026 academic year using a quantitative experimental approach with a Non-Equivalent Control Group design. The population consisted of 25 students in grades VA and VB, with 23 students selected as samples and divided into experimental and control groups. Data collection techniques include tests and observations. Statistical analysis includes prerequisite tests, namely normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using the Independent Sample T test. The results showed that the control group obtained an average score of 48.47 in the pretest and 80.34 in the posttest, while the experimental group obtained an average score of 47.22 and 89.17. A significance value of 0.040 < 0.05 indicates a statistically significant difference. Therefore, the ELA learning model is more effective in improving students' critical thinking skills.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anantasia, R., & Rindrayani, S. R. (2023). Penerapan quasi experimental design dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 115–123.

Bangki, A., Putri, L., & Siregar, M. (2024). Pengaruh model direct instruction terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(1), 45–53.

Deny Hendrik. (2024). Pembelajaran berpusat pada guru dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 101–110.

Dwi Safitri Lusiana. (2024). Implementasi model ecoliteracy dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 6(1), 33–42.

Fadillah. (2021). Pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(3), 201–210.

Hamsidar, R., Nurhayati, S., & Akbar, M. (2025). Penguatan profil pelajar Pancasila melalui integrasi IPAS dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 11(1), 12–20.

Janati, A., Rahmawati, D., & Putra, H. (2025). Critical thinking skills in 21st century learning: A review. International Journal of Elementary Education, 5(2), 77–85.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2023). Dokumen Kurikulum Merdeka: Integrasi mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Louis. (2021). Active learning strategies in elementary science classrooms. Journal of Primary Education Research, 4(1), 55–63.

Maulidiniyah. (2025). Analisis keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 88–96.

Nurdiana, S., Pratama, Y., & Lestari, I. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(1), 120–129.

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en

Prastyo, A., & Santos, B. (2025). Contextual ecosystem learning to enhance ecoliteracy in elementary schools. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 14(1), 56–64.

Ramadhani, D. F., & Supriyadi. (2024). Tujuan dan karakteristik pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 99–108.

Ruth, E., Sari, N., & Wijaya, T. (2023). Student-centered learning in Merdeka Curriculum implementation. Journal of Educational Reform, 3(2), 65–73.

Saputri, M. A. A. (2023). Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(1), 92–98.

Soepriyanti, D., Hartono, R., & Widodo, S. (2025). Implementasi pembelajaran partisipatif dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Modern, 10(1), 34–43.

Wulandari, E., & Warmi, A. (2022). Analisis hasil TIMSS 2021 pada mata pelajaran sains di Indonesia. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 6(2), 150–158.

Yolanda. (2025). Model direct instruction dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial, 5(1), 70–79.

Yusmar, F., & Fadilah, N. (2023). Analisis hasil PISA 2022 dan implikasinya terhadap pembelajaran sains di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sains, 12(2), 140–148.

Downloads

Published

2026-03-09